Devano & Semestanya

Devano & Semestanya
episode 12


__ADS_3

raja yang baru saja di rooftoof berjalan santai di koridor.atensi menatap ke depan dengan tatapan yang dingin.di depan sana raja menatap gadis yang berjalan ke arah nya dengan tatapan yang menatap ke bawah.


kilas balik


"gue gak bisa ngelakuin apa yang lo minta"ucapnya pada seseorang yang sedang duduk di depannya.


orang itu menatap raja"kenapa?"


"lo udah tau alasannya"


"karna benci lo itu"sarkasnya dengan nada yang dingin


sedangakn raja hanya mengembuskan napas panjang.memalingkan wajah nya menatap ke luar jendela di mana banyak kendaraan yang berlalu lalang.


sekarang dirinya berada di cafe cafteria cafe yang sering ia kunjungi.sedang mendiskusikan dengan sesuatu dengan seseorang di cafe cafteria tersebut.


orang itu mengehla napas panjang."gue mohon sama lo, kesampingkan dulu rasa benci lo itu.demi gue ja"lirih nya


raja menoleh ke arah seseorang yang terus memohon padanya."gue mohon ja.kalau,lo gak mau gue harus minta tolong sama siapa lagi ja.karena cuman Lo yang bisa jaga dia"mohon nya.


"jaga dia dari gue ja.dia butuh seseorang ja gue mohon buang dulu rasa benci lo itu"lanjutnya.


raja mengernyit kn halis nya"apa maksud Lo jaga dia dari Lo?"tanya raja


"suatu hari nanti lo akan tau.tapi,bukan sekarang"


"gue benci liat muka dia yang sok Sokan"ucap raja datar.tapi,demi lo sahabat gue.gue akan coba"putus nya


hal itu membuat seseorang yang di depannya mengangkat kepalanya menoleh ke arahnya dengan tatapan yang penuh dengan harapan.

__ADS_1


"terimakasih bro"ucap nya sambil memeluk raja.


raja pun membalas pelukan itu."hmmm"


raja menghela napas.ia akan berusaha menyampingkan rasa bencinya itu pada gadis yang terus melangkah ke arah nya.ia benci pada wajah yang menatap nya dengan sok berani pada saat itu dan membuat mood nya menjadi jelek karna gadis itu.


ketika gadis itu ingin berjalan melewati Raja.raja menarik tangan gadis itu sehingga gadis itu dan membuat gadis itu menubruk dada bidang nya.


"ehhh"ucap gadis itu


gadis itu mendongkak ke atas melihat wajah lelaki yang tidak sopan telah menarik tangan nya.gadis itu melotot menatap tajam manik hitam yang menatap nya dengan tatapn yang membuat nya semakin jengkel pada lelaki itu.


"brengsek"geram gadis itu.tangan nya mendorong tubuh lelaki itu.tapi,sayang tubuh lelaki itu tidak bergerak sedikit pun.


lelaki itu tersenyum miring menatap mata indah miliknya.dan mendekat kn bibirnya ke arah telinganya."QUEENA ARAZELA PRATAMA."bisik nya yang membuat tubuh zella menegang mendengar nya.


raja melihat bahwa gadis di depannya kaget dengan apa yang ia bisikkan


"why lo gak pake nama keluarga lo di belakang nama lo?"tanya nya


sedangkan gadis yang di pelukan nya sekarang menatap ke arah depan dengan tatapan kosong.


"kamu gak perlu tau"ucapnya datar


tangannya yang sedang di cekal oelh raja sudah mengepal.ia benci dengan seseorang yang mencari tau tentang nya.


"gue harus tau?"balas raja dengan tatapan yang jauh lebih dingin


zella mengernyit menatap ke arah lelaki di depannya.

__ADS_1


"karena lo Sekarang tanggung jawab gue"lanjutnya yang membuat zella semakin bingung dengan perkataan yang di lontarkan oleh raja.


"lepas"ucap zella sambil mendorong tubuh raja.


raja pun melepaskan zella."maksud kamu apa?.tanggung jawab apa?"tanya zella


"heh....."raja hanya menyunggingkan senyum nya."pulang sekolah tunggu gue di parkiran"ucapnya


"hah?"


mengerti akan kebingungan zella raja melanjutkan ucapannya"gue anter pulang Lo"lanjutnya


"saya bisa pulang sendiri"


"gak ada penolakan"


"kamu gak berhak ngatur ngatur saya"ucap zella tak mau kalah


"gue udah bilang sama lo,kalau lo sekarang tanggung jawab gue"sarkas nya penuh tekanan di setiap kata yang terlontar dari bibirnya.


zella diam bingung dengan ucapan lelaki di depannya.bukan kah lelaki ini membencinya dan sejak kapan dirinya menjadi tanggung jawab nya.


melihat zella yang masih diam tidak membalas ucapannya.raja membuyarkan lamunan gadis di depannya."inget pulang sama gue."


ucapan yang terlontar dari bibir Raja bukan sebuah permintaan tapi perintah yang zella tangakap.


raja membalik tubuhnya dan melangkah pergi.tapi, tiba tiba raja berhenti dan berbalik ke arah zella membuat ke empat pasang itu saling menatap.


raja memperpendek jarak di antara keduanya dan berbisik ke telinga zella"pendek"bisik nya yang membuat zella melotot kaget dan ingin memukul bibir lelaki itu.

__ADS_1


raja tertawa kecil melihat ekspresi wajahnya.dan berbalik lalu meninggalkan zella.


setelah kepergian raja.zella mengumpat"gak sopan banget tuh bibir ngatain orang.aku bukan nya pendek tapi kurang tinggin ajah"umpatnya."kamu tuh yang udah kaya tiang listrik"sarkas nya sebal.


__ADS_2