Destinity A & S

Destinity A & S
Aneh


__ADS_3

Katakan mau mu


kukatakan apa mau ku


-Anggara-


Panas matahari membuat seseorang yang dibawah sana merasa sakit.


Setelah mendengar omelan dari Kepala sekolah itu walaupun keluarga sendiri.


"Ckckck gimana coba gue bisa tahan sekolah disini baru sehari gue udah kena hukum"batinnya.


semua siswa berlalu lalang menatap heran apa yang terjadi.


"Murid baru tapi kenapa memberi kesan yang buruk"ucap salah satu siswi yang lewat dengan buku ditangannya


"Ckckckck....Lu mau apa,"seraya menyunggingkan senyum mistrius.


Wanita itu terbelak melihat hal itu dia berfikir bahwa dia hanya berguman,tapi nihil pria itu sudah mendendar perkataannya.


Dilihatnya wajah pria itu mencoba tenang.


"Lu bilang apa coba ulangin?"pintanya dengan nada dingin.


"Cih,murid baru tapi punya kesan buruk!"ucapnya dengan menatap mata pria jangkung itu.


"Hhhhh......Lu itu cupu,kutu buku,culun dan disekolah ini hanya parasit kecil!"seraya menunjuk wajah Wanita itu.


"Makasih"ujarnya dengan senyum dan segera pergi.


"Cih......Tadi aja lu berani sekarang cupu sesuai dengan dandanan mu,"batinnya pergi berjalan menuju kantin.


*****


Banyaknya pesanan dan ramainya penghuni kantin membuat sumpek bahkan pengap ramainya tukang jualan siswa dan siswi berbondong bondong.


"Mbok saya mau mie!"


"Mbok jus lemon nasgor"

__ADS_1


"Mbok nadi goreng gak pake bawang."


itulah kata kata yang membuat ibu kantin kewalahan menghadapi siswi dan siswa tersebut.


Duduk tak berbicara menyaksikan semua siwa tersebut itulah yang dilakukan hingga tanpa sadar sedari tadi sudah ada wanita paruh baya menanyakan dia ingin memakan apa.


"Hey,mau pesan apa nak?seraya melambaikan tangan."


...


"Ehhh,maaf buk saya mau nasi goreng pedas sama air mineral."


"Ditunggu dulu ya?"seraya tersenyum.


Alih alih menghemat energi dan ingin damai serta tenang ada saja momen dimana suasana itu rusak.


"Hallo,kenalin nama aku Riana putri anak ips XII ips"ucapnya percaya diri.


Rangga diam tak menanggapi peryataan dari gadis tersebut.


"Hello?"ucapnya melambaikan tangan.


"Gue cuman ngajak lu kenalan emang salah ya?"ucapnya dengan memandang pria itu.


"Cih,membuang air liur Anggara diepan wanita itu.Lu gak punya harga diri!ucapnya dengan dingin dan pergi."


Saat melihat pesanannya ingin diantarkan dia langgsung memberikan selembar uang merah.


"Gue bakal taklukin lu anak baru batinnya."


****


Semilir angin menerpa wajahnya diatap sekolah mampu membuat tenang.


sesaat setelah ia membuka mata dan memutuskan untuk melihat bagaimana pemandangan indah itu eapat terlewatkan sebab Anggara mencintai alam bahkan suka pergi kepuncak.


"Itu siapa?kenapa dia main dibelakang sendiri."dalam hati.


Sejak 15 Menit dia selalu memperhatukan wanita ity bermain hingga dia tak sadar bahwa ini sudah waktunya masuk.

__ADS_1


Pesetan itu belajar-batinnya


tak lama kemudian pria itu melihat wanita itu lelah dan berhenti.


Manisjuga kalau dilihat lihat fikirnya



***


Semua siswa berhamburan pergi keluar kelas menuju parkiran dengan tujuan


pulang kerumah atau nongkrong bersama teman teman,namun bagi kaum hawa sebagian ada ketoko buku,mall dan restoran atau kafe.


"Gua balik deh"gumannya menenteng tas sekolah.


"Hallo"ucap pria itu sambil memukul bahunya.


"Gue mau balik jangan ganggu gue!"


"Upsss,gue cuman mau nanyak kok tenang gue juga gak akan makan orang kok."ucapnya sambil berjalan sejajar dengan Anggara.


"Diam tak menaggapi."


"Is, lu cuek!wajah mendrama dengan muka dibuat cute.Ehhh sinenek lampir ngajak lu kenalan ya?terus dia nangis ya lu buat?lu sih kasar banget"ucapnya sambil pergi menjauh tanpa mendengar jawaban Anggra.


"Gue gak perduli."batinnya.


Saat ingin memasuki mobil dia melihat seorang wanita berjalan memakai seragam Basket dengan senyum diwajahnya menambah kesan cantik.


Hingga mengurungkan niatnya untuk memasuki mobil.



"Gue pergi deh,sebelum dia sadar ngeliat gue natapin dia."monolognya sendiri.


Sesaat kemudian dia melihat wanita itu pergi menaiki sepeda motor dengan seorang pria.Melihat dari dalam mobil itulah yang dilakukannya.


"Bundahara,tungguin anakmu pulang! ucapnya teriak dalam mobil menuju kerumah"

__ADS_1


__ADS_2