Cinta Terlarang Dewa Dan Iblis

Cinta Terlarang Dewa Dan Iblis
BAB 7


__ADS_3

Mendengar pertanyaan dari sahabat Dewi-nya, Ai Xia Re memanyunkan bibirnya, tidak lupa memutar bola matanya malas.


"Jadi, kamu merasakan aura bo*doh itu?" Tanya Ai Xia Re balik.


Me Fu'an mengangguk.


"Ya, apa terjadi sesuatu?"


"Tidak ada." Jawab Ai Xia Re dengan nada malas.


Me Fu'an mengerutkan keningnya. "Benarkah?"


Me Fu'an menatap intens sahabat iblis di depannya itu. Kemudian berjalan memutari sahabat Iblis nya itu.


"Ai Xia Re,"


Ai Xia Re menahan nafas ketika Me Fu'an mendekatkan wajahnya ke arah wajahnya.


"H-hey, Me Fu'an–"


"Kamu sedang berbohong ya?" Tanya Me Fu'an.


"Tidak!" Bantah Ai Xia Re menjauhkan dirinya dari Me Fu'an.


Me Fu'an tersenyum smirk. "Bekas di lehermu lebih jujur Ai Xia Re....,"


***


Hufh....


Gadis itu lagi-lagi menghela nafas panjang. Wajahnya tampak masam.


"Me Fu'an benar-benar tidak bisa di bohongi," gumam gadis tersebut seraya mengusap usap leher nya.


"Huh, ini semua karena Raja Neraka bo*doh!"


"Bagaimana bisa dia begitu tega menyakiti adik cantik dan menggemaskan nya ini....," Monolog Ai Xia Re.

__ADS_1


"Huh, sudah lah. Lebih baik aku cepat kembali, malam sudah tiba,"


Ai Xia Re kemudian melangkahkan kakinya kembali, menuju tempat di mana ia mengumpulkan kayu bakar.


Namun, tiba-tiba saja....


Auuuu....


Ai Xia Re terkejut ketika puluhan serigala mengepung dirinya. Beberapa kayu bakar di tangannya ia jatuhkan.


"Kalian... Serigala yang tadi?"


Sekumpulan serigala yang mengepung Ai Xia Re terlihat bersiap-siap untuk menerkam Ai Xia Re.


Ai Xia Re tersenyum miring. "Oh, apakah kalian ingin balas dendam karena tadi siang aku mengacaukan makan siang kalian?"


Auuu....


Auuu....


Auuu...


Para serigala itu mendatarkan ekspresi mereka.


Dari kejauhan, seorang lelaki tampan terus mantap ke arah Ai Xia Re. "Gadis yang sangat menarik....,"


***


"Ayahanda, putra ini memberi salam pada Ayahanda. Semoga Ayahanda bahagia dan sehat selalu,"


Xia Fang memberi hormat pada ayahnya, Xia Tong. Namun, hal tak terduga, ayah nya justru memu*kul dirinya.


"Satu lagi putra ku yang gila kerja!"


" Apakah kalian begitu gila kerja? Sampai... melupakan rumah!? Hm!" Tanya Xia Tong.


"Ayah, seharusnya sebagai mantan perdana menteri ayah tahu, seberapa sibuk nya seorang perdana menteri? Belum lagi, konflik di istana yang membuat putra mu ini harus senantiasa ada di istana," ucap Xia Fang.

__ADS_1


"Benar, Ayah. Seharusnya, ayah yang juga mantan jenderal perang tahu, jika seorang jenderal perang sangatlah sibuk, hanya memiliki sedikit waktu."


Xia Tong terdiam dengan ucapan ke dua putra nya. Bagaimana juga, dia pernah di posisi kedua putranya. Dirinya adalah mantan jenderal perang dan juga mantan perdana menteri.


Xia Tong, dulunya adalah seorang jenderal perang. Namun, setelah menikah, ia memilih untuk pensiun, karena sang istri yang mengkhawatirkan nya, pada saat itu juga, negara dan kerajaan dalam keadaan aman dan tentram, tidak ada pemberontakan dan penyerangan.


Namun, Yang Mulia Zi Yangxi (Raja kerajaan Fan) mengangkat nya sebagai perdana menteri.


Xia Tong menghela nafas. "Kalian ini.... Dasar keras kepala,"


"Pepatah mengatakan, jika buah yang jatuh tidak akan jauh dari pohon nya. Mendiang ibunda sangat lemah lembut, itu berarti, jika kami keras kepala, mungkin karena kami mewarisi sifat ayah,"


Xia Tong mendelik mendengar ucapan Xia Fang.


"Huh, sudah lah, ayo masuk ke dalam."


Xia Tong dan Hyoung Sansai tersenyum tipis.


"Baik, Ayahanda," sahut keduanya.


"Pelayan, minta koki untuk memasak makanan kesukaan jendral muda dan perdana menteri muda ini,"


"Baik, Tuan besar,"


***


AAAUUUU!!!


Ai Xia Re berdecak, para serigala itu cukup sulit ia lawan. Apalagi dengan kekuatan nya yang tersegel.


"Kalian!!!" Ai Xia Re mengeluarkan bola api nya dan kembali menyerang sekelompok serigala di sekeliling nya.


Auuuu!!!


Tiga serigala berbulu biru putih menyerang Ai Xia Re dengan cakar mereka. Ai Xia Re yang belum siap, terkena cakaran mereka.


Aahhh!!

__ADS_1


Ai Xia Re memegang bagian wajah nya yang terkena cakaran.


"KALIAN SERIGALA BOD*H!! BERANI MENCAKAR WAJAH PUTRI BANGSA IBLIS!!! HYAAAA!!!"


__ADS_2