cinta yang berbeda

cinta yang berbeda
Mimpi


__ADS_3

Seorang gadis cantik memakai gaun putih yang sangat indah sedang berjalan disebuah tanah lapang yang dipenuhi dengan berbagai macam bunga, Ia memetik setangkai mawar membuat tangan nya berdarah karna durinya.



Seketika cahaha biru terpendar mengubah tanah lapang itu menjadi sebuah taman dengan sungai kecil, disanah disebuah pohon ada sepasang anak kecil tidur menatap awan dilangit.



Wanita itu berjalan untuk menanyakan dimana ia sekarang berada, namun dia terkejut saat dia menghampirinya dan menyentuhnya ia menembusnya.



"Apa ini? dimana aku? apa yang terjadi?" gumam ekha, iyah wanita itu ekha.



"Bridella, apa kau mau terus bersamaku?" tanya pria kecil pada anak kecil yg bernama bridela.



"Iyah tentu saja Vankhas, kau teman pertamaku" gadis kecil itu bangun dan menatap pria kecil yg bernama vankhas.



"Janji yah?" vankhas membuat janji kelingking dengan bridella.



Ekha tersenyum tapi saat melihat wajah pridella dan vankhas, seperti ada rasa dihati yang berdebar.



Lalu kedua anak itu berlari saling berkejar membuat ekha tanpa sadar mengikutinya, lalu kembali taman itu berubah menjadi ruangan yang besar dan disana terdapat kedua pria dewasa dan dua orang remaja cantik dan tampan.



"Ini adalah putri saya Bridella" ucap pria yang memakai jubah putih.



"Putrimu sangat cantik" ucap pria yang berjubah hitam.


__ADS_1


"ahhhh, ini putra pertama saya, namanya eden"



Kedua orang disamping pria dewasa itu saling menatap penuh cinta pada pandangan pertamanya.



Ruangan nya berubah lagi menjadi sebuah acara pernikahan dan terus berubah namun tidak seperti awal ekha dapat melihat wajah mereka tapi sekarang wajah mereka samar, ekha terus mengikuti ruang yang berubah, sampai seorang pria membunuh kedua pasangan suami istri itu dengan kejam didepan matanya, saat ia akan melihat wajah pria itu ruangan kembali berubah ketempat yang amat sanga ekha kenal.



Panti asuhan yang dulu dia dibesarkan dan melihat adegan ia diasuh adopsi oleh orang kepercayaan ayah.



"Apa hubungan nya semua ini denganku?" gumam ekha.



Ekha kembali melihag ia diperlakukan layaknya seekor binatang, keringat dingin dan nafas memburu membuat ekha memegang kepalanya.




"AAAAAARRRRRGGHHHHHHHH!!!" ekha terbangun dari tidurnya dengan seluruh badan dipenuhi keringat dan nafas memburu.



"Mimpi apa itu? siapa bridella, vankhas dan eden? apa hubungan mereka denganku dan ervan?" semua pertanyaan itu terus digumamkan ekha.



TOK...TOK...TOK....



"Ekha sayang, kau sudah bangun?" tanya seseorang dari luar.



Ekha mengusap wajahnya dan turun dari ranjangnya membuka pintu, dia melihat ervan samar-samar seperti anak kecil dalam mimpinya.

__ADS_1



Ekha memegang kepalanya yang entah kenapa mulai berputar menampilkan semua mimpi tadi berulang kali hingga ia jatuh pingsan dipelukan ervan.



****



Ervan duduk disebuah ruangan yang terdapat peti matinya, dia berhadapan dengan kepala pelayan yaitu veer.



"Tuan sepertinya, nona mengalami sebuah guncangan setelah menemukan kalung nyonya bridella"



"Bagaimana bisa ia menemukannya?" tanya ervan dingin.



"Saya juga tidak tau tuan, tapi ada kemungkinan saat nona mengunjungi panti asuhan ia menemukan kalung itu" jelas veer



"Dia tidak boleh mengetahuinya, atau aku tidak bisa memilikinya" ucap ervan.



"Lalu harus bagaimana tuanku?"



"Buatlah dia hanya mengingat orang-orang disekitarnya!" perintah ervan



"Baik tuan" setelah memberi hormat veer pergi dan meninggalkan ervan.



"Kau tetap harus jadi milikku sayang, harusss."

__ADS_1


__ADS_2