
"Lian'er awaaasssss," ucap kaisar yg langsung melindungi yulian dari serangan tersembunyi.
"Soo'er bawa kakakmu masuk kedalam istana dan aku akan mengejar orang itu," ucap kaisar yg langsung pergi mengejar orang yg menyerang yulian.
"kak," ucap soo'er membuyarkan lamunan yulian.
"Lagi lagi panah ini," ucap yulian yg terus memandangi anak panah yg berukiran tanda simbol mawar kupu kupu.
"Sudahlah kak kaisar sedang mengejarnya lebih baik kita kembali keistana sekarang itu akan lebih aman," ucap soo'er khawatir.
"Soo'er kau masuklah kedalam istana aku akan membantu kaisar," ucap yulian yg langsung menghilang dari hadapan soo'er.
"Tapu kak," ucap soo'er.
Sesampainya di sana yulian melihat kaisar sudah menangkap orang itu dan menotoknya agar tak terulang lagi kejadian kemarin.
"Kaisar," ucap yulian.
"lian'er kenapa kau kemari bukankah aku memintamu untuk ke istana," ucap kaisar.
"aku aku khawatir padamu itu sebabnya aku menyusul kemari," ucap yulian menatap kaisar.
"Kau sungguh menghawatirkanku," ucap kaisar yg di balas anggukan oleh yulian.
"Baiklah, orangnya sudah tertangkap akan kau apakan dia," ucap kaisar memandang orang itu sambil memeluk pinggang yulian yg ramping.
"Bolehkah aku mengintrogasinya," ucap yulian.
"Tentu dia tahananmu sekarang introgasilah dan aku disini berjaga jaga," ucap kaisar bahagia melihat yulian yg sedikit tersenyum.
"Terima kasih," ucap yulian.
"Sama sama ratuku," ucap kaisar penuh cinta.
"Ada dua senjata di tanganku pilih salah satu," ucap yulian pada orang itu.
" Aku pilih keduanya," ucap orang itu tanpa ada raut wajah takut sedikit pun.
"Aku bilang pilih," ucap yulian tegas menatap tajam pada orang itu.
__ADS_1
"Tapi aku bilang keduanya," ucap orang itu.
"Rupanya kau orang yg sangat setia pada tuanmu kau lebih memilih mati dari pada kau harus mengatakan yg sebenarnya padaku," ucap yulian.
"Aku telah bersumpah kepada tuanku bahwa aku lebih memilih mati dari pada berhianat," ucap orang itu.
"Baik akan ku turuti ke inginanmu, tapi bukan kematian yg mudah melainkan kematian yg amat sangat menyiksa tubuhmu pikiranmu serta egomu juga sumpahmu dan kesetiaanmu pada tuanmu. Kau ingin tau kematian apa itu kematian yg saat kau tertusuk kau tak akan langsung mati melainkan rasa sakit yg terus bertambah, saat kau terracuni atau kau mau bunuh diri menggunakan racun yg mematikan maka kau tak akan mati melainkan akan semakin sakit semakin tubuhmu terluka oleh apapun itu kau semakin merasakan kesakitan dan pada saat itu hanya aku yg bisa mengabulkan keinginanmu untuk tiada dan kau juga tau jawabanku adalah tidak selain kau membayarku dengan informasi tentang tuanmu. sekarang telanlah pil ini dimana pil ini yg akan membawamu pada kematian yg amat sakit. sekarang hidupmu ada di tanganmu sendiri. Kau ingin bukti dari pil yg ada di tubuhmu ini kan sekarang lihat apa yg akan kulakukan pada tubuhmu," ucap yulian langsung menusuk orang itu dengan pedang orang itu sendiri.
Aaaaaaaaaa
suara teriakan orang itu karena kesakitan.
"Bagaimana rasanya,"ucap yulian.
"Oragan dalamku terasa panas seperti terbakar api," ucap orang itu.
"itu yg akan kau rasakan setiap kali tubuhmu terluka, dengar aku bisa mengobati tapi aku juga bisa membuat luka apa kau mengerti sekarang pergilah kepada tuanmu dan katakan padanya bahwa aku meracunimu dengan pil peembunuh jantung dan katakan padanya dia tidak bisa membunuhku karena aku yg akan membunuhnya pergilah," ucap yulian.
