![Demon Lionela S2 Britanian End [Tamat]](https://asset.asean.biz.id/demon-lionela-s2-britanian-end--tamat-.webp)
"Sasaki..."
Yozora membalikan badan,dan menghadap ke arah lelaki yang sedang membabi buta membantai para Awakener.
"Aku bukanlah sosok yang bisa kau capai"
Setelah mengatakan hal itu,Yozora mengeluarkan senjata andalannya,pedang katana yang muncul entah darimana,Yozora segera memegang pedang katana itu dan dengan gerakan yang sangat cepat muncul di depan lelaki yang sedang membantai para Awakener itu.
"apakah kau sudah puas bersenang senang kawan?"
Kata Yozora yang melayang di samping lelaki itu dengan ancang ancang siap menebas,lelaki itu seketika syok melihat Yozora dan segera mengumpulkan proyektil yang dimilikinya untuk menyerang Yozora,tapi terlambat.
"Bye Bye..."
Sebuah tebasan yang dahsyat menghancurkan semua yang ada di jalur tebasan itu,gedung gedung serta lelaki yang sebelumnya membunuh para Awakener menghilang seketika dan hancur oleh tebasan Yozora.
Setelah itu Yozora bergerak dengan cepat seakan menghilang dan muncul lagi di depan Sasaki,dengan raut wajah yang menakutkan.
("a-apa apaan kekuatan itu?kakak...")
Batin Sasaki yang syok melihat Yozora seperti orang yang sangat berbeda dari sebelumnya,dan tubuh yang gemetar karena ketakutan,wajar saja ketika orang dekatnya tiba tiba berubah drastis dalam hitungan detik saja,yang awalnya seperti pengecut berubah menjadi mosnter sesungguhnya.
"apa kau sudah paham,Adikku?"
Setelah mengatakan itu sebuah tombak raksasa meluncur cepat di belakang Yozora,tanpa berbalik badan Yozora menangkap tombak itu,dan melemparnya kembali.
"akhirnya kau muncul juga ya"
Ucap Yozora yang menatap tajam sosok wanita yang melayang diatas Yozora dengan tatapan angkuh dan sombong.
"heh! mati kita lihat seberapa kuat dirimu DESTROYER"
Kata wanita itu meremehkan Yozora dan berteriak dengan panggilan yang dibuat orang lain terhadap Yozora yaitu "Destroyer" yang berarti penghancur.
__ADS_1
Ratusan lingkaran sihir muncul di sekitar wanita itu,dan menembakan peluru sihir yang melesat cepat ke arah Yozora,Yozora menggunakan sihir pelindung untuk menghalangi berbagai macam peluruh sihir yang datang.
"apakah hanya segini kekuatanmu?"
Cakap Yozora meremehkan wanita itu dengan niatan memprovokasi nya supaya mengeluarkan berbagai macam kekuatanya,yah pada awalnya memang serangan sihir milik wanita itu tidak memiliki dampak yang besar sedikitpun kepada Yozora tetapi berbeda dengan Sasaki yang masih lemah.
"biar aku bantu juga!?"
Sasaki pun bangkit berdiri dan berjalan ke arah Yozora dengan niatan membantu Yozora menahan peluru sihir yang datang,Sasaki mengira Yozora kesusahan untuk menahan ratusan peluru sihir yang datang kearahnya.
"kau hanya menghalangi,entahlah dari sini!?"
Teriak Yozora membentak Sasaki karena menjadi beban dalam pertarungannya, sebenarnya Yozora hanya khawatir jika Sasaki ikut dalam pertarungan maka hanya akan membuatnya terluka.
"a-apa maksudmu aku hanya menghalangi?"
Sasaki yang mendengar perkataan Yozora merasa sakit hati dan kecewa berat,namun Sasaki terus memaksakan diri untuk tetap membantu Yozora.
