Demon Lionela S2 Britanian End [Tamat]

Demon Lionela S2 Britanian End [Tamat]
Eps.4


__ADS_3

pagi harinya pada esok hari


"kak!"


Sasaki yang terbangun bergegas turun memanggil kakaknya


"Apa kau baik baik saja?"


ujar Sasaki sambil melihat kondisi tubuh Yozora secara dari sudut per sudut


"aku tidak apa apa,memang nya kenapa sih?"


tanya Yozora dengan perasaan heran melihat adiknya yang bertingkah aneh


"bukankah kemarin malam kakak berantem dengan preman?"


kata Sasaki sambil memasang wajah khawatir


"oh~itu ya,tidak apa apa cuma beberapa luka sayatan doang kok"


Yozora menjawab Sasaki dengan wajah tenang dengan senyuman


"apakah sudah di obati!?"


Yozora yang melihat tingkah laku adiknya yang begitu perhatian membuatnya merasa senang,tanpa sadar tangan Yozora bergerak sendiri dan mengelus kepala Sasaki dengan senyuman yang indah di wajahnya


"aku tidak apa apa kok,makasih udah khawatir"


ckrek!


suara kamera yang mengambil foto


"apa yang kau lakukan?"


tanya Yozora dengan wajah kebingungan melihat kelakuan Sasaki


"akan sia sia jika wajah yang indah di lihat satu orang saja!"


jawab Sasaki dengan penuh semangat dan terus memfoto Yozora


"terserah kau saja,oh ya! nanti kakak ada urusan sebentar aku sudah minta izin ke sekolah mu untuk hari ini,jadi sekarang tidak usah berangkat sekolah dulu nggak apa apa,jadi jaga rumah ya"


Kata Yozora menjelaskan


"ok! makasih kak!"


dengan wajah konyol Sasaki menjawab dan mengacungkan jempol


"huh~dasar,oh ya kau ada kontaknya paman?"


Yozora mengenal nafas kemudian menanyakan pamanya kepada Sasaki


"ada memangnya kenapa?"


Kata Sasaki dengan wajah kebingungan sambil memiringkan kepalanya


"tidak apa apa,ya sudah kakak pergi dulu"


"bye bye"


Klek!


suara pintu ruangan sudah terkunci


Yozora pun pergi dari kos kosan menuju suatu tempat meninggalkan Sasaki sendiri di kos kosan


singkat cerita Yozora pergi mengunjungi bangunan lebih tepatnya tempat yang di gunakan untuk memperjual belikan sebuah rumah


Yozora pergi ke tempat itu dengan tujuan membeli rumah secara diam diam dan tidak memberitahu Sasaki untuk di jadikan kejutan

__ADS_1


"permisi saya ingin membeli rumah,bisakah saya melihat daftar rumahnya?"


tanya Yozora kepada salah satu agen properti yang ada di gedung tersebut sambil menunggu jawaban Agen properti tersebut


("bajunya biasa saja,masih muda juga uang palingan nggak seberapa,memangnya bisa beli rumah apa? palingan cuma gubuk")


batin Agen properti tersebut yang merendahkan Yozora karena terlihat miskin (tidak mampu)


"nih daftarnya liat sendiri noh!'


kata Agen Properti tersebut sambil melemparkan buku daftar rumah yang di jual dengan tidak sopan


("apakah dia sengaja?,yah~ terserahlah")


"permisi mbak yang ini harganya berapa ya?"


tanya Yozora dengan sopan menanyakan harga salah satu rumah yang tertera dalam buku tersebut


"nak,kuberi kau satu nasihat dalam dunia dewasa,jangan pernah merasa kaya jika uangmu hanya sedompet saja,kalau tidak mampu ya jangan beli!"


jawab Agen Properti itu dengan tidak sopan merendahkan Yozora secara terang terangan di depan umum


"huh!..merepotkan saja!"


eluh Agen Properti tersebut


"jangan pernah kau sekali kali merasa dewasa jika kau belum pernah merasakan kepahitan dunia"


kata Yozora sambil mengeluarkan aura intimidasi yang sangat kuat hingga membuat Agne Properti itu gemetar ketakutan


"h-huh! terserah aku lah!?,hei kamu yang di sana cepat layani klien ini,aku malas dengan orang miskin!?"


Agne Properti itu menunjuk salah satu Agen Properti yang lain supaya dia bisa kabur setelah ketakutan melihat Yozora sekaligus menjauh dari orang miskin itulah tujuan nya


sedangkan junior yang di tunjuk Agen Properti tersebut hanya bisa menurut


"baiklah...,permisi kak apakah ada yang bisa ku bantu?"


