
Sampai juga kami didepan gerbang kost setelah 1 jam diperjalanan tertulis jelas khusus kost putri,kami membuka gerbang rumah ibu kost dan memasuki halaman rumahnya kami mengetuk pintu sopan, assalamualaikum seorang ibu paruh Baya yang sudah berumur namun gayanya seperti anak remaja, "waalikumsallam ucap ibu itu",dengan ramah dia menjawab yang tanya kost semalam? tanyanya ,iya Eva memang sudah janjian dengan pemilik kost dia tahu dengan kost ini dengan salah satu temannya yang tinggal dikota, " mari ibu antarkan" setelah berjalan agak jauh kost kami terletak hampir paling ujung,ibu kost memberikan kunci dan Eva memberikan sejumlah uang yang sudah sepakati "kalau butuh apa apa panggil saja ibu, panggil saja saya ibu rati", " iya buk makasih ucapku", "yasudah ibu permisi dulu" ibu ratipun pergi meninggalkan kami berdua didepan pintu ,Eva segera membuka pintu kost aku juga sudah tidak sabar untuk rebahan sejenak karena pinggangku sudah mau patah maklum dari tadi kami hanya duduk saja,pintupun terbuka Eva masuk disusul aku juga masuk cukup luas meskipun harganya tidak terlalu mahal masih standarlah bagi kami,ada ruang tamu ,kamar tidur satu,dapur dan kamar mandi yang membuat kami lebih senang sudah ada beberapa peralatan yang bisa kami gunakan sehingga kami tidak perlu membelinya lagi,"sudah bersih va kita tidak perlu beres beres lagi hari ini" ucapku pada Eva ," iya mei besok kita hanya beli peralatan yang tidak ada saja ,yang paling penting kita harus beli kompor dulu agar kita hemat,untuk malam ini kita beli makan dulu", " oke va besok sekalian temani aku beli sepeda ,ayahku menyuruhku untuk beli sepeda agar kita tidak perlu bayar ongkos untuk pergi kemana mana" sebenarnya letak kost kami dan universitas tidak terlalu jauh paling 10menit sudah sampai tapi nanti kalau aku ada kerja kelompok atau mau pergi kemana aku bisa berhemat uang ,karena tidak perlu ongkos kendaraan,"yasudah VA aku tidur dulu", Eva masih memainkan hpnya aku segara masuk kamar dan merebahkan tubuhku tidak begitu lama aku sudah dialam mimpi.
__ADS_1
Aku terbangun karena suara ibu rati yang berbicara dengan Eva,"makasih buk,seperti ini enak sekali jadi keingat ibu di kampung" suara Eva memuji ," iya sama sama,ibu tahu pasti kalian belum sempat membeli makanan" kulihat hari sudah jam 3 ,perutku juga sudah keroncongan,aku mencuci muka dan menggosok gigi ,"ibu rati ngapain kesini va? tanyaku"," nganter makanan untuk kita", " wah kebetulan aku sangat,sangat ,sangat lapar" ," Alhamdulillah jawab Eva ternyata ibu rati sangat baik", aku mengambil makanan itu dan langsung memakannya kami makan sepiring berdua bersama Eva karena kami tidak ada piring disini ,sehabis makan ingin kucuci piringnya namun lupa kalau kamu tidak punya sabun,ku suruh saja sieva untuk belanja kewarung membeli sabun mandi,sikat gigi, pasta gigi ,sabun cuci piring dan detergen baju serta kelengkapan lainnya.
__ADS_1
Hari sudah sore sekitar jam 5 kami berkeliling mencari makanan ,kami berhenti di nasi serba 10.000 maklum kami anak kost harus hemat,kami membeli 2 bungkus sebenarnya terlalu cepat membelinya,kami takut harus keluar malam malam dan takut nanti tidak diizinkan buk Ratih untuk keluar.
__ADS_1