
sesampainya dijakarta pak sam,bu ratna dan kedua orang tua pak sam langsung naik taksi menuju kerumah om simon
selama di perjalanan baik pak sam maupun bu ratna hanya diam mempersiapkan hati mereka masing masing untuk menghadapi yang akan terjadi pada saat bertemu dengan keluarga besar bu ratna
....
setibanya di rumah om simon,ternyata sudah rame keluarga dari bu ratna
ibu tris yg melihat anaknya baru sampek langsung menghampiri bu ratna.
"PLaaaak" tamparan mendarat di pipi bu ratna
belum bu ratna sadar terdengar bunyi tamparan lagi tapi bukan di bu ratna melainkan di pak sam
"PLaaaak" pak sam hanya terdiam dan menundukan kepala saat bu tris menamparnya
"apa yang kamu pikirkan na??hah?? sudah tidak punya harga diri kamu ??" tanya bu tris pada bu ratna
"apa ibu dan bapak mu ini mengajarkan kamu untuk jadi perempuan yang tidak punya harga diri?" bu tris masih saja bertanya pada anaknya
"jawab ibu ratna!!" teriak bu tris pada anaknya
bu ratna yang sedari tadi diam akhirnya membuka suara
"maafkan ratna bu." ujar bu ratna lirih tanpa berani menatap ibu nya
"tapi ini semua gak seperti yg ibu bayangkan ,ratna dan sam tidak macam macam bu,ratna hanya menghadiri pernikahan kakaknya sam sekaligus liburan
ratna yg salah bu ,ratna tidak ijin pada ibu" ratna mencoba menjelaskan kepada ibunya
"apa ?? gak seperti yg ibu bayangkan !!" tanya bu tris dengan tatapan tajam
"apa kamu lupa ratna anak perempuan yg belum menikah,pergi ke luar kota tanpa ijin bersama pria ,apa pantas itu??" tanya bu tris kepada bu ratna
"dan kamu ,apa yang sudah kamu ajarkan terhadap anak saya sampai dia berani membantah ibu nya" tanya bu tris kepada pak sam
"punya apa kamu ,bisa apa kamu?? bisa kamu kasih makan anak saya?? bisa kamu senangkan dia ??" bu tris bertanya pada pak sam lagi
"saya sayang ratna bu,saya juga tidak ngapa-ngapain ratna bu,kami tidak berbuat yang macam macam bu " kata pak sam menjelaskan kepada bu tris
"sayang, kamu bilang sayang apa kenyang anak saya kamu kasih makan sayang mu" tanya bu tris dengan begitu sinis
__ADS_1
" heh ..bu hati hati ya kalau bicara ,anak saya tidak macam macam dengan anak kamu ,jangan menuduh yang bukan bukan ya " bu sarah yang dari tadi diam akhirnya buka suara karna tidak terima pak sam dihina terus.
"kalau anak anda dan anda tidak mau dihina didik anak anda dengan baik,yang dia lakukan hanya minum,pengangguran,tukang main perempuan apa yg bisa dibanggakan,bibit bebet,bobotnya aja gak jelas " jawab bu tris begitu sinis.
om simon dan tante theresia yg melihat kejadian mulai ricuh
akhirnya melerai.
"tolong tenang bu tris ,kak sarah " ucap om simon
"tolong duduk ,kita bicarakan ini baik baik bukan dengan emosi" pak simon mencoba menengahi
akhirnya pak prapto menarik bu tris duduk
dan pak caz duduk bersama bu sarah istrinya begitu juga dengan pak sam dan bu ratna .
siang itu dirumah om simon keluarga bu ratna tidak mau menjadi malu buat mereka anak perempuannya sudah tidak ada harga dirinya lagi keluarga minta pertanggung jawaban dari keluarga pak sam
sedangkan keluarga pak sam sendiri masih tidak terima karna bu ratna dan pak sam tidak macam macam selama disana.
akhirnya pak sam menengahi pak sam hanya tidak ingin membuat bu ratna sedih
"begini saja ,saya mau ratna dan saya menikah" kata pak sam
0p
"sam kamu gila ya " tanya bu sarah
"iya sam kamu sudah gila,kamu emang punya modal buat nikahin dia " tanya pak caz juga
"sam pernikahan itu bukan asal menikah sam,komitmen juga ,dan kamu harus cukupin istri kamu sam" tante theresia menjelaskan pada pak sam supaya keponakanya tidak gegabah.
"kamu jangan gila ya sam,aku gak mau sembarangan nikah" kata bu ratna kepada pak sam
" siapa yang gila ,saya serius sama kamu,sekarang saya tanya kamu mau tidak nikah sama saya??" tanya pak sam kepada bu ratna
bu ratna diam tapi bu ratna pun memikirkan ucapan pak sam ada benarnya ,bu ratna pun kasian karna pak sam dihina habos habis an oleh keluarganya ,padahal pak sam selalu baik kepada bu ratna .
"baik aku terima lamaran kamu" kata bu ratna kepada pak sam
"tapi ada syaratnya " ucap bu ratna kepada pak sam
__ADS_1
"apa syaratnya ??" pak sam bertanya kepada bu ratna
"aku tidak akan bekerja aku akan jadi ibu rumah tangga yg itu artinya kamu harus kerja dan mencukupi kebutuhan ku." ucap bu ratna
"yang kedua setelah menikah aku tidak mau kamu taruh di rumah ibu ku atau pun mama kamu,terserah mau tinggal dimana tapi tidak dengan orang tua kita" ucap bu ratna kepada pak sam.
pak sam yang mendengar persyaratan hu ratna pun menyanggupi nya
"baik aku terima " kata pak sam pada bu ratna
"kita akan menikah tanggal 4 juli " ujar pak sam di depan kedua belah pihak keluarga
semua keluarga yang ada disana kaget mendengarnya
karna waktunya hanya satu bulan saja. untuk persiapkan pernikahan
orang tua dan kakak kakak serta adik bu ratna pun kaget bahkan tidak suka dengan rencana pernikahan bu ratna dan pak sam
"baik kamu boleh menikah tapi tidak ada pesta dan tidak boleh mengundang siapa siapa,kalian urus sendiri pernikahan itu" kata bu tris penuh amarah
"permisi pak simon dan bu theresia saya pamit pulang" bu tris langsung pergi begitu saja dengan perasaan marah ,kecewa ,sedih ,yg menjadi satu
"kamu gila sam ,kamu pikir nikah mainan"kata pak caz terhadap anaknya .
" kamu mau nikah kan ,kamu nikah sendiri ,urus semuanya sendiri papa dan mama tidak mau peduli"ucap pak caz lalu berlalu pergi ke dalam kamar tamu
"kamu bakal nyesal sam" kata bu sarah mama dari pak sam
kemudian pergi menyusul pak caz .
yang tersisa tinggal om dan tante dari pak sam
mereka hanya memandang pasrah kepada kedua pasangan tersebut
"tante dan om akan bantu kalian " jawab om simon dan tante theresia bersamaan
"sekarang hari sudah hampir sore ,ratna sebaiknya kamu pulang,dan terima keadaan dirumah sekalipun buruk nantinya karna ini resiko yang sudah kamu ambil " kata tante theresia
"iya tante baik,ratna balik dulu ya om dan tante" ucap bu ratna sekaligus pamit pulang
"sam lu anter ratna pulang" ucap om simon menyuruh pak sam mengantar bu ratna .
__ADS_1
"ya ..om" kata pak sam kepada om simon.