
Ada perasaan sakit saat Daffa menggendong mei yang dirasakan oleh Rey begitu juga dengan Cindy,Rey langsung ingin mengambil mei dari Rey namun Daffa enggan menyerahkannya," dia pacarku kamu tidak berhak denganya" ,mau gimana Daffa langsung memberikan mei kepada Rey karena dia tahu posisi ini akan membuat ia keceplosan nanti dan membuat mei tidak percaya lagi dengannya, Rey mendudukan mei kekursi ia mengambil kotak p3k yang diambil Lala dengan lembut dia membersihkan luka mei dan memperban.
__ADS_1
mei tidak pernah merasakan Rey sangat perhatian seperti ini , membuat mei diam diam melihat wajah Rey yang khawatir.rey menyuruh buk jenny untuk menyelesaikan perkemahan ini karena telah membuat jalan kegiatan perkemahan ini membahayakan,dan tak memakai waktu lama siang ini mereka semua dikirim kembali kekota.
__ADS_1
kegiatan perkemahan selesai ,mereka melanjutkan rutinitas seperti biasanya,luka mei pun sudah membaik membuat Rey ada alasan untuk selalu menengok mei ,rasanya baru beberapa jam saja tidak dekat mei rasanya hambar ,rindu akan tawanya, senyumnya dan manjanya ucap Rey dalam hati saat berada dikamar. tiba tiba mama datang , " Rey kenapa mei tidak kamu ajak kesini lagi" ," dia sedang luka akibat perkemahan kemarin" , " apa dia baik baik saja" , " sekarang lukanya sudah membaik , sudah Rey periksa ke dokter takut infeksi,namun sekarang lukanya sudah mengering" , " syukur deh kalau gitu, mama lebih suka dengan mei loh dari pada siapa itu mantan pacarmu itu?" ," meskipun dia orangnya sederhana tapi dia orang yang baik , sopan ,rajin dan pandai mama suka dia ,menantu idaman banget deh" , " iya nanti kalau sembuh Rey ajak kesini" mama pun pergi dari kamar Rey ,andai mama tahu kalau aku dan mei hanya pura pura pacaran ,aku tidak tahu perasaan nya? sebenarnya aku ingin mengungkapkan perasaan ini tapi aku takut jika mei tidak menerimaku dan menyukai orang lain ,mau aku tarok mana mukaku seorang Rey Adinata ditolak oleh wanita.
__ADS_1
malam harinya mei sudah siap ,Rey menjemput mei dengan mobilnya karena mei pasti menggunakan drees dan tidak mungkin ia akan menggunakan motor, sampainya dirumah mei bertemu mama , mama memeluk mei seperti anak sendiri ," kamu sudah sehat kan sayang?" , tiba tiba mei fokus dengan wanita yang berada dimeja makan , " itu kakaknya Rei yang pertama namanya Ririn mereka pun berkenalan satu sama lain" , kakaknya Rei terkesan sombong bahkan Ririn tidak mau menjabat tangan mei , sampai mama menyenggol bahunya dia memegang tangan mei dengan malas setelah itu ia pergi meninggalkan mereka dan pergi kekamar, " mei pun berpikir aku merasa pernah melihatnya ucap mei dalam hati " ," mama langsung berkata gak usah terlalu di fikirkan ,dia memang seperti itu namun orangnya baik kok" ucap mama seolah tahu aku sedang memikirkannya ," hai kakak ipar ucap Cindy , kakak ipar tambah cantik ya" rayu Cindy ," aku sedang tidak ada yang receh cin" ,mama dan Cindy kompak tertawa sedangkan Rey hanya tersenyum ,senyuman paling manis yang pernah mei lihat ," kakakku memang sangat manis jika sedang tersenyum Kakak ipar " , Cindy tahu yang kupikirkan ,Rey mencubit Cindy seolah gemas melihat tingkah anak ini yang ceplas-ceplos.
__ADS_1
setelah pulang kekost mei masih penasaran dimana ia melihat kakak Rey , sudahlah aku sangat capek besok aku akan kuliah,mei tidur tidak lupa ia mematikan lampu.
__ADS_1