
Setelah yulian keluar soo tang yg sejak tadi ingin menanyakan sesuatau pada pria tua yg di anggap gurunya itu pun memberanikan diri untuk bertanya.
"Guru maaf sebelumnya apa bayi yg bisa bernafas didalam air dan perbintangan yg sempurna itu adalah kakakku,"ucap soo tang ragu.
"Dari mana kau tau,"ucap sang guru tersenyum lembut.
"Dulu sewaktu kakak hilang hanyut di dalam air sungai, aku dan ayah memutuskan untuk kembali pulang kerumah dan membatalkan perjalanan ke wudhang. Pada saat itu ayah menceritakan pada ibu apa yg terjadi pada kakak. Ibu sangat menyayangi kakak, ibu langsung menangis histeris mendengar kakak hanyut. Ayah dan ibu mencoba mencarinya namun tak ketemu hungga ayah dan ibu beranggapan bahwa kakak sudah tiada. Pada suatu malam ayah dan ibu duduk termenung di bawah langit berbintang terang, di situlah aku mendengar percakapan ayah dan ibu tentang masa kelahiran kakak. ibu bilang ibu sebenarnya adalah pelayan dari sebuah istana yg melayani shinha ibu kandung kakakku. Ibu kandung kakakku adalah seorang selir dari kaum jelata yg menjadi istri dari raja kerajaan tersebut namun keberadaannya tak di terima oleh keluarga istana. kabar bahagia pun datang untyk ibu kandung kakakku dia di nyatakan hamil raja pun turut bahagia tapi tidaak bahagia hingga pad usia kandungannya 9 bulan salah satu keluatga kerajaan merencanakan membunuh ibu kakakku. Tapi sayangnya rencana mereka di ketahui oleh ibuku dan ibuku menceritakan hal tersrbut pada ibu kakakku. Akhirnya mereka memutuskan untuk lari dari istana diam diam namun siapa sangka pelarian mereka di ketahui oleh mereka yg bernit buruk dan akhirnya mereka di kejar hingga tak ada tempat persembunyian hanya ada sumur kering. Pada saat itulah ibu kakakku merasakan sakit di perutnya sakit hendak melahirkan ibuku memintanya untuk bersembunyi di dalam sumur kering dan melahirkan kakakku di dalam sumur tersebut setelah melahirkan ibu kakakku pun meninggal. Ibu bilang pada saat itulah hujan badai lebat datang menhampiri mereka hingga sumur itu penuh dengan air ibuku tidak bisa berenang mereka hampir tenggelam begitu pun kakakku juga tenggelam ibu berfikir kakakku sudah tiada namun siapa sangka dia masih bisa menangis tangisannya membuat ibukku memiliki semangat untuk segera keluar dari sumur tersebut hingga pada akhirnya ibuku pun selamat. Namun sayangnya ibu tidak pernah menyebutkan dari kerajaan mana kakak berasal,'ucap soo tang sedih.
"Sebenarnya kakakmu akan memiliki kehidupan yg sangat sulit di masa depan, namun dia terlahir dengan perisai yg amat kuat di sampingnya,"ucap sang guru.
"Seperti apa perisainya guru,"ucap soo tang.
"Perisai yg tak akan pernah terkalahkan adalah kamu soo tang,"ucap sang guru membuat soo tang melebarkan matanya karena terkejut.
"A..a..aku guru itu mana mungkin,"ucap soo tang terbata bata.
""itulah takdirmu kau terlahir sebagai perisai untuknya sama seperti ibumu yg terlahir untuk menjadi penjaga bintang yg terang,"ucap sang guru membuat soo tang terdiam.
"Jadi lindungilah bintang cahaya terang itu dengan nyawamu,"ucap sang guru yg berlalu pergi meninggalkan soo tang.
"sebenarnya takdir apa yg aku dan kakakku jalani,"batin soo tang.
