Cinta Terlarang Dewa Dan Iblis

Cinta Terlarang Dewa Dan Iblis
BAB 2


__ADS_3

Ai Xia Re hendak menyerang gadis manusia di hadapan nya. Namun, tiba-tiba...


Mbee...


Mbee...


Mbee...


Gadis manusia itu terlihat mendelik. "Tidak mungkin!"ucap nya.


Gadis manusia itu kemudian berlari ke arah suara tersebut.


"Hey, kau!" Ai Xia Re berdecak ketika gadis manusia berlari entah ke mana.


"Hey, Iblis. Lebih baik kamu menjaga emosi mu,"


Ai Xia Re menoleh menatap ke arah Me Fu'an. "Maksud mu?" Tanya nya.


Me Fu'an menghela nafas. "Kamu jangan dengan mudah ingin membvnvh,"


Ai Xia Re bersedekap dada. "Memang nya mengapa? Lagi pula, manusia itu mengetahui identitas kita! Aku harus membvnvh nya, agar dia tidak memberi tahu manusia lainnya." Jelas Ai Xia Re.


"Tapi–"


"Tapi apa!?" Ai Xia Re memotong ucapan Me Fu'an. "Fu'an, seharusnya kau tahu, manusia adalah makhluk yang tidak bisa di percaya."


"Mereka adalah makhluk yang bermuka dua."


"Tidak semua manusia bermuka dua, Iblis."


Ai Xia Re menghela nafas panjang. "Hufh..."


"Seterah. Tapi, aku akan tetap membvnvh manusia itu,"


"Dan satu!" Ai Xia Re menatap intens Me Fu'an. "Panggil aku Ai Xia Re."


"Baiklah, Ai Xia Re,"


"Jika begitu, aku harus pergi," pamit Me Fu'an.


"Tunggu, kau mau ke mana?" Tanya Ai Xia Re mencekal pergelangan tangan Me Fu'an.

__ADS_1


"Tentu saja–"


"APA YANG KALIAN LAKUKAN! LEPASKAN ANAK-ANAK KU!!!"


Ai Xia Re dan Me Fu'an terkejut ketika mereka berdua mendengar teriakan. Suara teriakan yang terdengar seperti suara gadis manusia tadi?


"Apa yang terjadi?" Gumam Me Fu'an, kemudian berlari ke arah teriakan.


"Me Fu'an! Tunggu aku!" Ai Xia Re berdecak, kemudian berlari menyusul Penyihir Dewi itu.


***


"Kalian binatang-binatang jahat! Berani sekali memakan anak-anak ku!"


Gadis itu terlihat murka. Ia berdiri melindungi beberapa ekor domba miliknya. Sementara, di hadapan gadis itu terlihat beberapa hewan serigala yang terlihat masih lapar.


"Huhuhu... Anak-anak ku yang malang," gadis manusia itu menangis, menatap sedih beberapa dombanya yang berhasil di makan sekelompok serigala.


Gadis manusia itu kemudian menyeka air matanya. Tangannya terkepal, sorot mata nya menatap tajam sekelompok serigala di hadapan nya.


"Kalian para serigala jelek, aku akan membalas dendam atas nama anak domba ku!!!" Gadis manusia itu mengeluarkan sebilah pis*au, kemudian beralih ke arah sekelompok hewan bu*as di hadapan nya.


Bummm....


Sebuah bola api terbang mengarah ke sekelompok kawanan serigala.


Kawanan serigala itu terpental dan tersungkur di atas tanah.


Gadis manusia itu terkejut, kemudian menoleh ke belakang ketika menyadari seseorang berdiri di belakang nya.


"Kalian–"


"Apa kau sudah gi*la?! Kau hanyalah manusia biasa, ingin melawan kawanan serigala!?" Ai Xia Re memarahi gadis manusia itu.


Seperti anak kecil yang di marahi ibu-nya, gadis manusia itu memajukan bibirnya, matanya mulai mengembun.


Huwaaa....!!


Ai Xia Re terkejut ketika gadis manusia di hadapan nya tiba-tiba menangis.


"Eh, a-apa yang terjadi? Hey, kau, kenapa justru menangis?" Tanya Ai Xia Re panik.

__ADS_1


Gadis manusia itu menunjuk beberapa dombanya yang tergeletak di atas tanah. Anak nya yang lucu, menggemaskan, telah tew*as di makan kawanan serigala.


"Sekelompok serigala itu, mereka selalu menganggu anak-anak ku, aku hanya ingin balas dendam," isaknya.


Ai Xia Re menoleh menatap sekelompok kawanan serigala. Sekelompok kawanan serigala tersebut, terlihat dengan cepat melarikan diri.


"Sudahlah. Serigala itu sudah pergi," ucap Me Fu'an.


Gadis manusia itu mengangguk. "Terima kasih, teman..."


Ai Xia Re dan Me Fu'an mengerutkan kening mereka. "Teman?" Beo mereka.


Gadis manusia itu mengangguk. "Ya, teman. Kita teman? Kan,"


Ai Xia Re berdecih. "Cih, aku tidak mau berteman dengan mu," ucap nya.


"Aku mau berteman dengan mu," jawab Me Fu'an dengan senyum nya.


"Aku senang. Sekarang kita adalah sahabat!" Gadis manusia itu memeluk dua gadis di hadapannya.


Ai Xia Re terbelak. "Apa-apaan kau! Berteman dengan mu saja aku tidak mau! Apalagi bersahabat!"


"Ibsli, ternyata kau sangat Ingin bersahabat dengan ku,"


Ai Xia Re semakin melotot.


"Aku–"


Syuuttt


"Diam," perintah Me Fu'an.


"Baiklah, sahabat-sahabat ku, untuk berterima kasih dengan kalian. Aku akan mengajak kalian ke rumah ku," ucap gadis manusia itu setelah mereka berpelukan.


"Tidak mau–"


Me Fu'an membungkam mulut Ai Xia Re. Membuat putri dari bangsa iblis itu mendelik dan memberontak.


"Tapi, sebelum nya, boleh kami tahu? Siapa nama mu?" Tanya Me Fu'an.


"Ya, tentu. Perkenalkan, aku adalah seorang pengembala cantik–Fui Fang."

__ADS_1


__ADS_2