Cinta Untuk Sang CEO {Duda Tampan}

Cinta Untuk Sang CEO {Duda Tampan}
Perjodohan


__ADS_3

part03


{POV AUTHOR}


* * *


Di ruang keluarga Kusuma teang ramai dengan kedatangan keluarga Wijaya yang membawa cucunya alias anak dari Andrey Wijaya...


"uchhh cucu omah,senyum mana senyumnya?" ujar Ranti sembari menimang anak itu "Eh eh Reno senyum eh" lanjutnya yang di susul kekehan semuanya


"Ran,Via mana aku mau liat calon mantu" ucap Sarah sambil nyenggol lengan Ranti


"Bentar yah,aku pangilin dulu yah" Sahutnya seraya meninggalkan mereka yang teah bercengkrama


Clekkkk


"Anak bunda cantik banget sih" goda Ranti yang mengahapiri anaknya


"Eh bunda, bisa ajah mujinya deh!" ujar Via seraya memoleskan lipshgos ke bibirnya


"Ayo sayang kita kebawah,bunda mau ngenalin kamu ke anaknya tante Sarah" Ajak Ranti memegang pundak Via


"Tante Sarah ada di sini,serius mah ada tante Sarah?" ujar Via antusias mendengar Sarah yang ada di rumahnya


"Iyah sayang ada di bawah lagi ngobrol sama Ayah!" sahut Ranti


Tak perlu berlama lama lagi Via pun langsung berlari menurunin anank tangga, saking semangatnya hampir saja dia terpeleset ketika menuruni anak tangga terahir kalo tidak di tolong oleh seseorang yang memeluk dari samping


Netra mereka saling bertemu, saling menatap satu sama lain hingga tidak sadar bahwa banyak netra yang memandangi mereka berdua


"Hemm" suara deheman yang membuyarkan tatapan mereka berdua dang langsung ke posisi masing masing


"Makasih" ucap Via canggung dan langsung mengahampiri Sarah dan memeluk Sarah, Rey yang melihatnya hanya tersenyum simpul '*C*antik' batin Rey ketika melihat Via dengan menggunakan dres warna putih polos dan makeup natural


"Tante aku rindu sangat" ujarnya seraya menelusupka wajahnya ke dada Sarah


"Tante juga sangat rindu sama kamu V" mengelus rambut Via

__ADS_1


Sesaat netra via menagkap anak kecil yang ada di pangkuan Ahmad ayah Via


"Tante itu anak tante?" ujar Via melepaskan pelukannya dan beralih mengendeng Reno


"Itu anak saya?" sahut Rey


"Hah,Bapak pasti becanda yah!" kekeh Via terus menciumi pipi gembilnya Reno


"Saya serius!" Ujar Rey menhampiri Via yang bereda di ambang pintu


"Berarti dia udah punya istri,tapi kok gw kagak tau yah,oh mungkin dia nikahnya di luar negri kali" batin Via yang tengah melamun sampe gak sadar Rey telah di samping nya


"Mamama!" suara Reno terdengar nyaring dan langsung menyadarkan lamunan Via


"Eh sayang pengen ke mamah yah?" tanya Via yang belum juga sadar bahwa Rey di sampingnya


"Mamama" lagi lagi reno berkata itu dan memeluk Via erat


"Reno sini nak, sama papah!" sahut Rey yang mengambil alih Reno belum juga sampe ke pangkuan Rey, Reno langsung nangis


Via yang melihatnya berasa gak enak dengan mengumpulkan segenap keberanian untuk mengambil alih Reno


"Sini pak biar saya coba menggendong Reno,mungkin dia ingin memeluk ibunya" Ujar Via yang sukses membuat kedua orang tua masing masing saling tersenyum melihatnya ke akraban calon mantu dan cucunya seakan akan ada ikatan batin yang mulai tumbuh di kedua belah insan tersebut.


tanpa berkata apapun Rey langsung menyerahkan Reno ke gendongan wanita yang sebentar lagi jadi ibu sambung Reno, Via pun membawa Reno ke samping rumah tepatnya di taman samping rumahnya, sekita Reno pun tidak menangis lagi melainkan sedang tertawa lucu...


"Via...,boleh saya ngomong sesuatu ke kamu?" ujar Rey yang lamgsung duduk di bangku taman tepatnya di sebelah


"Eh iyak pak bisa" ucap Via menatap wajah Rey


"Saya ingin kamu jadi ibu sambung Reno?" Rey toh the point tanpa berbasa basi


"Hah pak maksud bapak?" ujar Via kaget menyimpit kan mata ke arah Rey


"Saya pengen kamu menikah dengan saya dan kamu jadi ibu sambung dari Reno anak saya, saya rasa Reno telah nyaman sama kamu!" ujar Rey memlingkan wajah kedepan "Saya janji tidak akan menyentu kamu, kecuali kalo saya tidak sadar menyentuh kamu, saya juga tidak akan mencampuri urusan kamu, dalam hal kamu yang memiliki pacar. Sambungnya


"Tapi kan pak saya masih...." belum juga menyelesaikan ucapan nya Rey telah meotongnya

__ADS_1


"Saya tau kamu masih sekolah, kamu boleh sekolah lagian waktu sekolah cuman sampe jam 2 kan,Reno hanya perlu tidur bersama kamu saja dan bermain sama kamu, Saya mohon ini demi Reyno anak saya" Rey berjongkok dan meletakkan tangannya di paha Via


Via pun merasa gak enak dengan perilaku Rey yang berjongkok,seakan serius dalam setiap perkataan nya "Iya pak saya bersedia, Tapi ini demi Reno anak bapak" Sahut Via, Rey yang mendengarnya langsung duduk di samping Via, saking senengnya Rey pun memeluk Via yang tengah pokus memperhatikan Reno tertidur di pangkuanya


Degh


Via kaget atas pelukan yang di lakukan oleh Rey, angin malam menerpa tubuh Via seakan akan terhalang oleh hangatnya pelukan Rey, Lama pelukan itu berlangsung hingga Reno terusik karna sikap papa nya terlalu mendekap nya


"Maaf Via saya refleks" ujar Rey yang tersadar akan perbuatannya


Via pun hanya tersenyum seraya menundukkan kepalanya, paling tepat menyembunyikan pipi merah nya


"Ayo kita masuk Kedalam, nanti kamu masuk angin" ajaknya dan langsung menggendong Reno tak lupa mengemgam tangan Via...


Via pun hanya pasrah dan langsung mengikuti Rey ke dalam. duduk di samping Rey memangku Reno yang tertidur


"Via, papa sudah menjodohkan kamu sama Rey anak tante sarah, kamu mau kan nak menikah dengan Rey?" ujar Ahmad seraya membuka pembicaraan


"Iyah sayang kamu mau kan jadi menantu tante?"


"Iyah sayang lagian kamu juga biar kagak tawuran bunda capek setiap hari harus kesekolahan kamu Via" ujar Ranti yang prustasi


"Iyah lagian juga Rey udah dewasa jadi kamu gak perlu takut cukup adaptasi saja!" ujar Indra seraya tersenyummm


"bismilah Via bersedia" ujar Via sambil memejamkan matanya


sontak seluruh yang ada di ruang tersebut tersenyum bahagia atas kemauan Via....


"Oke berarti lusa kita melangsungkan acara pernikahannya" sahut ayah yang di anguki semuanya...


* * *


Bersambung....


mohon kritik dan saran nya kakak kakak semuanya yah😊


#SeeeeYouuuNextAll❤

__ADS_1


__ADS_2