Destinity A & S

Destinity A & S
Perjanjian


__ADS_3

Biarkan semua berjalan sesui kemauan mereka,aku tak bisa melihat mereka kecewa😦


-Susan-


"Untuk ketua kelas kita disini rapat dengarkan baik baik ya"ucap kepala sekolah.


"Minggu depan kita akan adakan acara Peresmian ulang tahun sekolah dan disana ada lomba,jadi setiap kelas akan ada perwakilan minimal Dua orang maksimal empat orang.Pertandingan itu berbagai macam yaitu:Basket putra&putri,Makan kerupuk,kerbersihan kelas+dekorasi kelas,lomba pusi,nyanyi.Jika ada kelas yang tidak mengikuti lomba satu atau dua akan didenda 100.000 dan skors selama 2 Hari untuk masalah administrasi akan dibahas osis dan panitia itu osis,guru guru akan mengawasi panitia dan guru dibagi juga"ucap kapala sekolah dengan rinci


"Jika ada yang kurang jelas maka dipertanyakan"ujar kepala sekolah.


"Baiklah saya anggap semua mengerti


dan untuk hari ini akan dipercepat pulangnya kerumah masing masing ucap kepala sekolah."


"Pak,Jam berapa kita pulangnya pak?"ucap salah satu ketua kelas X.


"Dasar anak jaman sekarang pulang nya aja langsung ditanya"batin guru.


"Kita pulang jam12:00"


"Cukup sekian dan kembali lah."


"Baik pak"ucap gurunya.


*****


sinar matahari menyinsing membuat siswa bersemangan tidak dengan siswa yang satu ini.


"Huh,gue capek Tuhan"batinya.


"Ehh lihat itu susan"ujar dimas sambil memakan permen karet dimulutnya.


Begitu melihat susan dia pergi kearahnya.


"Susan,lu tau gak disini ada anak baru loh" ucapnya menggebu gebu


"Emang siapa Dim?"

__ADS_1


"Anggara namanya tapi lengkapnya gue gak tau"ucapnya dengan tawa di wajahnya.


"Lalu,"ucapnya sambil duduk dikursi.


"Oh ayolah,susan dekati dia"ucap Dimas dengan gemas.


"Bagaimana cara mendekatinya,Aku saja tidak mengenalnya"ucapnya bingung.


"Ya ampun!ajak kenalan dulu perlahan kamu akan bisa dekat dengan dia"ucapnya kesal pasalnya wanita didepannya ini sangat banyak bertanya.


"Tidak,masih banyak yang akan aku lakukan Dim,Dim kau tahu kan bagaimana Papa kepadaku?"ucapnya menunduk.


"Ya aku tahu,tapi tidak kah kau bisa melawan ayahmu supaya tidak terlalu memaksamu?"ucapnya dengan kesal begitu mendengar kata kata Susan.


"Tidak.Dimas papa sudah berusaha untuk meyekolahkan ku kesekolah terbaik dan dia sudah bekerja hingga larut malam,aku tidak mau mengecewakannya Dim"ucapnya menunduk.


"Susan,Angkat lah kepalamu dan lihat kedepan suatu saat kau akan berdiri menggunakan kedua kaki tanpa papa dan ibumu,apakah kau yakin kau akan sukses jika mengikuti semua kata kata papamu tanpa bertanya kepadamu apa mau mu?"ucap Dimas.


"Sudah lah Dim.Pergilah ke kursimu sebentar lagi bel akan berbunyi"ucapnya seraya mengeluarkan buku sekolah.


"Dekati dia"ucap dimas lantang


SUARA BEL **BER***BUNYI*


semua siswa berhamburan dan berloba ingin masuk kekelasnya tak ingin terlambat saat guru masuk dan menghukum mereka.


"Pagi,anak anak bagaimana kabar kalian"ucap guru


"Pagi juga buk,baik buk"ucap seluruh murid.


"Semua siap,sebelum kita belajar marilah kita berdoa sesuai agama masing masing,Berdoa mulai!"ucap Zatria ketua kelas.


"Berdoa selesai." Zatria


"Beri salam kepada ibu guru"Zatria


"Selamat pagi buk"ucap seluruh peserta didik.

__ADS_1


"Baiklah kita mulai belajar bahasa inggris ok"ucap gurunya.


"Buk,kita kenapa harus belajar bahasa inggris buk?bahasa indonesia aja banyak gak tau buk"ucapnya dengan manyun dibibirnya.


Tidak memperdulikan muridnya mengatakan itu dia langsung membuka buku dan teringat pr yang akan dikumpulkan.


"Anak-anak kumpulkan pr kalian"


"Baik buk"ucap seluruh murid.


Tok tok tok


"Masuk"ucap gurunya.


langsung duduk dikursi tanpa menoleh sedikitpunkepada guru.


"kenapa kamu telat selama 15 menit pelajaran saya"tanpa menoleh kearah murid dan fokus melihat buku pr muridnya.


"Ban bocor"ucap Anggara.


Langsung duduk disamping Susan.


Susan menoleh saat dia merasa seseorang duduk disampingnya.


"Jangan liatin gue,gua tau gue ganteng"ucap tanpa menoleh.


Susan merasa malu mendengar perkataan pria yang sampingnya itu,tapi dia meenyembunyikan itu dan menjawab perkataan pria itu.


"Hhahah lu ganteng,iya kalau dilihat dari sedotan."gumannya tanpa sadar.


"Tanpa disadari Anggara mendengar perkataan wanita itu rpi tak ambil pusing."


"Selama gue disini jangan jantuh cinta sama gue,jarak meja kita 1cm,jangan ngomong kalau gak penting,kerja kelompok bagi rata."itulah yang dikatakan Anggara pada Susan.


"Itu sebuah pernytaan atau perjanjian?"ucap Susan.


"Perjanjian"seraya mengulurkan tanganyanya pada Susan.

__ADS_1


"Okkk"ucap Susan gagap.


Ganteng banget ya ampum batin Susan melihat Anggara dari samping.


__ADS_2