Destinity A & S

Destinity A & S
prolog.


__ADS_3

Ya Tuhan Anggara kamu ini ya nakal sekali.Mama sudah berapa kali katakan sama kamu cobalah untuk jadi anak yang baik jangan sampai kamu membuat mama pusing.kamu itu kok nakal sekali jadi anak,anak siapa sih?"ujar bunda dengan perasaan yang dongkol ketika aku dan bunda sampai di apartemen.


"Udahlah bun,aku mau pergi mandi dulu bye."sambil berlari kekamar mandi tanpa membawa handuk.


"Anggaaaaaaaaaaaa!teriak bundanya."


Didalam kamar mandi Anggara sudah tertawa terbahak bahak medengar suara bundanya layaknya toa sekolah didalam rumah dan membayangkan wajah bundanya yang memarah bukan karena cinta tapi,marah pada putra sulungya.


"Ya Allah aku ngidam apa ya?kenapa lahirnya seperti itu datar didepan orang banyak dan nyeselin jika dirumah"


"Mama,Mammamammaamaaaa teriak Anggara dari kamar mandi."


"Apaaaaaaaa"ujar bundanya tidak santai membuka laman majalah fashion di meja.


"Bunda anterin handuk aku buat dipintu aku lupa bawak"dengan teriak yang memnuhi ruangan itu.


"Woh........Jadi anak kok nyusahin gerutu bundanya,sabar sambil mengelus dada.Nih,ambil."


"Bye makasih bunda aku."


"Hmmmmm"

__ADS_1


selama 10 menit Anggara keeluar dari kamar dengan setelan baju hitam celana pendek.


"Anggara ini ya terakhirnya Bunda dipanggil kesekolah kamu!ingat mulai besok kamu akan sekolah di sekolah baru tampat tante Lisa."


Gua ngelirik mata bunda dengan tataan horor bahkan tak percaya.


"Hahahaha jangan bercanda deh bunr rengek gue dengan tatapan memohon baju gak boleh dikeluari,rambut gak boleh berponi,sepatu harus hitam dasi lengkap plus topi,belum lagi buku gak boleh bawak cuman satu.What the ****,Oh ayolah ma jangan aneh aneh deh setelah gue keluarin segala unek unek yang gue ketahui tentang sekolah itu.


Dengan senyum manis bunda menghadap gue.Yap kalau udah gini ceritanya fiks gue bakal bener bener sekolah disana dalam hati gue berdoa


"Ya Tuhan,buat bunda berubah fikiran aku gak mau masuk sekolah tante lisa ya Tuhan.Gua memejamkan mata"


"Nah,Angga sayang bunda kan?jadi kamu malam ini siapin diri terutama mental kamu soal pakaian sepatu dan lain lain udah bunda amankan so,Good night son."ucap Bundanya berjalan kekamar.


Belum sempat gue mlanjutkan kata kata gue bunda berbalik dan memotong perkataan gue.


"Angga!gak ada tapi dan jadi jadi kamu itu.Fiks besok kamu bangun pagi harus cepat dan kamu tidur sana"melambaikan tangan dan mengatakan hus hus hus.


"Tapi......"


pletak!

__ADS_1


"Bunda gak mau pernah ditolak!jadi,besok kamu pergi bareng mama kesekolah tante lisa"


"Auhhhhhh sakit bunda,apa salah Hambamu ya Tuhan sampai aku disiksa batin dan fisik."dengan muka sok polos nan wajah sok cute.


"Ada banyak salah kamu jadi jangan sok nanya-nanya sama Tuhan kalua kelakuan kamu seperti iblis!"ucap bundanya mentap gue horor layaknya Boneka Annabele.


"Ckckckkc mending bunda nyusul Ayah ke L.A deh biar aku bebas dan bunda juga gak kolestrol"seraya mengusap kepalanya yang baru di jitak mami.Gue tau pasti Bunda kangen ya sama Ayah!Apalagi,sentuhan tangan ayah."


"Angga,kamu mulai gak sopan ya bilang sentuh sentuh ucap bundanya seraya menaikan sebelas alisnya sambil menunjuk nunjuk gue.Tapi,kamu bener juga!bunda boleh juga ya nyusul ayah kamu."


"Bunda please deh,jangan macam macam!cukup satu macam aja Bun."


"Bunda satu macam kok"dengan gaya santai pergi kekamar."


"Cckcllck udah tua tapi,sok muda sambil memayunkan bibir kedepan."


"Angga!panggil bundanya."


"Ehhh salah bunda disini yak"


"123 masuk kamar ucap bundanya membalikan majalah."

__ADS_1


"Sekolah tante lisa tungguin gue hua hhhhhhh.ucapku teriak didalam kamar."


__ADS_2