Cinta Untuk Sang CEO {Duda Tampan}

Cinta Untuk Sang CEO {Duda Tampan}
Masalalu Yang Kembali...


__ADS_3

Bugh...


"Astagfiraullah, siapa yang sudah aku tambrak?" gunam Rey dalam mobil...


tampa berpikir panjang lagi Rey bergegas keluar dan melihat siapa yang diatabrak


"Hah..., Jasmin?" ucap Rey tak percaya bahwa orang yang dia tabrak adalah Jasmin, Masalalunya, yaitu ibu kandung dari Reno...


'Kenapa dia harus datang lagi, di saat aku mulai melupakan dia?' batin Rey mengingat semua kejadian di masalalu...


Rey pun tak mau ambil resiko dia pun segera menghubungi ambulan dan mengirim Jasmin ke rumah sakit... sementara Rey pulang ke rumah,,, takut akan terjadi masalah yang tidak di inginkan...


* * *


Sementara suasana di rumah saat ini tengah ribut dengan kedatangan nya Mona, kakak dari Jasmin... Ya dia datang kerumah Rey cuman karna hak anak asuh yang sudah ke tangan Rey, dan dia mau mengambil hak asuhnya Reno...


"Berisik lu tua, ini itu ponakan gua jadi gua berhak buat bawa dia kemana ajah" ucap Mona kasar ke pada Sarah yang tak lain ibu dari Rey,,,


Via yang kebetulan hari itu seluruh siswa di sekolahannyadi bubarkan Via pun bergegas pulang kerumah,,, namun belum juga masuk ke rumah Via memdengar keributan sampe Via mendengar perkataan yang tidak sopan.


Brakkk


suara pintu rumah terbuka lebar setelah Via mendorong dengan penuh tenaga..


"Bisa gak lu kalo namu ke rumah oranv tuh yang sopan, jangan kaya ginih lu" kata Mona, yang jelas jelas dianya jugakagak sopan. "Lu mau so jago?, mending lu pulang kerumah lu, anak bau kencur jangan ikut campur" lanjutnya...


"Oh... bukannya lu yang harus sopan namu ke rumah orang?, Lu sama gua emang beda umur, Tapi nyali gua besar, gua kagak takut sama lu, sama sama makan nasi kenapa harus takut?" Sahut Via melepas dasi nya...


"Eh lu berani sama gua?" tanya Mona, sambil menjambak rambut Via. "Lu anak kecil gak usah so jago sama orang dewasa...


"Hahah, ngakunya sih dewasa tapi beraninya main jambak jambakkan, hahah" ejek Via...


Mona pun tak segan segan menjambak dengan kenceng rambut Via, Via pun hanya diemmm,,, (slowww, pemeran utama pasti menang)... Via pun sudah geram, dia mulai menunjukan sikap aslinya...


Plakkkk


"Awww, kurang ngajar yah lu bocah" Ujar Mona ketika dia mendapat tamparan keras dari Via...


Tangan Mona pun tak tinggal diem, dia pun melayangkan tanganya niat hati ingin membalas tamparan eh malah dia yang diem seribu bahasa...


"Berani anda sentuh istri saya?, habis riwayat anda Mona!" ujar seseorang pria sambil menodongkan pistol ke arah nya


"Hah istri?" ucap Mona tak percaya


"Iya Dia istri saya, ibu sambung dari Reno anak saya ,,, ada apa anda datang ke sini?" ucap Rey, iya dia rey,,, rey terus menondongkan pistolnya ke arah Mona..


"Gua mau Reno balik ke adik gua!" ucap Mona


"Saya gak akan kasih anak saya ke pada anda, saya tegasin lagi saya dan jasmin sudah gak ada hubungan apa apa lagi... sebaiknya anda pergi kalo masih mau hidup" Tegas Rey ke Mona...


Mona pun mau tak mau harus pulang karna dia masih mau hidup...


Sementara Sarah masih shok dengan kejadian barusan sampe ia pingsan dan di bawa ke kamar...


di posisi lain Rey mengumpul kan anak buah nya hanya untuk memperketat ke amanan...


"Saya harap hari ini dan kedepannya perketat penjagaan rumah,,, dan satu lagi jangan sampe orang tadi atau pun yang lain masuk tampa seijin saya, dan saya ingin kemana pun Via pergi, kalian harus ikuti dia jangan sampe ada yang mengganggunya. Paham?" ucap Rey dengan mimik wajah dingin...


