CINTA SELIR IDIOT DENGAN KAISAR DOUNG HUA.

CINTA SELIR IDIOT DENGAN KAISAR DOUNG HUA.
MENDIDIHNYA DARAH YULIAN


__ADS_3

Setelah pangeran doung hua membaca surat dari yulian, pangeran doung hua pun segera membuka kotak kecil yg ada di dalamnya tadi. pangeran doung hua terkejut dengan isinya yg berisikan salep racikan, pangeran doung hua bingung apa kegunaannya salep tersebut di tengah kebingungannya tiba tiba ada sebuah tangan yang mengambil kotak salep tersebut dari yangan pangeran doung hua dari belakang tubuhnya. sontak membuat pangeran doung hua membalikan badannya dan melihat siapa yg mengambil kotak salepnya.


"Bukalah baju anda pangeran,"ucap yulian. Ya yg tadi mengambil salep dari tangan pangeran doung hua adalah yulian membuat pangeran doung hua tersenyum bahagia.


Yulian yg merasa tak mendapat respon dari pangeran doung hua pun bersuara.


"Bolehkah saya membantu mengobati luka anda,"ucap yulian yg di balas anggukan dan senyuman manis dari pangeran doung hua.


"Kalau begitu bisa tolong buka baju anda pangeran,"ucap yulian lembut. Pangeran doung hua pun membuka pakaiannya dan duduk di atas batu hitam besar di bawah pohon sakura.Yulian mulaimengolesi salep buatannya di punggung pangeran doung hua.


"Pangeran terima kasih telah menolongku, jika pangeran tidak menolongku mungkin aku yg sekarang akan merasakan rasa sakit dari jarum beracun milik pangeran xiong ba,"ucap yulian sambil terus mengoleskan salep di punggung pangeran doung hua.


"Sama sama nona lian'er."ucap pangeran doung hua membalikkan tubuhnya dan tersenyum pada yulian.


"nona lian'er apa boleh aku melihat wajahmu,"ucap pangeran doung hua.


"Maaf kurasa nama saja sudah cukup dan di antara kita sudah tidak ada hutang budi lagi karena aku juga sudah menolongmu dari jarum berracun jadi aku harap kita tak bertemu lagi,"ucap yulian yg langsung pergi meninggalkan pangeran doung hua sendirian dengan senyum ketertarikannya pada yulian.


pada sore hari.


Yulian sampai di tempat perguruannya dan di hampiri oleh gurunya (shi meng.


"Kau dari mana saja lian'er,"ucap gurunya membuat yulian terkejut.


"Gu...gu...guru,"ucap yulian terbata bata.


"Apa ada urusan yg begitu penting hingga kau meninggalkan adik adikmu serta gurumu di perguruan ini begitu lama,"ucap guru (shi meng).


"Guru saya minta maaf ini tak akan terulang kembali,"ucap yulian.


"Yulian sampai kapan kau akan menyembunyikan dirimu yg sebenarnya dari orang lain,"ucap sang guru.

__ADS_1


"Sampai pada waktunya tiba guru," ucap yulian.


Dari belakang tubuh yulian ada seseorang yg melempar ember ketubuhnya membuat yulian kesakitan.


Brakkkk


Aaa


suara yulian kesakitan dengan idiot.


"xioufu kenapa kau melempariku ember sakit tau,"ucap yulian idiot.


"Hey idiot, beraninya ya kamu pergi seharian dan tak membantuku menyelesaikan pekerjaan sekarang giliranmu untuk ambil air,"ucap xiaofu.


"Ke...ke...kenapa kau selalu memanggilku idiot aku kan punya nama,"ucap yulian cemberut.


"Memang benar kau idiot, lihat saja dirimu yg seperti anak kecil apa kamu tidak paham berapa usiamu tapi perilaku masih seoerti anak kecil,"ucap xiaofu yg langsung di hajar oleh soo tang karena ucapannya pada yulian.


"Berani sekali kau memanggil kakakku idiot hah,"ucap soo tang sambil memukuli xiaofu.


"Apa beraninya kau cepat ucapkan sekali lagi akan ku robek mulutmu itu,"ucap soo tang yulian pun melerai sedangkan sang guru hanya menggelengkan kepalanya karena sang guru sudah tak heran lagi dengan tingkah xiaofu.


"Soo tang sudah jangan seperti ini,"ucap yulian idiot.


"Tidak kak dia sudah keterlaluan,dia berani mengatai kakak idiot jadi harus diberi pelajaran dulu,"ucap soo tang.