__ADS_1
Beberapa hari kemudian
Muran dan ibunya merencanakan sesuatu untuk membunuh pangeran doung hua. Mereka berrencana menghancurkan saembara selir perbintangan untuk pangeran doung hua melalui doo'er. Sementara pangeran doung hua yg sedang di tempatnya merasa gelisah memikirkan saembara selir perbintangan untuk dirinya. Karena sesungguhnya pangeran doung hua tidak menginginkan saembara ini. Tía tiba dia teringat taman belakang istana di mana dia dan yulian duduk bersama di atas batu hitam di bawah pohon sakura saat mengolesi salep di lukanya yg di sebabkan oleh jarum berracun xiong ba. pangeran datang ķe taman tersebut dan memandangi batu hitam tersebut yg menggambarkan dirinya da yulian.
"lian'er apakah kita bisa bertemu kembali,"lirihnya dengan sendu. Tiba tiba ada seorang pengawal yg datang menghampirinya.
"Hormat kepada yg mulia pangeran,"ucap pengawal tersebut memberi hormat.
"Ada apa, apa ada sesuatu yg terjadi di istana,"ucap pangeran.
"Yang mulia, kaisar sedang sakit keras dan beliau meminta yang mulia pangeran untuk menemuinya secara pribadi dan alamatnya tertera di dalam suat ini beliau meminta agar tak seorang pun tau pertemuan ini,"ucap penjelasan pengawal tersebut yg di balas anggukan oleh pangeran doung hua.
Pangeran doung hua pun segera menuju tempat tersebut. Pangeran doung hua tiba di sana setelah kaisar, pangeran doung hua menghadap kaisar.
"Bangunlah anakku, ada yg ingin ayah bicarakan padamu,"ucap kaisar dengan lemahnya nenahan sakit.
"Ayah maaf sebenarnya ayah sakit apa,"ucap pangeran doung hua yg khawatir bahwasannya ayahnya tidak pernah sakit keras seperti ini.
"Di dalam sebuah istana perebutan tahta sudah sering terjadi, permusuhan antar saudara jufa sering terjadi, pembunuhan,siasat dan konspirasi pasti ada. Doung hua sejujurnya ayah tidak bisa mempercayai anak anak ayah yg lainnya selain dirimu. Ayah ingin kau mengambil alih posisiku sebagai kaisar,"ucap kaisar membuat pangeran doung hua terkejut.
"apa yg ayah katakan itu tidak mungkin, aku adalah pangeran ke 3 tak pantas bagiku menerima posisi tersebut. Yg pantas mendapatkan posisi ini adalah kakak pertama yaitu kak xiong ba,"ucap pangeran.
__ADS_1
"Aku tau itu tapi jika posisi ini di berikan kepadanya maka kerajaan akan hancur. xiong ba orang yg penuh ambisi besar dia tidak memiliki sifat baik welas asih dia adalah orang yg sombong dan arogan ayah juga tidak mungkin memberikan posisi ini pada muran. Kau juga tau seperti apa muran dia liar seenaknya sendiri tak bisa menghargai kaum jelata dia memiliki sifat pemberontak. Harapanku hanya padamu. Aku sudah memutuskan sebelum kau memutuskan siapa selir yg kau pilih ayah akan menobatkanmu sebagai kaisar,"ucap kaisar yg bulat dengan keputusannya.
" Ayah aku,"ucap pangeran ragu.
"Kau tau di dalam istana ada yg sedang mengintai posisiku ini. Aku tidak tau sampai kapan aku bisa bernafas,"ucap kaisar begitu lemah.
"Apa maksud ayah mengapa ayah berkata demikian, apakah ada yg mencelakai ayah,'ucap pangeran panik.
"Lebih tepatnya di racuni,"ucap kasim han orang kepercayaan kaisar.
" racun,"ucap pangeran.
"Benar pangeran itu sebabnya pangeran harus menerima perintah kaisar untuk mengambil alih posisinya,"ucap kasim han.
'Jika seperti itu baiklah aku akan terima posisi tersebut,"ucap pangeran yang merasa sedih dan khawatir pada ayahnya.
**Di sisi lain
braakkkk
suara hantaman meja
__ADS_1
BERSAMBUNG**......