"Siap Paham Tuan Muda" jawab serentak...

__ADS_1


Rey pun meninghal kan ruang tamu, dan langsung bergegas ke atas melihat ke adaan ibunya dan keluarga barunya...


"Bunda, bunda gak papa?" Tanya Rey, ketika dia tiba di kamar bunda nya


"Bunda baik baik saja, oh iya Rey bunda mohon Reno jangan sampe kembali lagi sama ibunya,,, bunda gak mau cucu bunda pergi jauh..." mohon Sarah...


"Ngak bakalan kok bun, Rey akan merawat Reno bersama Via, bunda gak usah mikirin itu lagi" sahut Rey sambil nyelimuti Sarah."Bunda tidur ajah dulu, Rey, mau liat Reno dulu...


Sarah pun hanya menganggukan kepala dan tersenyummm... Rey pun langsung meninggalkan bunda nya. bergegas ke kamar dirinya, hanya untuk melihat anak istrinya...


"Ren... oh rupanya mereka sedang tidur" suara Rey pelan ketika memasuki kamar dan menyadari anak istri tercintanya sedang tidur...


'Pasti kepala kamu sakit yah Vi, maafpin aku belom bisa ngebhagiain kamu,,, malah aku bingung haru gimana sama kamu, di satu sisi aku senang melihat Reno bahagia sama kamu, di sisi lain Reno lebih bahagia sama ibu kandungnya, Vi maaf yah kalo aku cuman bisa nyakitin kamu, Vi kalo kamu emang jodoh aku, aku akan berusaha menjaganya, tapi kalo bukan, ikhlaskan aku bahagia sama Jasmin ibu kandung Reno' batin Rey yang bimbang harus memilih sipa...


Tak terasa air mata mengalir deras di pipi Rey, membasahi pipi Via, ketika mengingat semua awal perjuangan sampe akhirnya bisa bersama.


Via pun terusik oleh air mata dan belaian lembut di kepala...


"Kak Rey, kenapa nangis?" tanya Via, terbangun ketika banyak tetesan air mata jatuh.


"Gak papa kok, kakak cuman ke inget tadi pas kamu rambut kamu di jambak" ucap Rey berbohong...


"Yeh, itu mah gak sakit, mau tau ngak yang sakit itu apa?" pertanyan Via terhadap Rey


"Gak tau, emang apaan?" sahur Rey yang membenarkan posisinya jadi duduk berhadap hadapan...


"Ketika kakak lebih memilih orang lain dari pada aku" ucap Via dengan nada bergetar. "Via takut kalo kakak ninggalin Via demi orang lain, Jujur Via udah mulai mecintai kakak, cuman Via bingung harus ngukapin ke kakak gimana?, Via takut kakak cuman anggap Via pelampiasan, Via takut kalo kakak balik lagi sama masalalu kakak, hemmm" lanjut Via dengan air mata yang muncul dengan sendirinya...


"Via jangan nangis, Via kakak janji gak bakalan ninggalin Via, Viselalu ada di hati kakak, kakak juga cinta sama kamu Vi, plis Vi sesulit apapun, sebesar apapun masalah kedepannya,,, kakak mohon Via harus bertahan sama kakak" ucap Rey memeluk tubuh Via, membiarkan Via menagis sejadi jadinya...


'Nangislah Vi nangislah, lepas kan semua yang ada di pikiran kamu Vi, mungkin dengan cara kamu menagis kamu akan merasa tenang Vi, maafkan saya Vi harus berbohong ke pada kamu' batin Rey


drrrttt... drttt.. drtttt...


suara ponsel rey berbunyi...


"(....)"


"Oh iyah dengan saya sendiri, ada apa ya?"


"(...)"


"Okeh, saya akan segera kesana"


Tampa babibu rey pun langsung menancapkan gasnya dan bergegas meninggal kan rumah nya... sampe Rey pun tiba di sebuah rumah sakit ternama


"permisi, kamar pasien atas nama Jasmin di mana?" tanya Rey saat tiba di depan refsesonis rumah sakit


" di ruang melati nomer 126, bapak tinggal lurus terus belok kiri saja" ucap suter


Rey pun langsung pergi mecari kamar Jasmin, tak lain mantan istrinya.


