![Demon Lionela S2 Britanian End [Tamat]](https://asset.asean.biz.id/demon-lionela-s2-britanian-end--tamat-.webp)
"ini dia rumah baru kita"
dengan senyuman Yozora menyambut Sasaki di rumah baru mereka
"ini...besar sekali~"
Sasaki yang takjub melihat rumah baru yang di tinggali ya sekarang merasa tak percaya
"mulai sekarang ini adalah rumah kita,Ya!?"
Kata Yozora dengan senyuman lebar sambil mengelus kepala Sasaki
"huh~terserah kakak saja,aku ingin melihat lihat sebentar"
tiba tiba wajah Sasaki memerah dan bertingkah aneh seakan ingin kabur
Yozora hanya memiringkan sedikit kepalanya karena Sasaki terlihat aneh
beberapa saat kemudian
"rumah ini sangat luas ya"
ujar Sasaki dengan senyuman bahagia yang terpapang di wajahnya
"karena di sini ada 4 kamar pilihlah satu,kakak akan memilih kamar yang di samping nya,kemudian rapikan lah barang barang mu,paham?"
kata Yozora yang menyuruh Sasaki untuk segera memilih kamarnya dan merapikan barang nya
"Roger Kapten!?"
tiba tiba Sasaki mengambil posisi hormat ke Yozora dengan wajah penuh kepuasan
"tidak usah banyak tingkah,sana pilih kamarmu"
Yozora yang melihat adiknya pun mendekat dan menyentil dahi/kening nya
"aduh!"
jerit sakit Sasaki
"baik maaf,hihihi"
maaf Sasaki dengan wajah tak bersalah sambil berlari kabur
"huh~"
hela Yozora
beberapa saat kemudian
"kakak!?"
terdengar Sasaki yang berteriak keras memanggil kakak nya
"apasih!?"
Yozora yang kesal sedikit membentak Sasaki
__ADS_1
"aku sudah memilih kamarku"
entah mengapa Sasaki memasang wajah bangga sambil menyilang tanganya
"lalu?.."
"Kamarku ada di bagian kiri paling pojok paham!"
Sasaki menunjuk tajam ke arah Yozora seakan memberi peringatan
"memangnya kenapa sih?aku juga tidak akan mengintip"
Yozora yang menghiraukanya memalingkan badan
"hoho~jadi siapa yang sebelumnya melihat ku telanjang ya?~"
kata Sasaki dengan aura intimidasi serta mengancam beserta tatapan sinis yang merendahkan tertuju ke arah Yozora
Yozora yang merasakan tekanan itu merinding kemudian berbalik badan pelan pelan
"i-itu tidak kesengajaan jadi.."
kata Yozora yang terbatas bata karena ketakutan dengan adiknya
"Jadi??????"
seru Sasaki yang semakin besar mengeluarkan aura ancaman
"maaafffff!?"
"huh~akhirnya selesai"
Yozora yang kelelahan berbaring di kasur dan memejamkan mata sebentar
namun Yozora yang agak kelelahan tertidur di atas kasurnya
malam pun tiba
Sasaki yang ada di dapur sibuk memasak makan malam,suara langkah kaki pun terdengar dari arah tangga
penjelasan singkat-rumah baru Yozora itu ada 3 lantai,lantai pertama itu ruang tamu,dapur,kamar mandi,teras/taman rumah,lantai kedua itu kamar,lantai ketiga itu roof/atap rumah
"kau sudah bangun kak?"
kata Sasaki sembari membolak balikan masakan di atas panci layaknya seorang koki
"ya aku rasa aku sudah bangun"
jawab Yozora mengucek matanya karena masih agak lelah hingga matanya agak rabun
"akan ku tunggu makan malam nya~"
Seru Yozora dengan senyuman kemalasan yang ada di wajahnya,dan berjalan menuju kamar mandi
di kamar mandi
Byur!
__ADS_1
Yozora membilas wajahnya dengan air untuk menghilangkan sedikit rasa kantuknya
"huh~"
Yozora mengenal nafas panjang
"ini tidak akan bertahan lama"
dengan tatapan serius Yozora menatap ke arah cermin namun,panggilan seseorang menghentikan tatapan mengerikan itu
"kak! makan malam sudah siap!"
sedikit teriak Sasaki memanggil Yozora dari arah dapur
"ok tunggu sebentar!"
Seketika wajah Yozora yang awalnya serius berubah menjadi santai seakan tak terjadi apa apa
kakak beradik itu pun makan di malam yang sunyi di rumah baru dengan senyuman gembira
pagi harinya,Sasaki bersiap siap mulai dari sarapan mandi kemudian mengganti pakaian dengan seragam sekolah,dan di depan pintu Yozora sudah ingin mengantar kepergian Sasaki namun...
krrinnggg!
krrinnggg!
krrinnggg!
suara deringan dari ponsel Sasaki,Sasaki yang baru saja bersiap berangkat sekolah membuka ponsel nya,dan mengangkat telpon itu
"halo? siapa ini?"
tanya Sasaki yang menghimpit ponsel diantar kepala dan telinganya sambil mengenakan sepatu
"ya benar ini dengan Sakurai ada apa?"
sepertinya orang dari telpon itu menanyakan tentang kebenaran tentang yang di telponya adalah keluarga bermarga Sakurai
"eh?"
tiba tiba Sasaki syok mendengar perkataan yang di ucapkan seseorang di balik telpon itu,sepertinya membicarakan hal yang serius dan Sasaki tidak sengaja menjatuhkan ponselnya
"ada apa Sasaki?"
Yozora pun menanyakan apa yang di bicarakan Sasaki hingga membuatnya begitu syok berat
"paman..."
setelah Sasaki mengatakan kata paman dia meneteskan air mata dengan wajah sedih menatap Yozora
"ada apa dengan paman?"
Yozora yang khawatir melihat adiknya hingga menangis mendengar perkataan orang di balik telpon itu mendapatkan firasat buruk
("JANGAN JANGAN!?")
Bersambung~
__ADS_1