Cinta Seorang Ayah.

Cinta Seorang Ayah.
gosip para tetangga usil


__ADS_3

Keesokan harinya bu ratna kembali meneruskan cerita hidupnya dan suaminya kepada cucu cucunya,anak anaknya,serta anak menantunya.


...


Keesokan harinya semua ibu ibu dari ujung komplek berkumpul dilapangan sambil belanja sayuran


Mereka semua membicarakan tentang ke anehan pernikahan bu ratna dan pak sam


"eh ibu ibu udah pada denger belum si ratna tuh anaknya bu tris mau nikah lohh sama keponakannya pak simon yang doyan mabuk itu" kata bu sri kepada ibu ibu lain ,bu sri adalah tetangga ratna yang paling punya telinga panjang maklum lah bu sri biang gosip nya di komplek bu ratna tinggal.


"eh bener tuh" kata ibu mung


"gak salah pilih tuh ratna, kug mau sih" kata bu metty menimpali omngan ibu mung tadi.


" hamil kali ya "kata bu inong membuat yg lain semakin berbisik bisik kenceng


" yang gue tau nie yee,bu tris ngelabrak rumahnya bu theresia karna si ratna dibawa kabur sama si sam ke surabaya"bu sri mencritakan kepada ibu ibu komplek


"wah .. ngawur tuh belum apa apa sudah dibawa keluar kota tanpa ijin lagi" kata bu sita


"gue kirain nie ya bu ibu si ratna orangnya polos taunya kayak begitu juga ya " bu inong menimpali omngan ibu ibu yang lain


sedangkanibu ibu yang lain mendengarkan sambol mengelus dada masing masing karna tidak menyangka bu ratna berani seperti itu


Tidak lama kemudian bu tris keluar untuk belanja


Bu sri yang melihat bu tris berjalan ke arah mereka memberi kode kepada ibu ibu itu karna ada bu tris


"ssstttt.. ada bu tris ibu ibu" kata bu sri


semua yg melihat langsung terdiam.


"pagi ibu ibu" sapa bu tris ramah


"pagi bu tris,belanja juga bu ??" celetuk bu inong


"iya bu" jawab bu tris datar

__ADS_1


"bu maaf nie ya,emang bener si ratna mau nikah sama ponakanya pak simon" tanya bu inong lagi


Butris yang mendengar akan hal tersebut mukanya langsung berubah pucat


"eh.. iya bu" jawab bu tris


"wah kug gak undang undang bu??" tanya bu sri lagi


"ehm.. itu kita gak rame rame bu acaranya dirumah aja kug" ujar bu tris menjelaskan


"kug gitu bu kenapa??maaf ya bu apa ratna hamil bu,kug sampek mau sama ponakannya pak simon " tanya bu sri lagi


Bu tris yang mendengar itu langsung emosi dan berbicara dengan tegas.


"berita ngawur dari mana itu ibu ibu??" tanya bu tris


" semua orang disini udah denger bu, maslah ratna kabur luar kota sama ponakannya pak sam itu bu,duh bu kug mau sih sayang banget lhu ratna dapet si sam itu,secara sam kan hanya pelaut biasa ,sekarang aja nganggur nunggu kapal yg manggil dia buat layar gimana tuh coba ibu ibu"ucap bu sri panjang lebar.


"iya bener itu" kata ibu ibu yang mengiyakan omngan bu sri


"ibu ibu ini salah,anak saya tidak hamil,saya permisi dulu" pamit bu tris sambil menahan emosinya.


..


"Bu ..ibu. kenapa ??" tanya bu ratna


"kenapa katamu,kamu punya pikiran gak sih nak semua ibu ibu komplek ini membicarakan kamu." kata bu tris menjelaskan


"tau bu" jawab bu ratna lirih dan berusaha menahan rasa kecewa akibat perlakuan ibu ibu komplel rumahnya yang asal aja bicara


"tau kata kamu,trus kamu masih mempertahankan menikah'i setan kecil itu??iya ratna" bu tris yang tidak rela anaknya diperlakukan seperti itu berbicara sambil air matanya mengalir


" iya bu,ratna tetap menikah"kata bu ratna


"ratna ,ratna apa yang ada di hati kamu,kamu akan susah nanti nak " kata bu tris kepada anaknya


"mumpung masih belum terlambat nak,lebih baik kamu batalkan semua pernikahan ini,jangan kamu teruskan lagi nak,kalau tidak kamu akan menyesal dan hanya air mata yang kamu dapet nak" bu tris menangis sambil memohon kepada bu ratna

__ADS_1


"enggak bu ini pilihan ratna ibu tenang ,kalau pun nanti ada apa apa ratna yg tanggung semua bu" jawab bu ratna masih keras kepala karna buat bu ratna ini sudah terjadi mau apa


"ya Tuhan.. nak .. kerasnya hati mu itu,kamu ingat omngan ibu mu ini suatu saat kamu akan punya anak kamu akan tau gimana rasanya kalau anak yang kamu sayang tidak mau dengar omngan mu" kata bu tris mengingatkan bu ratna


"mumpung belum terlambat nak biar keluarga sam malu tapi kamu selamet nak" kata bu tris terus membujuk anaknya agar membatalkan rencana pernikahannya


"bu maaf ratna bakal tetap maju bu..maafin ratna ya bu" kata bu ratna kepada ibu nya sambil bersimpuh di kaki ibunya


"kamu tau nak menikah karena kasihan hanya akan menyiksa diri kamu sendiri nak" bu tris masih saja membujuk bu ratna untuk pisah


tapi apa mau di kata nasi sudah jadi bubur bu ratna sudah tidak bisa mundur lagi


bu ratna hanya diam sambil menangis bersimpuh di kaki ibunya.


"maafin ratna bu,ijinkan ratna nikah ya bu" kata bu ratna sambil tetap dududk bersimpuh mencium kaki ibunya itu


"nak.. ibu sangat sayang kamu ibu gak mau kamu menyesal nak" kata bu tris kepada bu ratna


"pernikahan bukan untuk sehari tapi selamanya ,kamu hanya punya perasaan kasihan sama sam" kata butris mencoba membujuk anaknya itu


"kalau kamu paksakan akan nyakiti kamu sendiri " bu tris masih memberi nasihat


"kalau kamu kuat kamu berhasil melewati semua ini bahagia kamu nanti,tapi kalau kamu gak kuat??" tanya bu tris


"ratna janji bu ratna bakal kuat ,tolong restuin ya bu" bu ratna memohon kembali kepada ibu nya.


bu tris yang mendengar anaknya memohon hanya pasrah tapi tetap bu tris tidak bisa memberikan restunya kepada bu ratna .


"maafkan ibu nak,ibu enggak bisa,ibu enggak bisa liat kamu hancur" kata bu tris beranjak pergi masuk ke kamar sambil menangis


Bu ratna yang melihat ibunya menangis tidak beranjak dari duduknya dan hanya menangis


karna bu ratna tau dia baru saja menyakiti hati ibunya.


Air mata bu ratna mengalir tiada henti dalam hati bu ratna berujar lirih"maafkan ratna bu"kata bu ratna dalam hatinya lirih dan bu ratna bangun memasuki kamarnya dan menangis untuk menghilangkan rasa sesak di hatinya yg sudah dia tidak bisa tahan lagi.


dalam hatinya bu ratna berpikir pernikahan ini bukan seperti pernikahan orang lain yg bahagia,pernikahan ini malah menyakiti banyak orang .

__ADS_1


Bu ratna dan bu tris hanya diam di kamar masing masing merenungi apa yg terjadi sampek bu ratna pun ketiduran sangking lelahnya menangis


__ADS_2