
semua yang mendengar cerita tentang ketulusan pak sam kepada bu ratna langsung terharu.
cucu-cucu ,dan anak-anak dari bu ratna dan pak sam pun ikut terharu mendengar cerita ibunya.
"apa setelah melahirkan aku hidup mama jauh lebih baik??"tanya amelia
"enggak sayang,semua enggak semulus itu"jawab bu ratna
"mama pernah punya masalah beasar yang sampai ingin pergi dari papa??"tanya amelia
"pernah ,bahkan mama hampir depresi karena kejadian itu, dan papamu selalu berusaha yakinkan mama kalau semua itu akan indah pada waktunya"kata bu ratna kepada anak -anaknya dan cucu serta para menantunya .
"masalah apa itu ma ???"angel baertanya kepada ibunya
"masalh itu di mulai dari ketidak senangan mama dari ayah kalian ,karena mengetahui kalau mama melahirkan anak perempuan bukan anak laki-laki seperti yang keluarga papa kamu harapkan sayang"kata bu ratna menjelaskan garis besar masalah yang ada .
"lalu oma kelajutan ceritanya bagaimana "kata mikha anak dari angel
"ou.. kelanjutannya hidup tante kamu amelia disana sangat bahagia ,bahkan dibilang cukup dengan limpahan kasih sayang yang ada "kata bu ratna lagi mencritakan kembali kehidupan dan cintanya terhadap sang suami pak sam.
...
Amelia tumbuh dengan baik,pak sam pun semakin giat bekerja karena kebutuhan amelia pun juga banyak tapi untungnya disana banyak orang yang begitu membantu bu ratna dan pak sam sehingga kebutuhan yang tadi nya kurang mulai sedikit tercukupi.
tapi kehidupan pak sam dijakarta sedikit terganggu dengan telepon dari orang tua pak sam.
Pak sam yang saat itu sedang asyik bercinta dengan bu ratna sepulang dari pekerjaanya mendengar telepon di kostnya berbunyi
"tok..tok..tok.."ketkan pintu terdengar
__ADS_1
"sam..sam.. ada telepon sam"kata ibu kost tempat pak sam tinggal
"iya maak sri, sebentar"kata pak sam sambil membetulkan bajunya ,maklum pak sam sudah tiga bualan tidak menyentuh bu ratna karena sesuai aturan dokter memang tidak boleh sampai jaitan bu ratna kering,sebenarnya bisa saja satu bulan yang lalu cuma pak sam masih tidak tega untuk menyentuh istrinya itu,barulah setelah tiga bulan lebih pak sam berani menyentuh bu ratna.
pak sam kemudian membuka pintu kamar nya dan menjawab telepon yang dari tadi menunggu.
"ya.. halo,selamat malam saya sam ,ini dengan siapa ya??"tanaya pak sam kepada si penelepon
"selamat malam sam..ini papa,apa kabar kamu,anak dan istrimu ??"tanya pak caz ayah pak sam.
"kami baikk pa,papa dan mama sendiri bagaimana???"tanya pak sam kepada ayahnya tersebut.
"kami semua baik sam,oh ya..angky cerita katanya anak mu sanagat lucu dan menggemaskan,maaf ya papa baru bisa menelepon dan mengucapkan selamat"kata pak caz kepada pak sam
"ya pa.. enggak apa -apa ,iya bener pa amelia sangat cantik dan lucu pa"kata pak sam
"oh.. bukan pa,anak sam perempuan bukan laki-laki ,tapi sama saja kan pa,perempua atau laki-laki yang penting dia sehat dan tidak kurang satu apa pun"kata pak sam menjelaskan kepada papanya karena sebenarnya pak sam tau kemana arah pembicaraan ini.
