Cinta Sedekat Urat Nadi

Cinta Sedekat Urat Nadi
Prolog


__ADS_3

Di sebuah club malam di daerah jakarta yang dipenuhi dengan banyaknya pemuda pemudi yang sedang menikmati musik disk jockey dan juga minuman beralkohol. Bukan hanya anak muda dan bahkan beberapa pria paruh baya pun ada di sana, suara musik yang kencang dan asik membuat banyak penikmatnya riang berjoget tanpa memperdulikan orang lain sekitarnya.


Rania gadis cantik bertubuh seksi dengan pakaian yang minim juga sedang berada di sana bersama kedua teman wanitanya.


Mereka sedang duduk di kursi seraya menikmati minuman beralkohol dan juga musik dj tersebut.


Dan beberapa menit kemudian datang seorang pria menghampiri Rania yang sedari tadi sudah memperhatikan Rania dari jarak yang lumayan jauh, dengan segelas berisikan minuman alkohol ia berjalan mendekat kearah Rania lalu menyapanya.


" Hai, boleh gue gabung sama kalian? " Sapanya seraya menyunggingkan senyumnya pada Rania


" Boleh-boleh, sini gabung aja! " Ucap Meisa teman Rania yang memiliki perawakan wajah yang cantik namun sangat genit terhadap semua pria.


" Boleh dong ganteng, sini-sini duduk dekat aku! " Sambar Mitha


" Thanks,oh ya kenalin nama gue Alex!" Ucapnya seraya mengulurkan tangan dan berjabat tangan dengan mereka secara bergantian.


" Udah deh jangan basa-basi lagi, jadi diantara kami bertiga siapa yang pengen lo pake?" Celetuk Rania, sepertinya dia sangat tau apa tujuan pria yang ada didepan mereka, yang bukan lain tujuannya adalah untuk menikmati tubuh wanita diantara mereka.


" Haha... Haha... Lo tau aja apa mau gue, gue maunya maen sama lo " Ucap Alex to the poin


" Oke, tapi hotelnya gue yang pilih ya dan lo harus siap bayar berapa pun yang gue mau " Jawab Rania kemudian menghisap rokok tanpa rasa canggungnya.


" Kalo soal itu gampanglah, lo tinggal sebutin aja mau berapa" Ucap Alex dengan santainya, tentu saja itu menjadi hal mudah baginya karena dia adalah orang yang sangat kaya raya namun dia terkenal suka memainkan para wanita.


" Yaudah, jadi mau maen kapan? " Tanya Rania

__ADS_1


" Gue maunya sekarang " Jawab Alex


" Oke, ayo!" Ucap Rania lalu mematikan rokoknya lalu pergi bersama Alex menuju hotel tempat mereka akan bermain.


Setelah melakukan perbuatan dosa besar yang sangat dibenci oleh ALLAH SWT tersebut, Rania dan Alex segera pergi dari hotel tersebut. Saat diperjalanan Rania meminta bayarannya pada Alex sesuai dengan perjanjian sebelumnya, namun Alex malah mengingkari janjinya tidak ingin membayar Rania sepeser pun.


" Gue udah ngelayanin lo, sekarang gue minta bayaran gue sesuai dengan kesepakatan kita tadi!" Ucap Rania yang saat itu ia masih berada di dalam mobil milik Alex.


" Haha... Haha.. Bayaran, kalo gue gak mau gimana? " Jawab Alex tertawa dengan licik nya.


" Eh lo jangan macem-macem ya sama gue, kasih gak bayaran gue! " Ucap Rania begitu kesal


" Gue gak mau, lo denger ya! lo itu sampah masyarakat tau gak, cewek m*****n. Lo turun dari mobil gue sekarang!" Jawab Alex lalu membuka pintu mobil dan mengusir Rania.


" Gue emang cewek m*****n, tapi lo juga cowok b****sek. Gue gak akan turun sebelum lo bayar gue dulu" Ucap Rania sangat emosi


" Pakk.. Pakk.. " Dua kali tamparan melayang di pipi Alex, Rania melakukannya karena sudah merasa sangat kesal dengan Alex.


