Cinta Untuk Sang CEO {Duda Tampan}

Cinta Untuk Sang CEO {Duda Tampan}
Pdkt (3)


__ADS_3

part06


Via,Rey dan Reno pun turun dari mobil merangkul pinggang Via, mereka bertigapun langsung masuk ke butik tersebut, banyak dari semua pelayan membukkan setengah badan nya, yang berarti memeberi hormat kepada sang CEO.


"Selamat sore, tuan Rey?" sapa salah seorang pelayang tersenyum ramaha yang hanya di angguki oleh Rey, "Baju pengantinnya sudah siap, mari tuan ke ruang ganti" sambungnya, mengambil Reno yang terlelap tidur di pangkuan Via.


Rey, Via pun menuju ruang ganti, pelayang yang sudah siap pun menyodorkan gaun ke Via dan Rey, mereka segera masuk kedalam area Ruang ganti.


* * *


{POV Olivia}


Gua pun sangat kaget atas kejutan demi kejutan yang di berikan oleh pak Rey, yang tadi secara tiba tiba mencium pipi gua di depan banyak siswa sampe mencuri ciuman pertama, hufff sialan gua bukannya marah atau gimana ciumman pertama gua di ambil, lah ini kan secara tiba tiba, (ah sudahlah jangan bahas ciuman, author belum ngerti soal ginian😂). gua tersentak saat tangannya melingkar di pinggang gua, huah, gua maulu ****, masa seorang CEO masuk ke butik dengan pacarnya yang masih SMA, andai si Reno kagak tidur pasti gua udah kasihin ke bapaknya dan memilih masuk duluan ke butik itu, huhuhu tapi semuanya terlambat...


Gw pun masuk ke dalam ruangan iti sambil di temani satu pelayan yang membantu memasangkan gaunnya,Setelah seleaai gua melihat diri gua di depan cermin "Cantik" ujar gw sendiri sambil senyum senyum. melihat diri gua sendiri dengan gaun putih bagian bahu terbuka, dengan sedikit motif bunga di bagian dada, fita besar di bagian belakang, yang tentunya bawah gaun yang mengembang dan ekor yang panjang.


Gua pun langsung keluar dari ruang itu dan menghampiri pak Rey yang tengah memandang ke arah jendela, dengan balutan jas warna senada dengan gaun gua, 'Ahhh, sangat tampan' batin gua meuji ciptaan Tuhan. "Pak Rey?" ujar gua, pak Rey pun berbalik, Hening ketika ia berbalik melihat diri gua dengan tatapan melekat. "Woy pak Rey?" pak Rey pun terkaget dengan terikan Khas gua, hhhha, ****** ke ciduk kan.


"Kamu cantik!" ujar pak Rey yang membuat melting gua. "Boleh saya peluk kamu Via?" sambungnya


Degh...


gua kaget atas perkataan pak Rey, gua pun hanya mengangukkan kepala,setika tubuh gua hangat, nyaman, eh ternyata dia sudah meluk gua,,, ahhh berasa gua lagi berada di negri dongeng gituh.


* * *


{POV AUTHOR}


Mereka pun berpelukan cukup lama hingga Via teringat bahwa hari ini dia harus kumpul bersama GengChan, ngurusin tawuran malam.


Melepas pelukan "Sory pak Rey, Gua ada janji sama yang lain, kaya gua pulang duluan dah" ujar Via yang langsung masuk keruangan dan berganti pakaian.


Rey pun hanya tersenyum melihat tingkah Via, ia pun langsung mengganti pakeian


Beberapa menit Via pun keluar ruangan bergegas meninggalkan Rey yang masih di sibuk menganti pakaian...


Dretttt... dretttt... dretttt...


Suara ponsel miliki Via berdering saat ini Via sudah berada dalam taksi..


[***Ini gua lagi di jalan,tungguin jangan dulu mulai]


[.....]


[Lima menit nyampe]


[.....]


[Iyeee bawel banget***]


Tuttt... tuttt.... tuttt...


Via pun mengakhiri panggilan secara sepihak. '**** gua lupa kagak ngasih tau pak Rey!, ah kan tadi sudah' batinya,


Lima menit kemudian Via sudah berada dalam ruangan tepatnya bescam mereka yang mempaatkan bekas warung yang tak terpakai...

__ADS_1


"Tumben lu telat?, abis ngapain?" ujar Rinto menikmati sebatang rokonya


"Abis mantap mantap lah, ia kan Vi?" sahut Andrey terkekeh


"Palingan juga abis molor" ujar bayu menikmati hisapaan terakhir rokonya


"Apaan sih kagak jelas banget lu pada, oh iya bang, kita jadi balas dedam ke gengnya si Nano?" Ujar Via to the poin,


"Jadi, kita serang bascam nya sekarang" sahut chan...


merekapun berdiskusi sebelum mereka menyerang bascam Nano yang terduga dalang dari kematian Tio...


•FlasBackOn•


Via dan yang laim nya tengah berkumpul di kelas, waktu gibah muncul, selang bebrapa menit...


Brukkk....


Bguhhh....


"Kasih tau ke si Tio jangan pernah ganggu Riri pacar gw mengerti lu" acam Nino dengan penuh penekanan qterhadap Andre yang sudah babak belur.