orang tua pak sam sangat berharap pak sam mendapatkan anak laki-laki supaya mereka bisa mendapatkan keeturunan pertama laki-laki dan mewarisi nama belakang mereka kelak,karena kakak kak sam perempuan yang pertama dan pak sam adalah anak laki -laki pertam dikeluarga pak caz dan bu sarah ,sedangkan adik -adik pak sam belum ada yang menyusul pak sam menikah jadi harapan orang tua pak sam pak sma mendapat seoarng putra laki-laki.
tapi sayang Tuhan berkata lain bu ratna melahirkan seorang anak perempuan bagi pak sam,dan pak sam pun tidak mempermasalahkan hal itu.
tapi berbeda dengan keluarga pak sam,mereka tidak bisa menerima amelia,karena anak perempuan tidak bisa meneruskan nama belakang keluarganya.
"sayang sekali sam,papa padahal sangat mengharapkan cucu laki-laki"kata pak caz dengan nada kecewa.
"pa..Tuhan yang menentukan itu semua pa,masih untung sam diberikan keturunan kalau tidak apa papa tidak malu??"tanya sam
Tiba -tiba saja telepon nya diambil alih oleh bu sarah .
__ADS_1
"kamu menikahi ratna saja sudah bikin malu kita sekeluarga sam,apa lagi kamu melahirkan anak pertama perempuan mau dikemanakan keturunan keluarga kita sam???,siapa yang akan membawa nama belakang papa kamu??,kamu kan tau di pelayaran pak caz saputra adalah orang yang punya pengaruh di perusahaan pelayaran 'blue sea'?"kata bu sarah dengan sombongnya
"maksud mama apa??,mama enggak mau anggep anak sam ini cucu mama begitu??"tanya pak sam kepada bu sarah
"bukan begitu sam,tapi kan seharusnya kamu mendapat anak pertama laki-laki,buatlah istri mu berguna,jangan hanya bisanya menyusahkan kamu saja."kata bu sarh begitu sombong dan sinis
pak sam merasa apa yang dibicarakan ibunya cuma omong kosong dan buakan hal yang penting.
"ma sudah cukup ya,bagaimana pun juga ratna adalah istri ku,mama tidak berhak berbicara kasar seperti itu,harusnya mama bersyukur seorang perempuan seperti ratna mau berkorban buat sam"kata pak sam menegaskan kepada ibunya
"sam.mama ini mama kamu,mama berhak berbicara begitu,lihat kamu sekarang,kamu kerja sampai dobel -dpobel seperti itu karena siapa sam??ratna"kata bu sarah setengah berteriak sampai-sampai suara bu ratna terdengar dari luar telepon
"ma,sam mohon ke mama stop salahkan ratna,ini tugas sam sebagai ayah membesarkan dan membahagiakan anak dan istri sam"kata pak sam kepada ibunya
"kalau mama masih membicarakan hal yang sama lebih baik mama jangan telepon sam lagi ok!"kata pak sam tegas dan hendak mematikan teleponnya ,tetapi kemudian telepon itu kembali di rebut oleh pak caz ,terdengar dari belakang pak caz bu sarah masih belum bisa terima akan apa yang dikatakan anaknya.
'sam..tunggu ini papa,papa sebenarnya telepon meminta kamu dan ratna pulang kesurabaya untuk tinggal dengan kita di surabaya "kata pak caz kepada pak sam
"nanti sam pikirkan dulu pa,sam diskusikan dulu dengan ratna apa dia mau atau tidak"kata pak sam
"masalah mama kamu,itu biar papa yang urus,disini juga ada pekerjaan dan gijinya seperti om angky kasih ke kamu,dari pada kamu kerja dobel ,lebih baik kalian tinggal di surabaya"kata pak caz memberi tawaran kepada pak sam
"nanti sam pikirkan pa"jawab pak sam dingin
"ya sudah,kalau itu mau kamu sam."kata pak caz
"selamat malam pa"kata pak sam mengakhiri pembicaraan dan menutup teleponnya
bu ratna yg sedari tadi mendengarkan pembicaraan suaminya hanya menangis dibalik pintu kamarnya.
__ADS_1