
siang itu semua yang mendengar kata kata bu tris kepada pak sam seperti itu langsung kaget dibuatnya.
"ibu.. ibu bicara apa ??" tanya bu ratna
"ibu bicara yang seharusnya ibu bicarakan kepada suami kamu" jawab bu tris ketus
"kalau suami kamu merasa tidak sanggup ceraikan ratna sekarang masih banyak orang yang bisa menerima kamu serta bayi yang di perut kamu" kata bu tris dengan kejam
" masa depan anak mu bisa terjamin ,dari pada kamu hidup laki laki yang tidak bertanggung jawab"kata bu tris kepada bu ratna
pak sam yang melihat ibu mertuanya seperti itu merasa kecewa tapi dia juga tau kalau sebenernya ini juga salahnya.
"saya tidak akan menceraikan istri saya,saya minta maaf sama ibu tapi saya akan berusaha membesarkan anak saya dan membahagiakan istri saya" jawab pak sam tegas
"dengan cara apa ?? saya tanya ke kamu??" kata bu tris
"dengan kerja keras ,karna tidak ada kerja keras yg tidak akan membuahkan hasil bu" kata pak sam kepada bu tris
"oke saya lihat,kalau sampek nanti waktu lahiran kamu tidak menepati janji kamu ,kamu harus mau ceraikan ratna!" kata bu tris tegas
"baik bu,saya akan buktikan bu" kata pak sam
" baik,saya akan lihat setelah lahiran ratna harus di rumah saya karna kalian tidak punya pengalaman urus bayi"kata bu tris
"baik bu" kata pak sam
__ADS_1
bu tris yang melihat pak sam menyanggupi tantangannya haya tersenyum sinis
"apa bisa laki laki tukang minum ini membiyayai kehidupan cucu dan anak qw " bisik bu tris dalam hatinya
bu tris langsung memalingkan mukanya melihat bu ratna
"gimana keadaan kamu na??" tanya bu tris kepada anaknya
"lemas bu" jawab bu ratna datar
"kamu kenapa bodoh sih sampek ngelakuin hal yg enggak baik seperti itu??" tanya bu tris
"ratna salah bu,ratna mikir pendek" kata bu ratna menjelaskan kepada ibu nya yang terlihat cemas itu
" kamu enggak salah nak,yang salah itu suami kamu,dia enggak bisa bahagia'in kamu malah sok sok an nikah'in kamu" kata bu tris
"ya..ya.. ya.. sudah lah sekarang kamu istrahat ya,kamu pingin apa na??" tanya bu tris
"enggak pingin apa apa bu" kata bu ratna
kemudian kak nani dan kak prapto berjalan mendekati adiknya dan mereka berbincang bincang
pak sam yang melihat hal tersebut langsung keluar kemudian di susul tante dan om nya
"sam.. kamu harus sabar menghadapi mertua kamu" kata om simon kepada pak sam
__ADS_1
"ya sam.. sekeras kerasnya batu kalau di tetesi air pasti bakal ancur,begitu juga bu tris sam kalau kamu berusaha kamu pasti bisa diterima " kata tante theresia kepada keponakannya
"sekarng yang harus kamu lakukan besarkan hati mu untuk terima setiap kata kata pedas tersebut" kata om simon lagi kepada pak sam
"dia hanya seorang ibu yang ingin anaknya bahagia sam" kata om simon lagi
" jadi kamu harus buktikan sam kalau kamu mampu membuat ratna bahagia tidak harus kaya sam tapi cukup"kata om simon kepada ponakannya
"sebentar lagi kamu akan jadi ayah ..seorang ayah kana berjuang untuk anaknya sampai akhir hayatnya sam" kata om simon lagi menguatkan hati ponakannya
" ya.. om sam tau ,sam akan ingat semua omngan om dan tante "kata pak sam kepada om dan tantenya
"makasih ya om ,makasih ya tan" kata pak sam kepada om nya dan tante nya
"sama sama sam,selamat ya nak kamu jadi ayah " om simon memberikan pelukan hangat kepada pak sam
"selamat ya sayang ku" tante theresia memeluk pak sam dan mencium pipi kanan dan kiri pak sam .
" makasih ya om ,tante ,karna kalian selalu memeberikan semangat kepada ku" kata pak sam
" ah lu sam kayak apaan aja ,lu itu kayak anak gua sam"kata om simon berbicara kepada pak sam. layak nya teman
setelah hari yang melelahkan dan semua orang sudah pulang
pak sam yang melihat istrinya tidur
__ADS_1
membelai lembut istrinya itu
"aku akan berusaha sayang buat kamu,terus temani aku ya sayang" kata pak sam lirih kemudian ikut menyusul tidur sambil memeluk tangan bu ratna.