"anu mbak,saya mau tanya rumah yang ini harganya berapa ya?"


kata Yozora menunjuk salah satu rumah yang sederhana dengan suasana yang asri karena ada beberapa tanaman di sekitarnya


"ah~kalau yang ini harganya *** kak"


kata Agen Properti tersebut dengan senyuman dan sikap sopan yang sangat bagus


"baiklah aku mau beli yang ini"


di sisi lain Agen Properti senior yang awalnya tidak mau melayani Yozora menyindir Yozora dari kejauhan


"hanya orang miskin yang bergaya saja cih!"


sedangkan Agen Properti yang junior tetap melayani Yozora dengan sikap yang sopan


"kak,pembayarannya ingin di lakukan dengan cara apa?"


tanya Agen Properti junior itu kepada Yozora


"hmm..,apakah di sini bisa menggunakan barang lain?"


Tanya Yozora


"seperti apa spesifiknya kak?"


Tanya Agen Properti Junior sambil memiringkan kepala


"contohnya emas,apakah bisa?"


Agen Properti junior pun segera menjawab

__ADS_1


"tentu bisa kak,tapi untuk harga detail nya tidak bisa di samakan dengan uang tunai,jadi bila harga emas lebih tinggi tidak bisa di kembalikan karena tidak ada nilai spesifik secara detailnya,apakah tidak apa apa?"


kata Agen Properti itu menjelaskan tentang pembelian rumah dengan menggunakan emas


"tidak apa apa itu sangat membantu"


jawab Yozora sambil tersenyum dan meraba di tas yang di bawanya


di sisi lain Agen Properti senior masih terus menyindir Yozora


"punya uang segepok saja belum tentu,apalagi pakai emas? huh!..mungkin emas nya emas palsu hahahah"


sedangkan Yozora yang masih terus meraba tasnya diam diam menggunakan sihir ruang penyimpanan dan mengeluarkan beberapa koin emas dari dalam sihir ruang penyimpanan


"ini! apakah cukup dengan emas segini?"


seketika semua mata yang ada di sekitar tempat itu langsung melongo melihat emas yang begitu melimpah tiba tiba keluar dari tas yang biasa biasa saja


tiba tiba Agen Properti senior langsung menabrak Agen Properti Junior dan seketika bersikap sopan kepada Yozora


"tu-tuan dengan uang (koin emas) sebanyak ini pastinya bisa membeli rumah ini dengan mudah,apakah anda juga perlu kartu VIP untuk mendapatkan layanan istimewa di tempat ini?"


iming Agen Properti Senior yang menjilat Yozora karena melihat kekayaan Yozora yang melimpah


"maaf aku tidak ingin dilayani olehmu,aku ingin dilayani dengan orang di sana"


kata Yozora sambil menunjuk Agne Properti Junior yang sedang murung


seketika Agne Properti Junior senang mendengar hal itu dan tersenyum gembira,berbanding terbalik dengan Agen Properti Senior yang terus mengatakan kata kata kotor karena kesal


"baiklah jadi bagaimana tentang pembayarannya?"


tanya Yozora sambil menatap Agen Properti Junior


"te-tentu bisa kak,mohon tunggu sebentar kami akan memanggil penilai kami"


beberapa saat kemudian


"dengan jumlah koin emas sebanyak ini,dan dengan tingkat kemurnian tertinggi ini tentu saja bisa membeli rumah ini bahkan ada kembalian yang sangat banyak!"


ujar Master itu yang melihat koin emas yang berserakan di depan matanya


"kalau begitu aku beli rumahnya langsung kalau ada kembaliannya setengahnya untuk gadis itu dan setengahnya lagi akan kuambil"


kata Yozora menunjuk Agen Properti Junior


"ba-baiklah kalau itu keinginanmu"


ujar Master tersebut


beberapa saat kemudian


Yozora yang sudah menyelesaikan urusannya kembali ke rumah tepat pada sore hari nya


sesampainya di rumah Yozora mengetuk pintu tiga kali


Tok! Tok! Tok!


Klek!


Yozora membuka pintu pelan pelan dan terlihat Sasaki yang tertidur di sofa sambil memeluk bantal,seakan menunggu kepulangan Yozora


"Dasar"


Kata Yozora yang tersenyum manis


Yozora yang melihat adiknya, merasa terharu dan mengelus pelan kepalanya kemudian menggendongnya dan membaringkannya di kasur kamar Sasaki,dan mencium keningnya


"selamat malam Sasaki"

__ADS_1


Bersambung~


__ADS_2