Destinity A & S

Destinity A & S
Sial


__ADS_3

Jangan membantu jika


diungkit kembali


-Anggara-


"Dasar orang tua"umpat Rangga.


Kruk kruk suara cacing milik Rangga sudah mulai demo ingin diisi hingga terbesit pikirannya Go Food aja.


10 Menit.....


"Ma Anggara pergi ya?"ucapnya seraya mengunci pintu dan menganggap ibunya disana.


Nana oh nana


nana oh nanna


Nana oh nnana


Dimanakah kamu


nyanyian Rangga seraya menstater sepeda motor miliknya.


****


"Hikss hiks aku takut tidur disini bun"isaknya dibantal guling kesayangan miliknya.


"Maafin bunda ya nak,nak bunda sayang banget sama kamu tapi,papa kamu gak mau kalau kamu sampai memiliki nilai dibawah standar nak"ucap bundanya dari pintu gudang dengan air mata yang perlahan sudah jatuh sedari tadi.


"Susan,Susan....."panggil bundanya setelah menghentikan tangisnya dan mengetuk pintu gudang.


"Bisa bunda minta tolong padamu?"ucap bundanya dengan mata yang dibuat gemes.


"Hmmmmm,sebentar bunda!"ucapnya seraya membersihkan air matanya dengan tissu.


"Bun,apa butuh sesuatu?"


"Bisakah kamu pergi membeli makanan sama bunda,bunda lapar sekali sayang"ucapnya dengan penuh harapan.


"Tapi bund......"


"Upssssss tidak ada kata tapi,papamu sedang istirahat dikamar jangan hiraukan dia ya?bunda tau kamu juga belom makan dan satu yang bunda sangat tahu kamu sekarang butuh udara segar kan"ucapbya dengan memebelai rambut putrinya dengan sayang.

__ADS_1


"Hmmmm baik lah jika bunda memaksa aku bisa apa"mengangkat bahunya acuh.


"Baik lah katakan sekarang apa kau butuh udara segar anak nakal dan jangan lah lama lama pulang sayang"


"Tanpa ku katakan bunda memang sangat tahu apa keinginan putrinya ini ya,"seraya memeluk bundanya dan menjatuhkan air matanya tanpa diketahui bundanya.


"Baik lah pergi lah dan jangan pulang terlalu malam dan ingat ya jaga dirimu"


"Mmm baiklah kalau begitu aku akan pulang pagi nona karena aku dilarang keras untuk pulang malam,"


"Iya atau tidak sama sekali!"


"Hahaha baiklah aku sudah mengerti,aku pergi dulu ya"


"Tunggu,"


"Ada apa bun, "


"Kamu sama mang Diman ya,bunda sangat khwatir sama kamu nak."


"Tidak usah bun,bunda aku sudah besar dan aku hanya keluar sebentar ya,"


"Baik pergilah"usir bundanya .


"Jangan pulang malam anak bunda"ujarnya.


15 menit.


"Mmm,bunda mau bakso kali ya aku beli aja lah kali aja bunda mau,"


Ku tak sangup lagi


jalani hidup ini


birkan kusendiri


tanpa hadir mu lagi


kutak sanggup lagi


jalani cinta ini


suara nyanyian Susan mengundang banyak orang tersenyum melihatnya bahkan sampai ada berhenti beraktivitas.

__ADS_1


"Kok aku merasa aneh ya"batin ku


"Hahaha kenapa buk kok berenti jalannya hanya ngeliatin saya padahal gak ada yang aneh kok buk sama saya,"seraya menepuk bahu ibuk tersebut guna membuyarkan lamunannya.


"Hhhhh suara kamu teh sangat merdu,merdu sekali sama seperti Agnes monica itu,"


"Hah ibuk mah bisa aja muji saya,yaudah saya kedapan dulu ya buk."dengan senyum merekah di wajah cantiknya.


"Iya neng,neng beli dua ya sama ibuk satu juga neng mah udah saya puji tadi."


"Aish ini ibuk-ibuk mau minta bayarin toh,jadi itu alasannya kenapa suara aku dibilang mirip Agnes Monica.Huh padahal suara aku mah emang pada dasarnya udah bagus jadi gak dibilang pun tetap"batinku.


"Iya sebentar ya buk,ibu ikut saya aja ibuk yang pesan biar saya yang bayar,"


"Makasih neng,"


Setelah 5 menit dia memesan dia memberi kepada ibu ibu yang dijalan tadi.


"Ini buk diambil ya,"


"Makasih neng geulis."


"Sama sama buk"


"Kalau gitu ibu duluan ya,permisi"


***


10 Menit berlalu.


"Neng, pesen apa to bakso atau nasi goreng pedas neng,maaf saya teh kurang dengar, tadi mah banyak yang beli jadi bingung neng,"ucapnya dengan suara yang kelelahan.


"Mmm bakso 2 bungkus trus nasi goreng pedas saya makan disini mang,"


"Yaudah ditunggu ya non,ehhh minumannya apa neng?"


"Teh es aja mang,"


"Mang!"teriakku


"Iya den apa?mau pesan juga?pesan apa atuh?biar sekalian aja."


"Saya aja mang duluan.Saya udah lapar sekali mang"dengan muka lesu.

__ADS_1


__ADS_2