Brakkk


suara pintu terbuka menampakkan Rey yang tengah memandang Jasmin yanh sedang menatap ke arah luar jendela


"Jasmin" ucap Rey, melangkah dengan kaki yang berat dan perasaan yang gelisah


"Andrey" sahut Jasmin, turun dari ranjang pasien lari sekecangnya, langsung menubruk tubuh Rey, memeluk erat tubuh Rey. "Kau masih Rey yang dulu, bau parfum mu, rambutmu, kah memakai jas dengan warna kesukaan ku, kau masih Rey yang dulu, apa kabar?, Reno anak kita di mana?" lanjut Jasmin

__ADS_1


"Maaf Jasmin, aku bukan Rey milikmu lagi, tapi aku Rey milik orang lain, kabar ku baik, Reno sedang bersama ibu sambungnya di rumah, sebaiknya kamu pergi gak usah datang kembali" ucap Rey melepaskan pelukan Jasmin dan bergegas keluar dari ruanga itu,,,


Ketika hendak keluar...


prayyy


suara pas bunga pecah


"Lebih baik aku mati, jika kamu tidak kembali berasama aku, aku istrimu dia cuman pemuas nafsu kamu, aku tau yang ada di hati kamu hanya aku, hanya aku Rey, Awww" ucap Jasmin melukai tangannya dengan pecahan pas bunga


"Jasmin, hentikan jasmin, kau sudah gila?, aku sudah nikah, dan aku sudah punya keluargaku sendiri" sahut Rey


"Biarkan aku mati saja" ucap Jasmin


"Terserahhhhh" sahut Rey dan langsung meninggalkan ruang tersebut. "Sial kenapa aku harus datang ke sini" gunam Rey memasuki mobilnyadan kembali kerumah...


Sesampainya dirumah....


"Biii saya minta parfum saya yang ada di kamar di buang, dan jangan lupa semua barang barang dulu buanh semua termasuk jas ini" ucap Rey sambil melepas jas nya...


"Baik tuan muda" jawab pelayan


Rey pun menaiki anak tangga sementara pelayan membuntuti Rey


"Sayang papah itu udah pulang sayang" Ucap Via ke Reno


"Pa... pa... h" ucap Reno


Rey yang di sambut oleh anak dan istrinya hanya bisa tersenyum lebar, tak lupa mengecup satu per satu kening keluarganya...


"Loh kok kak, barang kakak pada di buang semuanya" ujar Via yang melihat dua oelayan yang sedang membersihkan kamarnya...


"Udah bosen mau ganti, jadi selera kamu,,, yuk kita belanja, cari baju buat papah yuk Ren" ajak Rey


"ma..mam..ma" ujar Reno


"Iyah sama mamah juga Reno sayang" sahut Rey yang tau bahasa bayi


"Hah, sama aku, gila ajah, aku belom pake make up belom ganti baju lagi" ujar Via yang hanya mengenakan jelana jeans pendek di atas lutut baju kemeja putih, di sanggul, gak pake make up, kucel banget, tapi masih cantik


Beda dengan Rey yang pake kemeja putih jelana panjang, rapih pula, apalagi Reno yang baru ajah mandi dan pake baju yang senada sama bapak ibu nya


"Gak usah dandan nanti aku cemburu, ayo cepetan berangkat" ajak Rey...


Merekapun bergegas menuruni anak yangga tak lupa mereka berpamitan ke pada opah omahnya Reno, sekalian siapa tau mau nitip cucu, eh baso mang ucup maksudnya😂


* * *


Bersambung dulu kita yah gaishhh...


Maaf yah ceritanya banyak di gantungin, soalnya sekarang authornya membagi waktu buat kerja samamain jadi jarang banget pegang,,, sekalinya pegang hp ya kayak gini... harus sampe behadang... nasib nasib... oh iyab jagan lupa keritik dan saran nya.. dan buat kalian yang mau berteman sama author lanjut... tinggal klik fb:Ita sr. ntar juga banyak kegitan yang di lakuin author kok...


makasih buat kalian yang udah mampir, dan sedikit ngebaca makasih bangett nyah... insyaallah kalo gak sibuk besok up lagi. tungin pantengin teruz yah say...


ingan tetap di rumah jaga hati jaga mata, jaga ke sehatan juga, lagi ada korona.. tetappake masker...


#TetapDirumah


#SeeYouNextTime

__ADS_1


__ADS_2