Demon Lionela S2 Britanian End [Tamat]

Demon Lionela S2 Britanian End [Tamat]
Eps.2


__ADS_3

"Sasaki kita mau kemana?,dan bisakah jalanya pelan saja?""


tanya Yozora yang waspada karena membawa barang yang banyak supaya tidak jatuh


"hum? baiklah,sekarang kita mau ke tempat kedai makanan ringan saja,seharusnya ada banyak di sekitar taman umum"


Sasaki menjawab serta menunjuk arah taman yang biasanya di tempati orang orang


beberapa saat kemudian di toko kedai kecil yang menjual makanan ringan


"permisi saya mau pesan..."


kata Sasaki menunjuk dua pesanan yang tertulis di daftar pesanan


("huh~,wanita itu sungguh merepotkan...")


Hela Yozora dalam hatinya mengeluh karena sikap Sasaki yang seperti perempuan pada umumnya


"terimakasih~"


Sasaki tersenyum kecil kepada penjual makanan ringan itu dan mengambil makanan ringan itu


"nih kak makan"


kata Sasaki memberikan makanan ringan (sebut saja Taiyaki [boleh di search dulu di google]) itu pada Yozora sambil tersenyum


"apakah aku harus menjatuhkan barang barang ini?"


Yozora mengeluh sambil mengangkat satu alisnya


"hehe maaf,nih aahhh..."


Sasaki memberikan Taiyaki itu ke mulut Yozora (seperti menyuapi)


"ukh!,huh~ baiklah aahhh..."


Yozora yang merasa sedikit ragu karena malu,hanya bisa pasrah dan membuka mulutnya dan memakan Taiyaki itu


"enak?"


tanya Sasaki


"hm..enak kok"


Jawab Yozora yang segera memalingkan wajahnya karena malu


"baiklah saatnya pulang"


tiba tiba Yozora berdiri dan mengajak Sasaki untuk pulang


"ok,aku juga sudah puas kok hehe"


Sasaki menjawab dengan senyuman lebar yang terpasang di wajahnya


Yozora hanya tersenyum kecil dan segera berjalan menuju kos kosan yang di tempati nya bersama Sasaki


di kos kosan

__ADS_1


"aduh capeknya,aku rasa punggungku encok"


eluh Yozora yang kesakitan karena membawa barang banyak


"kau seperti kakek kakek saja kak"


"diamlah!,ini barang barang mu kan?,cepat ambil,aku mau istirahat"


"baik baik"


Sasaki pun mulai mengemasi barang barangnya,dan merapikan beserta barang barang yang sudah di belinya,di sisi lain Yozora bergegas berbaring di kasurnya dan menatap langit langit ruangan dam memejamkan mata


beberapa saat kemudian


Tok! Tok! Tok!


suara ketukan pintu terdengar di luar pintu kamar Yozora


"kak makan malam sudah jadi,ayo makan dulu"


seru Sasaki memanggil Yozora dari luar kamar


"kak?"


Sasaki pun mencoba memanggil kakak nya lagi karena tidak mendapat jawaban


"aku buka pintunya ya?"


Klek!


Sasaki pun membuka pintu kamar Yozora


terlihat Yozora yang tertidur pulas di kamarnya sambil memeluk bantal


"setidaknya aku akan menyimpannya di lemari es"


klek!


Sasaki menutup pintu kamar Yozora kembali,dan turun ke ruang makan


di kamar Yozora


"akhirnya dia pergi juga"


Yozora yang ternyata dari tadi hanya berpura pura tidur bangun dan melakukan sesuatu


"baru saja aku merasakan ada aliran mana di sekitar sini,tapi..."


Yozora yang memasang wajah gelisah menatap keluar jendela


"aku punya perasaan tidak enak tentang ini..semoga tidak seperti yang ku pikirkan"


esok harinya


"Kak! cepat bangun!?huh~"


Sasaki berteriak keras mencoba membangunkan kakanya yang masih tertidur

__ADS_1


"akan ku tinggalkan surat di meja"


Sasaki menulis sepucuk surat dan meletakanya di meja makan


"aahhh sebentar lagi aku akan terlambat!?"


seru Sasaki yang tergesa gesa memakai sepatu


"aku berangkat?!"


klek!


Sasaki pun berangkat pergi ke sekolah dan menutup pintu depan


beberapa saat setelahnya


"waktunya bersiap siap"


terlihat Yozora yang turun dari tangga dan memperegangkan tubuhnya


"ku rasa mandi sarapan baru beraksi saja deh...hehe"


sambil menyeringai mencurigakan Yozora tertawa kecil dan melepas baju kemudian berjalan menuju kamar mandi


setelah selesai mandi dan salin/berganti pakaian,Yozora melihat pesan yang di tinggalkan Sasaki


"kak,sarapanya masih ada di kulkas nanti hangatkan sendiri ya~


-dari Sasaki"


Yozora seketika menoleh ke arah Kulkas (lemari es/lemari pendingin)


beberapa saat setelah Yozora selesai sarapan


"sekarang aku sudah kenyang, mungkin saatnya"


(Magic Detection)


sebuah aliran mana yang besar seperti gelombang muncul dari tubuh Yozora yang perlahan menyebar ke seluruh kota


("tidak ada tanda tanda orang yang memiliki Mana")


("mungkin cuman perasaanku saja")


di langit kota


sosok perempuan berdiri di atas udara dengan tatapan sinis menatap kota


"apakah dia sudah menyadarinya?,mau dia ikut campur atau tidak,aku akan membuatnya menunjukan jati dirinya di tempat kelahirannya"


dengan senyuman jahat yang terpapang di wajahnya wanita itu menatap kota seakan sampah


"biarkan semua orang tahu betapa kejamnya dunia ini,biarkan keluarganya tahu siapa sosok yang mereka perhatikan,biarkan semua orang mengetahui jati dirinya yang sesungguhnya"


dengan niat jahat beserta aura yang mengancam keluar dari tubuh wanita itu perlahan lahan aura itu di temanya supaya mengecil kembali agar tidak terdeteksi oleh seseorang


"apakah kau bisa melaluinya? Cruelty?"

__ADS_1


Bersambung~


__ADS_2