"AKU JUGA INGIN MEMBANTU,KENAPA KENAPA!?,SEJAK KECIL KAU YANG SELALU MELINDUNGIKU KAU YANG SELALU MENJAGAKU,TAPI DI SAAT AKU MEMILIKI KEKUATAN UNTUK MENJAGAMU,KAU MALAH TERUS SEMAKIN JAUH DARIKU!?"
"SASAKI INI ADALAH PERINGATAN TERAKHIR KU,CEPAT PERGI DARI SINI" ("sial aku memang bisa menahan wanita ini,tapi akan menjadi masalah jika pihak lain ikut campur dalam masalah ini,aku tidak bisa membiarkan Sasaki ikut campur dalam permasalahan ku di dunia lain")
Yozora yang mulai marah membentak Sasaki,dan mengancamnya tapi ego Sasaki telah membutakan ya,karena perasaan bersalah yang mendalam Sasaki merasa bahwa ia harus membantu dalam pertarungan itu apapun hal yang di pertaruhkan ia harus ikut.
"TIDAK AKU TIDAK INGIN PERGI,AKU INGIN BERTARUNG BERSAMAMU"
Tiba tiba langit seakan terbelah menjadi dua,dan kedua langit itu menampilkan warna yang berbeda antara satu dan satunya lagi.
Langit di sisi kanan menunjukkan warna kuning putih yang cerah yang membuat hati merasa aman dan nyaman.
Sedangkan di sisi kiri menunjukan warna merah gelap,yang mengeluarkan hawa mencekam yang membuat buku kuduk berdiri.
Ya benar,hanya dari warna dan aura yang di pancarkan saja,Yozora sudah bisa menebak siapa pihak yang akan ikut campur dalam pertarungan ini.
__ADS_1
Malaikat.. Dan Iblis...
Dan benar saja dari langit sisi kanan,muncul sosok manusia bersayap emas dengan pakaian yang anggun.
Sedangkan di sisi kiri muncul monster mosnter bersayap seperti kelelawar dengan wujud yang mengerikan,cakar dan taring yang tajam dan panjang.
"ap-apa apaan ini"
Sasaki yang melihat kejadian tak terduga itu hanya bisa melongo dan seakan tidak percaya dengan hal yang terjadi,tapi ada seseorang yang membuatnya tersadar kembali.
"CK!,Sasaki cepatlah pergi selagi belum terlambat!?"
Yozora berdecik kesal,karena semua masalah berdatangan di waktu yang bersamaan,setelahnya Yozora meminta Sasaki untuk cepat cepat meninggalkan tempat yang sebentar lagi akan menjadi Medan tempur itu.
"ta-tapi"
Sasaki yang ragu untuk meninggalkan kakaknya sendiri melawan ratusan bahkan ribuan anomali yang bahkan belum pernah di temui manusia selama hidupnya.
"CEPAT PERGI!?"
Bentak Yozora yang sudah tidak tahan dengan perasaan egois Sasaki yang terus melawan perkataanya,Sasaki yang hanya bisa pasrah mengikuti perkataan Yozora dan mengangguk mengiyakan nya.
Setelah itu Sasaki pergi perlahan lahan dan berpindah entah kemana menggunakan sihir teleportasinya.
"heh!... baiklah apakah sekarang waktunya bagi kita bermain,para mahluk langit dan mahluk bawah?"
mendengar perkataan Yozora wanita itu kesal dan menjawab perkataan Yozora dengan nada meremehkan.
"memangnya apa yang bisa kau lakukan sendiri?,kau kira satu orang yang belum lama menjadi pembunuh Dewa bisa mengalahkan kita semua?"
"Sendiri?,aku tidak pernah bilang aku sendiri?"
wanita itu pun memasang ekspresi curiga dan waspada,setelah itu Yozora menonaktifkan sihir pelindungnya,dan peluru sihir itu mengenai tubuhnya,tapi karena asap tebal tidak tahu apakah peluru sihir memberikan dampak untuk Yozora.
__ADS_1
Tapi...
Bersambung~