Via yang melihat kejadian itu pun langsung menghampiri mereka dan...


Bughhh..


Bughhh...


Bugh...


Brukkk...


"Apa apaan ini, kenapa kalian berantem,Hah?" Sentak salah satu gutu yang mengajar di kelas sebelah. "Via, Nino, Andre, kalian berdiri di tengah lapangan sekarang!." Sambungnya dan menatap tajam ke arah mereka bertiga.


Via bukan nya kelapangan malah duduk di bangku dengan kaki menumpang meja, untung pake celana olahraga kalo ngak habis sudah...


"Olivia Kusuma?" triak guru tersebut


"Bapak berani hukum saya?, oh bagus, besok jangan harap bapak bisa lagi ngajr di sini ataupu di tempat lain nya." ancam Via yang tengah menikmati lagi di haenset nya.


Guru itupun terdiam dan bergegas pergi ke kelas sebelah melanjutkan mengajarnya.


* * *


Suasa di kantin begitu ramai hingga tak ada bangku yang kosong, hingga kedatang Via dan rekannya langsung mendekati meja biasa yang sempat tadi penuh kini sudah kosong, Ya mereka itu takut karna semua sikap yang di tunjukan oleh geng Chan itu sangat dingin dan mereka sering berkata bahawa geng Chan adalah "GENG BERDARAH DINGIN" itulah julukan bagi gang Chan yang terkenal bulian kejamnya sampe yang sekolah di situ pindah atau bahkan depresi karna bulian geng chan.


"Woy udah tau belum ke adaan Tio sekarang gimana?" Ujar Lukaman yang memecahkN keheningan, semua hanya menggeleng tidak tau. "Si Tio meninggal, tadi pagi sekitar jam 19:35" Sambungnya dengan wajah di tundukkan dalam arti dia bersedih


"Eh Lukman yang bener lu?"


"Kagak hoaks kan?"


"Wh kampret jangan bilang ini prangk?"


"Kutu aer jawab lu!"

__ADS_1


"Perasaan kemaren baik baik ajah, malahan kemaren dia nyanyi sama gua"


"Tau dari mana lu?"


"Woy ****** lu bohong ya?"


"Jawab anying"


"Dia di serang sama geng motor pas dia pulang abis angterin si Riri ke rumahnya" Sahut Lukman yang tak tau apah perasaannya lagi ke hilangan banget. "Gw tau dari nyokapnya tadi dia nelpin gw" sambungnya dan menengelamkan wajah di lipatan tangan...


"Inalillahi, jadi bener, gua masih gak percaya" Lirih Nana yang kini sudah mulai menangis


"Gw kagak terima Tio mati karna di koroyok oleh gang motor, sebaiknya kita segera balas dendam sekarang juga." gertak Via yang sudah menangis dari tadi


"Jangan sekarang tunggu sampe polisi lengah mencari pelakunya" sahut Chan menengkan kepokannya


"Ya udah buru kita ngelayat" ujar Rio di angguki semuanya dan bergegas meninggalkan sekolahan...


* * *


•FlasBackOff•


Setelah mengingat kejadian itu Via dan yang lainnya bergegas membalas dendamkan perbuatan Nino yang telah melayang kan Tio selaku wakil ketua geng Chan.


Tak butuh waktu lama mereka pun sampai di besscamm Nino, dengan membawa perlengkapan alat tawuran (Kalian pasti taulah kan sering liat di tv tv gitu kan)


"WOY ANJING NINO KALUAR SIA" triak Bayu beekacak pinggang


"HEEH, SIA KALUAR *******, KADIE SIA GELUT JENG AING ANJING" triak Rinto yang memainkan girr motor..


beberapa detik seluruh anak buah Nino keluar dengan sama membawa peralatan geng...


"Wih punya nyali juga lo, datang ke sini!" Sahut Nino msmbawa pistol di tanganya sedikit memaikannya


"GAK USAH BANYAK BACOT, SERANG" Sahut Chan yang langsung menyerang, terjadilah mereka saling tonjok, sementra ViNaNiKe langsung melawan Nino dengan jurus karate dan Kungfu Via ber haril merebut Pistol di tangan nya dan langsung membuang peluru di dalamnya.


Bughhhh...


Bughhhh....


Bughhh.....


Bughhhh...


Akhirnya Nino dan anak buahnya terkapar di atas tanah degan ke adaan babapk belur. beberapa menit polisi datang langsung menangkap geng Nino yang sering berbuat rusuh di sekitar kampung tersebut.


"Terimakasih yah adek semuanya, telah membantu kami menemukan Pelakunya!" ujar Polwan cantik dengan khas senyum manisnya, mereka hanya mebalas anggukan dan senyuman. setelah itu pun mereka bergegas pulang karna jam telah menunjukan pukul 22:35 yang seharusnya mereka sudah tidur terlelap...


* * *


Bersambung....


Hihihi mohong kakak kakak yang baca ini tinggalkan tanda dan kritsarnya, makasih😊


sebentar lagi ramadhan jadai jangan lupa tetap di rumah ajah baca karnya saya dan yang lainnya juga😍

__ADS_1


#SeeYouNext❤


__ADS_2