Cinta Seorang Ayah.

Cinta Seorang Ayah.
malam menjelang Hari H


__ADS_3

Malam ini sunggu berat buat Bu ratna


bu ratna hanya diam di dalam kamarnya..


rumah keluarga bu tris tidak nampak seperti orang yang sedang punya hajatan .


tidak ada hiasana ,tidak ada rame rame hanya keluarga yg duduk di ruang tamu membicarakan tentang pernikahan bu ratna.


"na..tok. tok. na" panggil kak nani kakak tertua ratna


bu ratna segera bangun dan membukakan pintu


"ya mbak " jawab bu ratna


" keluar sebentar na.. kita semua mau bicara"kata mbak nani.


kemudian bu ratna mengikuti kakaknya ke ruang keluarga,disana sudah banyak berkumpul sanak saudara bu ratna.


"eh na..lu kan mau jadi manten kenapa murung gitu tuh muka" kata bu ano budhe bu ratna


"gpp budhe " jawab bu ratna datar


"na.. maaf sebelumnya tapi mas prapto mau tanya sama kamu." kata kakak iparnya sambil melihat bu ratna dengan tatapan sedih


"ya mas boleh,mau tanya apa??" kata bu ratna


"na ..kamu besuk mau nikah,kamu gak pingin mikir mikir dulu,atau batalin aja lha na" kata mas prapto kepada adik iparnya itu agar adiknya tidak gegabah


" enggak mas..ratna sudah mantap"jawab bu ratna


"masih bisa dipikir ulang na,masih bisa dibatalin malam ini ,mending malu sekarang dari pada nanti na"kakak ipar bu ratna mencoba meyakinkan


" enggak mas,ratna sudah mantap"jawab bu ratna mantap walaupun sebenarnya bu ratna masih sangat takut.


"sudahlah buat apa kamu tanya adik mu itu,keputusannya sudah bulat kita hanya buang buang energi menasehatinya" ucap bu tris emosi..


"sabar toh bu" jawab kak nany


"gimana bisa sabar,kalau besuk dia kenapa kenapa gimana ,laki laki itu kerjaannya minum " bentak bu tris di depan seluruh keluarganya


"bu, semua bisa berubah bu" jawab ratna kepada bu tris


"sudah ,sudah ..yg menikah adalah ratna dek ,apa pun keputusannya kita harus menghargai,sudah lah biarkan ratna memilih jalan hidupnya,kita sebagai orang tua hanya bisa berdoa" kata om diman kakak dari bu tris


"ya sudah sekarang kita bagikan saja nasi kotakan yg sudah om pesan ke tetangga" kata om diman kepada keponakannya


bu ratna hanya diam hatinya sedih melihat ibu nya tidak mendukungnya


"tok..tok..." terdengar suara ketukan pintu pada saat keluarga hendak membagikan kotakan

__ADS_1


pak prapto kakak ipar ratna berjalan dan membuka pintu


"eh pak Rt dan ibu ibu serta adik adik karang taruna,ada apa ya pak " tanya pak prapto yg masih kaget melihat banyak orang datang.


"begini pak kan bu ratna mau nikah besuk tapi kug tidak ada hiasan atau apa??saya berpikir mungkin tidak ada yg bantu hias maka dari itu kami kemari ingin membantu" jelas pak Rt


"eh begini pak ratna ini menikah dengan keadaan seadanya pak ..jadi kita gak menghias apa2" pak prapto menjelaskan


"kalau begitu pak biarkan kami beserta anak anak karang taruna membantu menghias rumah ini." kata pak Rt lagi


"wah kebetulan kami juga menyiapkan kotakan untuk tetangga apa bisa bantu bagikan?? " kata kak prapto kepada pak Rt


"bisa pak" jawab pak RT


lalu para tetangga dan karang taruna komplek bu ratna tinggal mulai membantu membersihkan rumah bu ratna


menghias depan rumah bu ratna


disaat yg lain sedang repot,bu ratna hanya diam dan masuk kedalam kamar


...


di dalam kamar bu ratna melihat dirinya di cermin


dan mulai menangis .


