Dek,I Love You Too!!

Dek,I Love You Too!!
Kesal Shanice dan Dimas


__ADS_3

'Minta maaf sama gue kalau lo udah bisa berdamai sama masa lalu lo'


"Arrghhhh kenapa sih...kata - kata Shanice gangguin gue terus" kesal Nessa


"Kenapa sih dia nggak bisa ngertiin gue" gumam Nessa


"Kenapa juga gue ngerasa semua orang ninggalin gue sih, Shanice ngambek, Bramasta ngejauh...ehh, kok malah mikir bramasta sih??" gumam Nessa merutuki kebodohannya


-.-.-.-.-


Pagi hari di kampus


"Sha..maafin gue dong, gue bakal ikutin saran lo deh, gue janji.." ucap Nessa


"....." Shanice tak bergeming


"Sha, gue nggak sanggup lo diemin gue Sha..gue janji bakal berubah kok.. gue bakal ikutin semua kata - kata lo Sha, asalkan lo maafin gue..hiks..hiks.." ucap Nessa tulus


"Serius lo bakal berubah dan bakal ikutin kata - kata gue??" ucap Shanice


"Gue janji Sha, janji" ucap Nessa sembari menunjukan jari ✌


"Ok gue maafin lo kok, tapi sesuai janji lo tadi, lo bakal ngikutin kata - kata gue" Ucap Shanice


Nessa mengangguk semangat


"Lo harus bisa lupain Rendy dan buka hati lo buat cowo lain" ucap Shanice serius


"Iaa gue janji" ucap Nessa tulus dan serius


-.-.-.-.

__ADS_1


Kantin kampus


"Hai Bram, apa kabar??" tanya Shanice


"Baik" ucap Bram datar tanpa menatap Shanice dan Nessa


'lah?? bocah ngapa yah??' batin Shanice


'dia kenapa sih?? dingin banget, biasanya seneng pas ngeliat gue' batin Nessa


"Ehh.. kalian, duduk yuk, gabung sama kita berdua" ucap Dimas melerai keheningan yang terjadi


"Dim, gue mau balik! kalau mau ikut, 5 menit gue nunggu di mobil" ucap Bramasta dingin tanpa menatap Shanice dan Nessa


"Ehh? Kok balik?? baru juga duduk" ucap Dimas


"Iaa nih, baru juga kita gabung" timpal Shanice


Bramasta tidak menggubris perkataan Shanice dan Dimas justru pria dingin itu pergi dengan ekspressi yang menahan marah karena kata - kata Nessa yang tiba - tiba terngiang dalam benaknya


"Dia kenapa sih??" tanya Shanice


"Entar aku jelasin ya kak, aku pergi dulu bye.." pamit Dimas


"Ness, lo nggak papa kan??" tanya Shanice membuyarkan lamunan Nessa


"Ahhh..nggak papa kok" ucap Nessa


"Lo ngerasa ada yang aneh sama Bramasta nggak sih?? Nggak biasanya tu bocah bersikap biasa aja kalau ketemu lo" ucap Shanice


"Gue juga ngerasa yang sama sih, tapi kenapa yah, hati gue nyesek banget sama sikapnya Bramasta" ucap Nessa

__ADS_1


"Artinya lo udah suka sama dia Nessa" kata Shanice


"Ngaco ahh" ucap Nessa


'perlu disadarin biar sadar sama perasaannya' batin Shanice


-.-.-..-.-.-


Mobil Bramasta


"Bro lo kenapa sih tiba - tiba jadi dingin lagi?? patah hati lagi sama cewe??" tanya Dimas


Bramasta tidak bergeming


"Bram gue lagi nanya woi" ucap Dimas sedikit teriak


"Kalau udah tau ngapain nanya" ucap Bramasta datar


"Cewe mana lagi?? Kak Nessa??" tanya Dimas


Bramasta tidak menjawab


"Lo kenapa lagi sih sama kak Nessa??" tanya Dimas lagi


Bramasta diam tak bergeming


"Cerita sama gue Bram, lo kalau ada masalah jangan pendem sendiri, lo anggap apa persahabatan kita, hah??" kesal Dimas


Bramasta diam tak bergeming


"Lama - lama stress gue ngomong sama lo, udah gue turun di sini aja, kzl gue sama lo" ucap Dimas

__ADS_1


Bramasta pun menepikan mobilnya, dan Dimas turun dengan perasaan kesal dan membanting pintu mobil dengan keras


Bruukk


__ADS_2