"Soo tang sudahlah, oh ya apakah kamu sudah menyelesaikan lukisannya,"ucap yulian menenangkan adiknya.


"oh iya kak sudah selesai, ayo kita lihat kak lukisannya,"ucap soo tang yg langsung menarik tangan yulian.


Sesampainya di kamar yulian, soo tang menunjukan lukisan yg membunuh orang tuanya pada yulian. Yulian pun melihat lukisan tersebut dengan penuh emosi.

__ADS_1


"Dasar wanita rendahan wanita berhati busuk,"ucap yulian menangis membuat soo tang khawatir.


"Kak tenanglah kita akan cari wanita itu dan kita balas kematian ayah dan ibu. Tapi sekarang kakak tenanglah,"ucap soo tang khawtir.


"Wanita ini bukan hanya pembunuh melainkan penjilat ulum wanita ini sangat kejam dan munafik,"ucap yulian penuh emosi.


"Maksud kakak apa, apa kakak mengenal dia,"ucap soo tang.


"Aku tidak mengenal dia tapi hari ini aku memberikan pelajaran padanya dan mulai hari ini aku tak akan melepaskannya. Mulai hari ini aku akan hidup untuk membalas dendam atas kematian orang tua kandungku serta membalaskan dendam orang tua angkatku. Akan aku buat nereka merasakan sakitnya kehilangan seseorang yg kita cintai,"ucap yulian penuh amarah seperti darah mendidih.


"Ma...ma...maksud kakak dengan orang tua kandung kakak apa aku tidak mengerti,"ucap soo tang sedikit takut dengan raut wajah yulian.


"Suatu saat akan aku beri tahu, sekarang yg harus kita lakukan adalah menyusun rencana untuk wanita rendahan ini,"ucap yulian sambil menatap lukisan.


Sang guru yg sejak tadi mendengar pun masuk dan menasehati yulian.


"Jika hati di penuhi dengan kebencian itu akan merusak diri orang tersebut. Jangan kau rusak dirimu dengan menuruti hati amarahmu yulian,"ucap sang guru.


"Guru, aku tau itu guru aku berjanji tidak akan merusak diriku sendiri karena rasa benci di dalam diriku ini guru,"ucap yulian.


"Apapun yang terjadi pada orang tua kalian adalah sebuah takdir yg harus mereka alami. Tapi wanita ini memiliki takdir yg sangat kuat yg di penuhi aura kegelapan yg akan menghancurkan kita semua apabila dia hidup berdampingan dengan pangeran doung hua,"ucap sang guru yg juga ahli perbintangan garis tangan.


"Maksud guru pangeran doung hua apa,"ucap yulian.


"Dulu pada saat kelahiran pangeran doung hua ada seseorang yg meramalkan dirinya. Bahwa kelahiran pangeran doung hua akan menjadi sinar terang bagi kerajaan namun perbintangannya terhalang oleh aura kegelapan milik seseorang yg lahir setelah dirinya. Peramal itu bilang di hari yg sama dengan kelahiran pangeran doung hua akan ada 2 kelahiran lainnya dengan hari yg sama namu beda perbuntangan yg satu di penuhi aura kegelapan yg ke 2 di penuhi cahaya yg terang benderang serta bisa menghalangi aura kegelapan pada diri pangeran doung hua,"ucap sang guru panjang lebar.


"Lalu apa yg terjadi jika pangeran doung hua menikah dengan pemilik aura kegelapan,"ucap soo tang.


"Kehancuran semua orang dan kematian pangeran doung hua namun sebaliknya jika pangeran doung hua menikah dengan pemilik perbintangan cahaya terang pangeran doung hua akan mendapat perisai yg tak terkalahkan yg akan menfhancurkan kegelapan,"ucap sang guru.


"Siapa kedua orang tersebut,"ucap yulian membuat sang guru tersenyum.

__ADS_1


"Dia adalah yg pada saat kelahirannya di dalam sebuah sumur kering dan di datangi sebuah hujan badai lebat yg membuat sumur kering tersebut di penuhi air hingga membuat bayi tersrbut bisa bernafas di dalam air itulah si penerang. Lalu yg kedua dialah yg kelahirannya di penuhi awan hitam dan sambaran petir yg menggelegar di langit dan dialah yg membunuh kedua orang tuanya sendiri,"ucap sang guru. Yulian yg merasa sedih pun hanya bisa menangis dan keluar menunggalkan soo tang dan gurunya di dalam ruangan.


Bersambung....


__ADS_2