
setelah kemarin malam acara tahlilan untuk pak sam.
Bu ratna dan anak anaknya beserta cucu cucunya sangat kelelahan
sehingga mereka memilih untuk istirahat dan melanjutkan cerita tentang pak sam pada besuk harinya
....
keesokan harinya pada pagi hari karna hari minggu cucu cucu bu ratna masih terus saja ingin omanya ini bercerita bagaimana dulu opanya itu
"oma ayuk cerita lagi" kata mikha
"iya kalau gitu oma mulai cerita ya " kata bu ratna bercerita kepada cucu cucunya
setelah itu oma sama opa mulai urus urus surat nikah
dengan uang seadanya mereka mulai mengurus surat surat nikah ..
setelah selesai mengurus surat surat untuk nikah
pak sam mengajak bu ratna ke taman kota
disana banyak pedagang kaki lima yang menjualan kan jajanan,makanan,mainan,serta aksesori monel,perak,emas imitasi dan batu akik.
"mau ngapain kita kesini " tanya bu ratna pada pak sam
"cari sesuatu untuk pernikahan nya kita sayang" jawab pak sam
"cari apaan ??" tanya bu ratna lagi
"cari cincin untuk acara lamaran sama buat nikah besuk" jawab pak sam sambil berjalan melihat lihat apa kah ada yang cocok
"nah itu dia yg gue cari,ayo sayang kita ke sana " kata pak sam sambil menarik tangan bu ratna
"sampailah oma di kios kecil sayang" kata oma ratna kepada cucunya
"terus oma ??" tanya kezia kepada omanya
__ADS_1
" opa mu disana membeli emas bekas orang alias emas gadai yg sudah tidak seberapa bagus tapi layak di pakai"kata oma kepada cucu cucunya
"terus oma lanjutin lagi dong ceritanya" kata mikha
setelah itu oma melanjutkan ceritanya
"siang pak " sapa pak sam
"selamat siang pak ada yang kami bisa bantu" kata penjual di kios tersebut
"sayaa mau cari cincin" kata pak sam
"ouu silakan diliat liat pak" kata penjual itu lagi
bu ratna yang sedari tadi melihat hanya pasrah saja karna memang baik bu ratna mau pun pak sam hanya punya uang sedikit dan itu mereka gunakan secukupnya untuk pernikahan mereka.
selang berapa menit melihat lihat j
pak sam melihat cincin polos yg bagus banget
"yang itu apa bisa lihat pak" tunjuk pak sam pada cincin polos tersebut
"silakan pak" kata penjual itu lagi
" mana tangan mu" tanya pak sam kepada bu ratna
bu ratna mencoba nya dan memberikan tangannya kepada pak sam
pak sam memasukan cincin itu ke dalam jari manis bu ratna
"bagus,walaupun bukan emas asli tapi cantik ditangan mu " kata pak sam kepada bu ratna
"iya" jawab bu ratna tidak bisa menyembunyikan perasaan tidak enaknya
"kamu gak suka ya ???" kata pak sam
"enggak kug" kata bu ratna masih tetap saja datar
__ADS_1
"maaf ya aku emang gak bisa belikan kamu cincin emas yang asli" kata pak sam dengan raut muka sedih
"tapi rasa sayang ku ke kamu asli,cincin ini cuma simbol aja buat hubungan kita" kata pak sam lagi mencoba buat menyenangkan hati calon istrinya
"iya ,aku tau.. lagian uang kita juga harus di hemat" kata bu ratna mengingatkan kembali pak sam
"maafkan aku ya" kata pak sam
bu ratna yang melihat pak sam dengan muka sedih merasa kasihan,bu ratna juga mengerti pak sam sudah berusaha salah satunya dengan membeli cincin ini agar bu ratna tidak terlalu malu pada keluarganya
"sudah lah.. ayuk dibayar trus kita pulang aku sudah sangat capek" kata bu ratna pada pak sam
"oke baik ,kamu tunggu sebentar ya " kata pak sam
kemudian pak sam ke kasir membayar sepasang cicin itu dengan harga lima puluh ribu .
kemudian pak sam dan bu ratna berjalan pulang karna hari sudah mulai sore dan pak sam maupun bu ratna sudah terlalu capek ..
karna mereka mengurus surat itu sendiri tanpa satu pun keluarga yang membantu.
....
"kenapa begitu oma ??" tanya cucunya kepada oma ratna nya
" ya karna oma nakal tidak nurut eyang uti nak"kata oma ratna kepada
"besuk kalau kalian besar kalian harus nurut mama m papa,karna kalau kalian nakal tidak nurut, akan susah jadinya nak" kata oma ratna memberikan nasihat kepada cucu cucunya
"tapi oma,apa opa menyerah,apa opa selamanya tidak disenangi eyang uti oma??tanya cucu nya kepada oma ratna
" tidak,lambat laun eyang uti setuju dengan opa ,karna opa sangat baik sama oma" oma ratna menjelaskan kembali..
"sekarang waktunya kalian mandi dan sarapan " kata oma ratna mengingatkan cucunya. untuk mandi dan sarapan karena hari semakin siang dan mereka semua belum mandi sangking asik mendengarkan cerita omanya
akhirnya anak anak itu mandi dan sarapan ..
oma ratna di kamar hanya diam
__ADS_1
dalam diam nya dia merindukan semua hal tentang suaminya.