Kaisar pun melepaskan totokannya dan membiarkan orang tersebut pergi. Seketika yulian langsung tak sadarkan diri dan membuat kaisar panik.
"Lian'er.....lian'er apa yg terjadi padamu," ucap kaisar khawatir dan segera membawanya ketabib istana.
"Lian'er," ucap lian'er sangat khawatir.
Tabibpun memeriksa yulian, Soo'er yg mendengar kakaknya tak sadarkan diri dia langsung bergegas menemui yulian.
"Yan mulia apa yg terjadi pada kakakku," ucap soo'er khawatir.
" Aku tidak tau tiba tiba dia pingsan tak sadarkan diri," ucap kaisar.
Tabib pun keluar.
"Tabib apa yg terjadi padanya," ucap kaisar.
"Aku tidak menemukan penyakit apapun dalam dirinya namun.....
"bamun apa tabib,"ucap soo'er memotong ucapan tabib.
"Namun dari dalam tubuhnya menimbulkan hawa panas yg membuat dirinya tidak bisa menahannya," ucap tabib menjelaskan soo'er langsung masuk dan memeriksanya biar bagaimana pun Soo'er pernah belajar pengobatan dengan ayahnya.
__ADS_1
"Soo'er apa kau mengerti tentang pengobatan,"ucap kaisar.
"sedikit yg mulia aku belajar dari ayah," ucap soo'er sambil memeriksa yulian.
"Gawat," ucap soo'er membuat kaisar makin khawatir.
"ada apa,"ucap kaisar.
"Dari yg aku tau sakit yg seperti ini hanya di sebabkan oleh paksaan pembuatan racun pembunuh jantung yg akan menimbulkan hal yg fatal jika kakak tidak bisa melawan dirnya sendiri," ucap soo'er.
"Racun pembunuh jantung, itu artinya pil yg di buat secara mendadak yg menggunakan darahnya serta energi vitalnya. Jadi jika pembuatan pil tersebut tidak menggunakan cara yg pelan dan membuang energi vital yg terlalu besar akan menimbulkan kerusakan pada organ dalamnya melalui pembuluh darah apa itu maksudmu soo'er," ucap kaisar.
"Benar," ucap soo'er menghela nafasnya.
"Hanya demi balas dendammu kau rela menyakiti dirimu sendiri tanpa memikirkan aku lian'er," ucap kaisar kecewa.
"Aku sudah katakan padamu aku yg akan menjadi kaki dan tanganmu kenapa kau masih melakukannya juga. hari ini akau akan menunjukannya padamu tapi kenapa sekarang kamu malah terpejam, bangunlah lian'er," ucap kaisar sedih.
Tak berlangsung lama nhifeng datang dan meminta kaisar untuk menemui para tamu undangan yg ia undang hari ini.
"Yg mulia semua tamu undangan sudah hadir silahkan yg mulia temui para tamu terlebih dahulu biar saya dan nona soo'er yg menjaga ratu di sini," ucap nhifeng dan kaisar pun pergi.
"nhifeng mendekati yulian dan memeriksanya.
"nona soo'er bagaimana ini bisa terjadi padanya sementara dia memiliki pedang yin yg mampu menahan segala serangan apapun," ucap nhifeng heran.
"ini tidak ada hubungannya dengan pedang yin tuan. Dia bertekat memaksakan dirinya sendiri untuk membuat sesuatu yg membahayakan dirinya demi tujuannya itu," ucap soo'er yg tak mau menceritakan detailnya pada nhifeng.
"Tujuan apa itu," ucap nhifeng penasaran.
"Tuan nhifeng tidak perlu tau yg jelas tujuan kami bukan untuk kejahatan ini tujuan kami pribadi," ucap soo'er dan langsung pergi.
tak lama kemudian soo'er datang dengan membawa pedang milik ibunya dan hendak menusuk yulian dengan pedang tersebut........
"kakak maafkan aku, aku terpaksa melakukan ini aku tak mau kamu merasa tersiksa dengan ini maafkan aku," ucap soo'er yg langsung mengangkat pedangnya untuk di hunuskan kepada yulian.
Hhìiyaaaaa......
Bersambung......
__ADS_1