"Tuhan, aku hanya bisa pasrah pada mu akan hidup ku" tutur bu ratna lirih dalam doanya


bu ratna sendiri pun tidak tau apa yang dia pilih benar atau tidak.


tapi kalau membatalkan pernikahan nya bu ratna tidak mau karna akan menyakiti keluarga dari pak sam.


selama di dalam kamar bu ratna hanya merenung mengingat ingat kenangan yg dia punya di rumah itu.


lamunannya di kagetkan oleh panggilan kakaknya


bu ratna akhirnya keluar.


"ada apa ya kak??" tanya bu ratna kepada bu nani


"enggak ini kakak kenalin orang yg rias kamu besuk namanya bu rahayu" ujar bu nani sambol mengenalkan kepada adiknya..


"ya udah kamu masuk lagi ya na,besuk pagi harus di make up kamu" kata bu nani kepada bu ratna


...


Disisi lain dirumah om simon papa mama dari pak sam sudah sampek jakarta


"kamu tuh bodoh sam,kenapa mau sama ratna kamu gak lihat keluarganya hina kamu??" kata bu sarah ibu pak sam

__ADS_1


"apa sih ma,ratna itu cewek baik baik ma,wajar kalau keluarganya begitu" kqta sam menjelaskan


"kamu tuh selalu bantah orang tua,delly tuh lebih baik sam" kata bu sarah menyebutkan nama seorang perempuan yang mau dijodohkan anaknya


"baik dari mana,dia bekas leo ma,mama ini sudah gak waras ya suruh aku sama dia " ucap pak sam sambil emosi


"sudah sudah sam kak sarah" om simon datang menyudah'i pembicaraan ibu dan anak itu


"kak ratna itu baik,bahkan ibu ibu komplek sini berharap dapetin dia untuk jadi mantu kak,dia mandiri juga" om simon mencoba melutuskan siapa bu ratna dan bagaimana sifatnya kepada kakak iparnya yang terkenal sombong


"halah.. sudah lah kamu selalu saja bela sam" kata bu sarah


"sudah sudah ,makanannya matang kita makan dulu,trus kakak istrhat ya ,besuk pagi kita harus bangun pagi" kata bu theresia melerai perdebatan nya


"Cih apa hebatnya sih wanita itu,sampek kapan pun aku gak suka dia jadi menantu ku"ujar bu sarah dalam hati


kemudian pergi ke meja makan untuk makan ,kemudian bu sarah dan pak cas istrahat di kamar masing masing


hanya ada sam di teras luar memikirkan banyak hal.


" sam "sapa om simon


" eh om,kaget sam ..belum tidur om??" tanya pak sam sama om nya itu


"belum sam,sam om boleh bicara??" tanya om simon


" iya om bicara aja"pak sam mempersilakan om nya berbicara


"besuk kamu akan nikahin ratna ,kamu harus bahagiain dia sam,walaupun hanya sederhana jangan buat sesuatu yg buat dia sedih" kata om simon kepada pak sam


"jangan pernah kasar terhadadap ratna, om bakalmarah sama kamu dan nampar kamu sendiri" kata om simon lagi


"dia berharga sam,dia sudah korban banyak sama kamu ingat itu sam" kata om simon lagi menasihat'i pak sam


"iya om sam janji" kata pak sam kepada om nya


"ou ya sam ada kos kos an deket komplek ini om sudah bayar untuk kalian tinggal selama 1 tahub" kata om simon memberikan kunci kosnya


"om kug gak bilang bilang sam" tanya sam kepada om nya


"itu kejutan kecil dari kami" kata om simon kepada pak sam


"makasih ya om" kata pak sam sambil memeluk om simon


"ou iya satu lagi asal kamu tau ratna itu masih sangat perawan ,jadi jaga berlian kamu" kata om simon menggoda pak sam


pak sam yg mendengar kata kata itu muka nya bersemu merah sambil imajenasi nya kemana mana soal calon istrinya.


kemudian pak sam memilih memejamkan matanya karna besuk adalah hari yang ditunggu pak sam.

__ADS_1


__ADS_2