Cinta Terlarang Dewa Dan Iblis

Cinta Terlarang Dewa Dan Iblis
BAB 5


__ADS_3

Hyaaa!!!


Hyaaaa!!!


Seorang pria tampan menunggangi kuda perang nya, melewati pasar yang lumayan ramai.


Ketika pria tampan itu melewati jalan dengan kuda nya, banyak para wanita dan gadis-gadis yang memuji ketampanan dan aura kewibawaan nya.


"Bukankah jenderal Hyoung begitu tampan?"


"Benar. Dia sangat tampan, dan penuh wibawa!" Puji gadis muda lainnya.


"Bukan hanya tampan, tapi juga hebat dalam berperang!"


Ya, pria tampan yang menunggangi kuda tersebut adalah Xia Hyoung Sansai. Seorang jendral perang kerajaan Fan.


Kuda yang di tunggangi jendral muda tersebut berhenti di depan kediaman keluarga Xia.


"Sansai, apakah itu kau?" Seorang pria setengah baya melangkah keluar dari gerbang kediaman Xia tersebut.


Jenderal muda itu kemudian turun dari kuda dan segera memberi hormat pada pria setengah baya di hadapannya.


"Sansai memberi hormat pada Ayah." Ucap nya dengan penuh rasa hormat.


Xia Tong, ayah dari Jenderal perang tersebut melangkah menghampiri putra nya yang sudah 2 bulan tak pulang.


"Ayah? Aku tidak ingat jika aku memiliki putra seperti mu," ucap pria tersebut seraya melipat kedua tangannya di depan dada.


Hyoung Sansai mendongak, menatap sang Ayah. Pria tersebut tersenyum tipis, kemudian menegakkan kembali tubuhnya.


"Ayah, mungkin kah? Karena faktor usia, ingatan ayah ikut menua juga? Apakah, semakin Ayah menua, semakin Ayah akan melupakan putra hebat nya ini?" Tutur Hyoung Sansai dengan expresi sedih.


Xia Tong menahan kesal nya. "Xia Sansai!"


"Ayah, putra ini hanya bercanda, hahaha...." Kekeh Hyoung Sansai.


Xia Tong memutar bola matanya jengah.


"Dasar anak durhaka! Hanya perang saja yang kau pikirkan!" Xia Tong memukul putra-nya.


"Dua bulan kau tak kembali, bahkan–"

__ADS_1


"Ada apa ini? Mengapa begitu ribut?" Pertanyaan itu membuat semua orang di sana, termasuk Xia Tong dan Hyoung Sansai menoleh ke sumber suara.


Seorang pria yang tak kalah tampan, keluar dari sebuah kereta kuda.


"Xia Fang?"


***


"Ai Xia Re, kau mau ke mana?" Fui Fang bertanya ketika melihat Ai Xia Re melangkah menjauh dari danau.


Ai Xia Re menoleh ke arah Fui Fang yang menatap ke arahnya.


"Aku akan kembali ke rumah mu saja," jawab Ai Xia Re.


"Jadi, kamu menyerah? Nona iblis?" Tanya Me Fu'an dengan senyuman nya. Senyum yang terlihat mengejek di mata Ai Xia Re.


"Ck, kali ini aku mengaku kalah," ucap Ai Xia Re.


Me Fu'an tertawa mendengar ucapan Ai Xia Re. "Hahaha... Itu artinya aku menang,"


Fui Fang melotot seakan tak terima, kemudian melempar ikan ke arah Me Fu'an.


"Ai Xia Re memang menyerah, tapi masih ada aku, ya!" Ungkap nya.


Fui Fang mencemberutkan wajahnya, kemudian kembali menangkap ikan.


Ai Xia Re memutar bola matanya, kemudian kembali melangkah menuju rumah Fui Fang.


Namun, ketika beberapa langkah lagi memasuki rumah teman manusia nya.


Seorang pria muncul di hadapan nya.


"Kau!?"


***


Ai Xia Re menatap sengit pria yang muncul di hadapan nya.


"Untuk apa kau kemari?!" Tanya nya dengan nada dan raut wajah judes.


Pria itu menapakkan kaki nya di tanah. Kemudian berjalan menghampiri Ai Xia Re.

__ADS_1


"Untuk apa? Tentu aku kemari untuk melihat adikku tercinta. Jadi, bagaimana keadaan mu adik?"


Ai Xan Yao, kakak dari Ai Xia Re, raja neraka itu berjalan mengelilingi sang adik.


"Aku tidak ingat memiliki seorang kakak seperti mu!" Ungkap Ai Xia Re.


Ai Xan Yao menghentikan langkahnya, menatap sang adik dengan senyum miring nya.


Pria tersebut kemudian menghela nafas pelan. "Sepertinya aku telah salah orang. Maaf Nona, ternyata kau bukan adikku,"


Ai Xia Re mengepalkan tangannya kuat. Kemudian memukul raja neraka di hadapannya.


Bugh


"Kakak!" Teriaknya kesal.


Ai Xan Yao merubah raut wajahnya menjadi terkejut. "Kamu memanggil ku kakak? Bukankah tadi kamu mengatakan, jika aku bukan kakak mu?"


Bugh


Ai Xia Re kembali memukul wajah kakaknya tersebut.


"Kakak! Kau adalah raja neraka! Bagaimana bisa kakak membiarkan aku di turunkan ke dunia manusia ini?!"protes Ai Xia Re.


Ai Xan Yao tersenyum ke arah adiknya. "Di turunkan ke dunia manusia ini sudah lebih baik bagi mu, Ai Xia Re. Hukuman ini justru lebih ringan,"


"Apa maksud kakak!?" Tanya Ai Xia Re.


Ai Xan Yao memijat pelipisnya. "Apa kamu tidak menyadari kesalahan mu, Ai?" Tanya nya.


"Memang nya aku berbuat salah apa?"


Ai Xan Yao Menatap tidak percaya ke arah adiknya itu. Kemudian mendorong pelan dahi adiknya itu dengan jari telunjuk nya.


"Hey, babi liar! Apa kamu sama sekali tidak merenung kan kesalahan mu?"


"Kamu bukan hanya membuat keributan di dunia bangsa iblis! Tapi juga di istana neraka!" Ucap Ai Xan Yao.


"Aku kan, hanya bercanda. Tidak ada membuat keributan apalagi melanggar aturan," ucap Ai Xia Re enteng.


Ai Xan Yao melotot. Sebelah tangan nya terangkat dan menyerang sang adik dengan kekuatan nya.

__ADS_1


"Ka–kak! Aaaaahhh!!"


__ADS_2