" Berani ya lo nampar gue " Ucap Alex tidak terima mendapat tamparan dari Rania. Kemudian dia langsung turun dan menarik tubuh Rania keluar dari mobilnya dengan paksa. Karena tenaga Alex lebih kuat Rania pun akhirnya tidak mampu bertahan, ia turun dan jatuh tersungkur di jalan aspal.


Tidak terima Rania segera berdiri kembali dan memukul-mukul tubuh Alex dan ia juga menendang bagian ******** milik Alex, hingga membuat Alex merasa begitu kesakitan dan juga emosi dibuatnya. Alex melihat ada batu berukuran cukup besar di pinggir jalan tersebut lalu mengambil dan menghantam bagian kepala Rania hingga membuatnya jatuh dan tak sadarkan diri.


Merasa panik karena melihat Rania terluka mengeluarkan banyak darah dan pingsan, Alex pun segera kabur meninggalkan Rania sendiri di sana. Saat itu hampir larut malam dan jalanan sudah sepi tidak ada seorang pun yang melihat pertengkaran mereka berdua tadi.


Setelah hampir 10 menit lamanya, malam itu pria yang terkenal dengan pribadi yang taat akan agama baru saja selesai mengisi kajian malam di masjid yang lumayan besar di salah satu daerah Jakarta.

__ADS_1


Dengan menggunakan mobilnya ia menyusuri jalan untuk pulang ke rumahnya, saat itu ia terkejut melihat ada seorang wanita yang sedang terluka dan berlumuran darah di bagian kepalanya sedang terbaring lemah di atas aspal seorang diri.


Karena penasaran ia pun menghentikan mobilnya dan segera turun untuk melihat keadaan wanita tersebut. Wanita itu yang tidak lain adalah Rania yang masih belum sadarkan diri dari pingsannya, pria itu segera membawa dan memasukannya kedalam mobil miliknya dan melarikannya ke rumah sakit yang lumayan jauh dari lokasi tersebut.


Karena Rania menggunakan pakaian yang sangat minim yang memperlihatkan auratnya, pria itu menutupi tubuh Rania menggunakan kain sorbannya putih miliknya. Setelah hampir 20 menit perjalanan akhirnya mereka pun sampai di rumah sakit, dengan cepat rania dibawa ke ruang IGD yang dibantu oleh para suster rumah sakit tersebut.


Pria itu menunggu diluar ruangan dan terduduk ditempat duduk yang sudah tersedia kan dan tidak butuh waktu lama Dokter dan suster yang menangani Rania keluar, dengan cepat ia menghampiri dokter tersebut dan bertanya mengenai kondisi Rania.


" Bagaimana keadaannya, Dok? " Tanya pria itu yang sepertinya khawatir terhadap Rania.


" Kepalanya terluka dan kehilangan banyak.darah, dia sangat membutuhkan donor darah namun stok darah di rumah sakit ini sedang kosong. Kita harus mencari pendonor secepatnya kalau tidak, nyawanya akan dalam bahaya" Ucap Dokter tersebut menjelaskan


" Darah apa yang di butuhkannya, Dok? " Tanya pria itu lagi


" Dia butuh donor golongan darah AB " Jawab Dokter tersebut.


" Kebetulan golongan darah saya AB, Dok. Ambil saja darah saya! " Ucap pria itu menawarkan diri


" Baiklah, tapi kita periksa dulu ya apakah darah kamu bisa di donorkan ke dia atau tidak. Untuk pengecekan kamu bisa ikut dengan suster ini " Ucap Dokter itu lagi


" Baik, Dok " Sahut pria itu


" Mari pak ikut saya! " Ajak suster tersebut dan pria itu mengikuti suster itu.


Setelah selesai melakukan pengecekan dan ternyata darah dalam tubuh pria itu bisa di donorkan untuk Rania, Dokter pun segera melakukan transfusi darah pada Rania dan keadaan Rania kini mulai stabil setelah mendapatkan donor darah.

__ADS_1


Merasa lega karena wanita yang ditolongnya sudah baik-baik saja, pria itu tertidur sejenak di ruang tunggu. Saat di sepertiga malam dia pun terbangun dan segera ke mushola rumah sakit untuk melakukan sholat tahajud seperti yang sudah biasa ia lakukan tiap malam.


__ADS_2