
Kaisar doung hua terus tersenyum melihat yulian dari jarak jauh. Ayahnya yang melihat senyuman yang teduh di wajah anaknya itu pun merasa heran. Sebab yang dia tau putranya itu orang yang dingin dan jarang tersenyum setelah meninggalnya sang ibu, dan baru kali ini dia melihat kembali senyuman di wajah anaknya itu. Ayahnya pun penasaran apa yang sebenarnya yang membuat anaknya itu bisa tersenyum teduh. Lalu sang ayah pun melihat lihat ke arah dimana putranya memandangi sambil tersenyum. Namun yang ayahnya lihat adalah seorang wanita muda berbadan gemuk yg berada tepat di samping yulian yg sedang memilih milih makan makan enak untuk dimakan. Sang ayah berfikir bahwa putranya itu menyukai wanita tersebut sehingga sang ayah berjalan mendekat pada wanita gemuk itu.
"Maaf nona bisa kita bicara sebentar,"ucap ayah doung hua.
"Salam pada yg mulia, maafkan saya yg mulia saya tidak bermaksud ingin menghabiskan mkanan disini saya hanya merasa lapar setelah melihat semua makanan enak yg ada disini jadi saya mengambil semua jenis makanan ini satu satu, mohon yg mulia maafkan saya dan saya mohon jangan hukum saya, saya mohon yg mulia maafkan saya maafkan saya maafkan saya," ucap wanita gemuk itu sambil bersujud meminta maaf pada ayah doung hua. karena wanita itu berfikir Ayah sang kaisar mendekatinya karena marah dengan apa yg dia lakukan namun sang ayah kaisar itu bukannya marah malah tersenyum menggelengkan kepala sambil menatap anaknya yg kini sudah menjadi kaisar. Ayah sang kaisar berfikir kenapa putranya bisa tertarik pada wanita gemuk yg doyan sekali makan. Lalu sang ayah kaisar meminta wanita tersebut untuk berdiri dan tersenyum ramah. Wanita itu pun berdiri dengan jantung yang berdetang kencang hingga selera makannya pun hilang seketika.
"Nona untuk apa saya menghukum orang yg sedang kelaparan, kalian semua boleh ambil makan sesuka kalian dan semampu perut kalian. Jika makanan disini nanti habis pihak pelayan dapur akan mengisi kembali untuk kalian semua," ucap sang ayah kaisar.
Semua oeserta selir perbintangan pun merasa sangat senang dengan sikap ayah kaisar. Setelah nengatakan itu ayah kaisar mendekati wanita gemuk tersebut dan memintanya untuk mengikuti ayah kaisar menuju kaisar doung hua. kausar doung hua pun merasa heran kenapa ayahnya membawa wanita gemuk tersebut ke arahnya, ayah kaisar tersenyum pada kaisar doung hua begitupun kaisar doung hua yg tersenyum aneh dengan sikap ayahnya. Dalam pikiran kaisar doung hua ayahnya tertarik pada wanita gemuk itu dan akan di jadikannya ibu bagi kaisar doung hua.
" Yang mulia lihat siapa yg saya bawa, apakah yang mulia kaisar merasa senang ,"ucap sang ayah yang membuat kaisar doung hua bingung tak mengerti apa maksud ayahnya.
Karena kaisar doung hua yg memiliki pikiran bahwa ayahnya tertarik pada wanita gemuk itu dia pun hanya bisa tersenyum senang. Sedangkan ayah kaisar tersenyum puas melihat putranya tersenyum bahagia. Karena kaisar doung hua berfikir bahwa wanita gemuk itu adalah calon ibu muda bagi kaisar dia pun memanggilnya ibu muda dan karena ucapannya itu semua orang yg ada di sana pun merasa kaget termasuk sang ayah pun kaget mendengarnya.
" Selamat untuk ibu muda yg terpilih menjadi ibu mudaku salam hormat dari putramu,"ucap kaisar doung hua tersenyum kepada ayahnya.
Ayahnya pun menarik tangan putranya dan berbisik di telinga puntranya.
"Kenapa kau memanggilnya ibu muda apa maksudmu," bisik sang ayah.
"Bukankah ayah membawanya kemari untuk di perkenalkan padaku sebagai ibu mudaku," ucap kaisar doung hua pelan.
__ADS_1
" Apq kau ini sudah gila hah, mana mungkin ayah mentukai wanita idamanmu," ucap sang ayah membuat kaisar doung hua mengrutkan dahinya.
