
Hari yang ditunggu pun tiba..
Banyak murid- murid yang bersiap-siap untuk menampilkan pertunjukan yang mereka siapkan. Guru-guru pun ikut menyaksikan perayaan itu.
Pementasan itu dilakukan diwaktu sore hari. Dikarenakan para siswa kelas 12 harus tetap belajar mengingat ujian akhir yang sudah dekat.
“Kita harus bisa tampilkan yang terbaik oke!” Kata Hendra menyemangati teman-temannya.
“Siap.. Bagaimana kau jangan gugup ya Dit. Kan ada aku” kata Ana sambil tersenyum.
“I..iya” jawab Adit. Dirinya merasa lebih lega karena mendapatkan semangat dari gadis pujaannya itu.
“Baiklah kita mulai saja acara pada siang, eh sore hari ini dengan penampilan dari kelas 12 D. Beri tepuk tangan yang meriah untuk DBD (dua belas D)” ucap seorang MC yang tentunya merupakan siswa kelas 11.
Murid-murid pun memberikan tepuk tangan yang meriah. Kelas 12 D yang dipimpin oleh Zain menampilkan dance Bang bang bang milik Big Bang.
Semua murid benar-benar terkesan dengan penampilan Zain. Mulai dari gerakan dan ekspresi wajahnya yang menawan membuat kaum hawa tergila-gila.
Kecuali Ana, dirinya tidak terlalu suka dengan laki-laki yang suka pamer ketampanan itu. Memang di akui jika Zain lebih tampan dari pada Adit.
Tapi baginya laki-laki seperti itu hanya suka tebar pesona dan gonta-ganti pacar alias playboy.
Setelah beberapa penampilan tibalah kelas 12 A untuk menampilkan musikalisasi puisi. Mereka pun naik ke panggung itu.
Saat hendak Adit sedikit tidak percaya diri namun tangannya tiba-tiba dipegang oleh Ana. Ana menyemangati Adit dengan mengeratkan genggaman tangannya kepada Adit.
Musikalisasi puisi pun dimulai. Adit memperkenalkan teman-temannya dihadapan penonton.
Kemudian dia mulai membaca puisi serta diiringi lagu instrumen lagu “Say you won’t let go”milik James Arthur.
...Cinta dalam Diam
...
Entah harus dari mana harus kumulai cerita ini
Kabut sunyi perlahan mulai merayap di hati
Andai Senja mengerti,
Betapa pahitnya sebuah keheningan,
Dan Jikalau bintangi bisa mendengar,
Aku yang mencintaimu dalam diam
Hanya mampu melihatmu dari sudut sana
Menahan rindu yang kian tak teredam
__ADS_1
Ingin rasanya aku bertemu denganmu
Tapi, menyapamu saja aku tak mampu
Lalu, apa dayaku?
Bahkan angin pun membisu
Ketika aku mengadu tentang apa saja yang bertalian dengan dirimu
Mungkin aku terlalu jahat
Maaf, seribu maaf kuucapkan
Kepada hati ini yang tak mampu
Mengungkapkan cinta yang sudah terbelenggu lama di hati
Kini bagiku..
Mungkin hanya cukup Tuhan yang tahu
Tentang apa dan bagaimana perasaanku
Karena bahagiaku, masih bisa menyelipkan namamu dalam setiap doaku
Yang kucintai dalam diam*...
Setelah selesai membaca puisi mereka pun bernyanyi bersama
I met you in the dark, you lit me up
You made me feel as though I was enough
We danced the night away, we drank too much
I held your hair back when
You were throwing up
Then you smiled over your shoulder
For a minute, I was stone-cold sober
I pulled you closer to my chest
And you asked me to stay over
I said, I already told ya
__ADS_1
I think that you should get some rest
I knew I loved you then
But you’d never know
‘Cause I played it cool when I was scared of letting go
I know I needed you
But I never showed
But I wanna stay with you until we’re grey and old
Just say you won’t let go
Just say you won’t let go
I wanna live with you
Even when we’re ghosts
‘Cause you were always there for me when I needed you most
I’m gonna love you ‘til
My lungs give out
I promise ‘til death we part like in our vows
So I wrote this song for you, now everybody knows
That it’s just you and me ‘til we’re grey and old
Just say you won’t let go
Just say you won’t let go
Just say you won’t let go
Oh, just say you won’t let go
Penampilan mereka mendapatkan tepuk tangan yang meriah. Bahkan mereka yang awalnya tidak suka akan penampilan Adit di pembukaan, seketika takjub dengan penampilan Adit.
Yang ngga tau arti liriknya bisa search aja ya😁
Jangan lupa like
Terima kasih love you all💜
__ADS_1