
Tahun ajaran baru telah dimulai, itu artinya Devan sudah siap dengan kostum baru nya...
Putih biru yang selama ini melekat di tubuhnya harus rela di ganti dengan warna baru yang lebih menantang, "Putih Abu-abu".
Ibu melirik dari dapur seraya berkata, "gagah juga anak ibu, oh ya jangan lupa sarapan dulu sebelum berangkat ya Devan, lanjut ibu kemudian...
"iya Bu" sahut Devan singkat...
Setelah sarapan Devan bergegas keluar rumah seraya berpamitan sama ibu dan nenek...
Berpacu dengan waktu karena hari pertama sekolah Devan tidak ingin terlambat,
Berjalan kaki sekitar 500 meter barulah sampai ditempat penantian oplet demikian selama ini dilakukan Devan dan semua warga di daerahnya.
Karena hari pertama sekolah semua aktivitas sangat sibuk dan oplet yang tersedia tidak cukup memadai untuk mengangkut semua penumpangnya.
Alhasil setelah menunggu setengah jam barulah datang oplet yang di tunggu tunggu Devan.
Oplet tersebut ternyata over kapasitas sehingga ada yg duduknya di pangku oleh penumpang lainnya.
Devan kebagian duduk di bangku paling depan bersama pak sopir dan 2 penumpang lainnya.
kedua nya perempuan dan merupakan mahasiswi sepertinya, maklum karena masih tergolong anak baru dan baru dekat wanita sehingga membuat Devan kikuk tak berkutik...
Sarr... Darah Devan berdesir ketika lengan nya bersentuhan dengan lengan wanita disebelah nya,....
"Lembut dan dingin," gumam Devan dalam hati...
Untungnya kedua wanita tadi sudah terbiasa dengan kondisi tersebut sehingga bagi mereka bersentuhan lengan atau pundak pun bukan sesuatu yang baru bagi mereka...
Agar suasana tidak terlalu kaku, salah satu dari mereka mulai mengajak ngobrol...
__ADS_1
"Santai aja dek, nggak usah tegang begitu, suasana seperti ini sudah biasa di kampung kita..." sahut nya memecah kebuntuan
Iya kak, maaf ya kak sudah tersenggol lengan Kakak dari tadi, sahut Devan dengan lugu nya...
oh nggak apa apa dek, sahutnya kemudian...
"Oh ya siapa nama mu dek, " tanya kakak tersebut kemudian..
"Devan kak, " jawab Devan singkat......
setelah satu jam di dalam oplet yang sempit tibalah Devan halte pemberhentian oplet berikutnya...
Bergegas Devan membuka pintu , pengen buru buru karena takut terlambat hingga lupa bayar ongkosnya...
Ketika oplet jalan jalan kembali Devan baru teringat,,, "Bang ongkos nya belum ...!!!
teriak devan...
Wanita yang duduk di depan tersebut menyahut sambil mengacungkan jempol...
Dengan termangu Devan menatap lama pada penumpang wanita di depan tersebut, siapa dia ya ....sambil mulutnya bergumam...
Tiba di sekolah kondisi sudah rame, semua siswa sudah pada mulai berbaris sesuai kelas dan jurusan masing-masing ...
Kamu terlambat baris disini....! sahut salah seorang senior...
Devan berbaris bersama siswa lainnya yang datang belakangan...
Setelah selesai upacara bendera dan mendengarkan kata sambutan kepala sekolah tibalah gilirannya para siswa memasuki lokal masing masing....
Pada saat di dalam kelas siswa di absen sesuai dengan jumlah nilai nya....
__ADS_1
Devan di panggil pertama sekali karena memang nilai nya yang tertinggi dalam kelas tersebut....
Setelah selesai semua siswa melakukan absensi tibalah giliran guru BP mengisi materi pertama...
Semua yang diterangkan guru BP adalah hal biasa yang dilakukan saat orientasi...
Tibalah saat nya sang guru BP menanyakan alasan masing-masing siswa masuk sekolah kejuruan ini..
"Devan, mengapa kamu memilih sekolah ini sebagai pilihan,"...
Spontan Devan menjawab," Karena sekolah ini yang terakhir menutup pendaftaran buk, lainnya sudah pada tutup...".
"huuuuuu".. Kelas langsung gaduh mendengar jawaban tersebut...
Apa...? kamu jadikan sekolah ini pelarian kah, " selidik guru BP tersebut...
"Devan kamu maju kedepan,"!!! teriak guru BP kemudian
Dengan malas Devan beranjak dari tempat duduk nya.
selanjutnya guru BP menanyakan hal yang sama pada siswa lainnya....
Tidak ada satupun jawaban mereka yang sama dengan jawaban polos Devan....
Ada yang mengatakan sudah minatnya dari dulu,
Ada yang mengatakan, karena cita-cita dan lain sebagainya...
Jawaban polos Devan yang polos ini menjadi catatan tersendiri bagi guru BP dan majelis guru.
Sehingga Devan langsung menjadi terkenal di sekolah...
__ADS_1
Sehingga tak terasa seminggu masa orientasi dan Penataran berjalan seakan membosankan...
........&&&&..........