![Demon Lionela S2 Britanian End [Tamat]](https://asset.asean.biz.id/demon-lionela-s2-britanian-end--tamat-.webp)
siang harinya di saat Sasaki sudah pulang dari sekolahnya,di kos kosan Yozora sudah menunggu kepulangan Sasaki
"aku pulang~"
seru Sasaki dengan wajah lelah sehabis sekolah
"ya..,cepatlah mandi dan makan setelah itu kakak ingin bicara"
kata Yozora yang mengenakan kacamata sambil membaca koran (kayak bpk/kakek)
Sasaki hanya menurut mendengar kata Yozora,setelah Sasaki selesai mandi kemudian makan siang,Sasaki pun menghampiri Yozora yang sedang duduk di ruang tamu sambil membaca koran
"aku sudah selesai,jadi apa yang ingin di bicarakan?"
tanya Sasaki yang hendak duduk di kursi
Yozora pun melipat koran dan melepas kacamatanya dan menaruhnya di meja
"baiklah aku akan langsung ke intinya saja,Sasaki...kita pindah kerumah saja"
kata Yozora tanpa basa basi sambil menatap tajam Sasaki
"hah?,apa maksudmu? halu apa gimana sih kau?"
kata Sasaki yang meragukan perkataan Yozora
"rumah apa kita punya? rumah paman saja sudah di jual untuk memenuhi kebutuhan hidup kita,uang darimana?"
__ADS_1
Sasaki mengerutkan kening dan mengatakan ketidak percayaan Sasaki,karena memang di pikir darimana uang yang bisa di dapat dari keluarga tidak berkecukupan untuk membeli rumah
Yozora yang tidak ingin berlama lama mengambil koran dan mengambil selembar kertas yang terhempit di tengah koran dan memberikannya pada sasaki
"tuh liat sendiri"
kata Yozora yang terlihat tidak peduli
"memangnya apa sih?"
Sasaki yang masih ragu akan perkataan Yozora hanya menganggap kertas yang di lempar Yozora hanyalah kebohongan semata
"i-ini!"
setelah melihat isi kertas yang di lempar Yozora,wajah Sasaki berubah seketika seakan tidak percaya akan apa yang di lihatnya
Sasaki pun bertanya pada Yozora karena melihat kertas itu
Yozora hanya mengangguk pelan
"ka-kak,KAU MERAMPOK BANK DI MANA?"
Sasaki yang agak merasa takut dengan kakak nya mulai curiga dengan kakak nya
"kau ini ya!,apa kau ini cuma bisa berfikir negatif?"
"kakak cuma bisa bilang kalau ini adalah hasil kerja keras kakak saat menghilang"
__ADS_1
Sasaki yang mendengar penjelasan kakaknya hanya bisa terdiam karena ragu untuk bertanya tentang apa yang di lalui kakak nya saat menghilang 1 tahun
(di skip aja gpp soalnya ini juga gak terlalu penting)↓
pesan author-mungkin ada yang sadar dan juga ada yang sadar mungkin ini memang agak terlambat tapi biar saya jelaskan.Di saat Yozora pindah ke dunia lain itu ada sekitar 10 tahun lebih ada mungkin,nah saat dia kembali ke dunia asalnya (bumi) waktu di bumi baru berlalu sekitar 1 tahun sedangkan di dunia lain sudah puluhan tahun,itu terjadi karena ada distorsi waktu yang membuat perbedaan waktu antara dua dunia yang berbeda,dan kenapa Yozora gak menua ada dua alasan nya,pertama Yozora kan sudah menjadi dewa/setengah dewa karena itu umur dari Yozora di perpanjang bahkan abadi kecuali terkena serangan yang bisa membunuh secara instant mungkin baru bisa mati,dan juga alasan kedua penampilan,biar saya beri penjelasan tentang spesifik nya,jadi Yozora yang pertama masuk itu memiliki wajah seorang anak muda seperti biasanya,namun menjelang Yozora menjalani kehidupannya di dunia lain hingga bertahun tahun,wajah Yozora memang sedikit menua dan terlihat lebih dewasa,Yozora bisa saja mengubah penampilannya seperti yang dulu,namun itu hanyalah ilusi semata jadi tidak bisa di bilang tidak menua,lebih tepatnya wujud nya yang berubah sedikit berbeda dengan yang lainya (mungkin efek perpanjangan umur yang di terima saat Yozora jadi monster,karena pada dasarnya umur monster lebih tua di bandingkan manusia) karena alasan barusan mungkin saja Yozora tidak terlihat menua padahal sudah terlewat puluhan tahun namun wajah Yozora hanya menua sedikit,mungkin karena pengaruh kekuatan mosnter yang di terimanya,Sekian penjelasanya
"jadi ayo kita pindah,kakak sudah membereskan barang barang kakak,kau juga cepatlah bereskan barang barangnya kita akan pindah hari ini"
kata Yozora yang menanyakan pendapat Sasaki tentang rumah baru ini
"tapi bagaimana dengan paman?"
tanya Sasaki yang masih ragu
"kita akan mengirimnya pesan nanti sekalian dengan alamat rumah baru kita"
jawab Yozora dengan tegas menjawab keraguan Sasaki,mendengar solusi yang di berikan Yozora Sasaki hanya bisa menurut
"baiklah aku akan ikut,tunggu aku membereskan barang barang ku"
kata Sasaki yang agak murung sambil berjalan ke kamarnya
("huh~ini merepotkan,jika aku menggunakan sihir ruang penyimpanan aku tidak perlu menggunakan koper atau jasa pindah apakah itu,huh...merepotkan")
eluh Yozora dalam batin nya yang tidak bisa menggunakan sihir secara leluasa
Bersambung~
__ADS_1