"Maksud ayah dengan menyebut dia adalah wanita idamanku apa," ucap pangeran.
" Bukankah sejak tadi kau selalu menatapnya dengan bahagia dari kejauhan itu sebabnya ayah bawa dia mendeat padamu agar kau bisa lebih mengenalnya," ucap sang ayah.
"Kapan aku mrmandanginya sambil tersenyum bahagia," ucap kkaisar doung hua.
"Sejak tadi kau tersenyum bahagia melihatnya dari kejauhan iya kan, sudahlah mengaku saja jangan malu malu karena kamu menyukai wanita yg begitu subur biar gemuk dia juga cantik dan tadi ayah memeriksanya dengan nhifeng perbintangannya tidak buruk ayah merestuinya. oh ya satu hal lagi dia wanita yg subur jadi jiak sekali gasss pasti langsung berisi," ucap sang ayah menggoda putranya.
"Ayah bagaimana kalau ayah sebenarnya sedang salah faham denganku. eeeemmmmm dia memang cantik sih kulit putih, dilihat dari bajunya dia seorang putri bangsawan dia cukup menarik tapi dia bukan tipeku ayah. Jadi untuk ayah saja, dia sangat subur pasti langsung berisi setelah ituberikan aku adik perempuan yg cantik secantik gadis idamanku yg sedang duduk menikmati gulali," ucap kaisar doung hua pelan memablikan ucapan ayahnya dengan tersenyum senang.
Kaisar doung hua berjalan mendekati yulian yg sedang berpura pura idiot sambil makan gulali. Kaisar doung hua berjalan di tengah peserta selir perbintangan membuat para putri yg hadir mendaftar pun menjadi terssnyim bahagia melihat ketampanan kaisar doung hua dengan senyumman yang teduh menyentuh jantung berdetak tak karuan. Kaisar berdiri tepat di belakan yulian, soo'er yg melihat kaisar pun tersenyum begitupun kaisar tersenyum pada soo tang. Yulian yg merasa aneh dengan senyuman sootang pun langsung menoleh kebelakang langsung membuat yulian kaget dan terjatuh dari kursinya dan menjadi bahan tertawaan para peserta dalam hati kaisar doung hua pun tertawa senang dengan tingkah yulian.
"Sa.....sa...salam hormat pada ka...kaisar," ucap yulian grogi😄.
" Ap boleh saya duduk di sini,"ucap kaisar doung hua membuat jantung yulian berdetak kencang namun selalu mencoba untuk tenang.
"Kaisar ini rumahmu jadi kaisar tidak perlu ijin dariku, tadi aku hanya duduk sambil makan gulali saja jadi kursi ini tetap milik anda kaisar," ucap yulian layaknya idiot.
"Sungguh aku sama sekali tidak percaya kalau dia ini lian'er yg pernah aku temui dengan keanggunannya kebijaksanaannya fan juga kepintarannya. Mungkin jika aku tidak pernah melihat wajahnya sebelum aku tidak akan percaya kalau wanita idiot yv ada di depanku ini adalah dia," batin kaisar.
__ADS_1
Kaisar pun tersenyum melihat yulian yg sedang makan gulali sanbil memainkan kukunya dengab kepala yg menunduk.
Kaisar membuka topik pada yulian.
"Siapa namamu," ucap kaisar doung hua duduk menatap yulian.
" Aaaku eeemmm namaku yu....yu....yulian," ucap yulian menunduk memainkan kukunya sambil memakan gulalinya.
"Apa ini saudarimu," ucap kaisar doung hua melihat pada sootang dan hanya di balas anggukan oleh yulian.
Kaisar doung hua mulai kehabisa topik obrolan bingung mau bicara apa namun dalam hatinya masih ingin berbincang bincang dengan yulian.
Hingga akhirnya kaisar doung hua tersenyum penuh arti.
"Aku juga mau merasakan seperti apa rasanya gulali ini," ucap kaisar doung hua mengambil paksa gagang gulali yg ada di dalam mulut yulian hingga membuat semua orang terkejut dengan tindakan kaisar doung hua yg mau makan makanan bekas dari mulut orang lain apalagi gulali itu milik wanita idiot, itu yg ada di dalam pikiran semua orang. Hingga membuat semua orang memandang yulian dengan tatapan tak suka yulian yg tau arti dari tatapan tersebut pun langsung menampar kaisar doung hua.
**Plakkkkk
Bersambung**........
"
__ADS_1