Devano & Semestanya

Devano & Semestanya
episode 1


__ADS_3

...chapter 1...


Di pagi hari nan cerah itu di sebuah halte bus terdapat gadis yang menatap kendaraan yang berlalu lalang di hadapannya.


gadis itu ialah azela Angelica gadis yang memilik wajah cantik yang unik serta memiliki sorot mata yang tajam tapi lembut, gadis yang menyukai langit biru dan senja. menurutnya, langit biru dan senja adalah ciptaan tuhan yang keindahannya tak dapat ia ucapkan dengan kata.


seperti biasa azel menunggu bus yang mengarah ke sekolah nya. duduk dengan tenang dan tangan yang menggenggam buku novel yang belum ia baca hingga habis tadi malam.


beberapa menit menunggu tibalah bus yang akan ia naiki. tak membuang waktu ia menutup buku novel nya kemudian bangkit dari duduk nya dan berjalan memasuki kendaraan beroda empat itu.


di dalam bus azel berusaha mencari tempat duduk yang masih kosong. namun, seperti nya semesta tak berpihak padanya buktinya bus itu di penuhi dengan penumpang. mau Tidak mau ia harus berdiri sampai datang ke sekolah nya.


dengan berdesak desakan ia melihat jam tangan yang melingkar di tangan kirinya di mana jam sudah menunjukkan pukul 06.30 sedangkan untuk mencapai ke sekolah nya membutuhkan waktu 15 menit. azel menghela napas kasar ia tak mempunyai waktu untuk pergi ke kantin dan sarapan nanti.


azel cemberut dan merutuki kebodohan nya karena bergadang semalaman membaca novel kesukaan nya sampai harus mengorbankan jam tidur nya tadi malam yang membuat dirinya harus bangun terlambat dan melupakan sarapannya.


azel membelai perut nya yang keroncongan karena cacing cacing di perut nya sudah berdemo meminta makan pada diri nya. " cacing pagi ini puasa dulu ya, gue lupa sarapan tadi akibat buru buru takut telat " gumamnya.


tanpa ia sadari seseorang terkekeh mendengar gumaman yang keluar dari bibir tipis miliknya. " lucu " batinnya


...----------------...


15 menit berlalu akhirnya bus yang ia tumpangi berhenti di depan gerbang sekolah nya SMA MELATI tempat di mana azel menghabiskan setengah tahunnya untuk menimba ilmu.


setelah memberikan uang pada pak supir ia berjalan keluar dari bus. ia melangkah kan kakinya menuju gerbang sekolah nya. namun, langkahnya terhenti ketika seseorang menepuk pundaknya.


" tunggu " ucapnya yang membuat ia menoleh ke belakang di mana ternyata ada Kaka kelasnya yang super nyebelin.


" kenapa? " ketus nya


orang itu menyodorkan kotak bekal di hadapan nya, membuat gadis di depannya mengernyit bingung. orang itu menghembus kan napas kasar ketika gadis di depannya tak kunjung mengambil kotak bekalnya.


" ambil" ucapnya yang malah membuat azela semakin mengernyit bingung


" ck, ambil gadis bodoh " tekannya sambil menyerah kan kotak bekal miliknya.


" buat gue? " tanya nya


" bukan, buat hantu " jawabnya yang membuat azela membola kaget


" lah kalau buat hantu ngapain di kasih ke gue dodol" azel mendengus tak suka pada orang di depannya.


cetk


orang di depannya menyentil dahi azel sehingga azel meringis kesakitan " awss " ringis azel sambil mengusap pelan dahinya yang di sentil oleh orang di depannya.


plak


azel memukul lengan orang di depannya " kenapa Lo mukul gue? " tanya nya


" lah orang Lo juga nyentil dahi gue, itu pembalasan tau" jawab nya sengit


" gue nyentil dahi Lo itu supaya otak kecil Lo itu berpungsi " orang itu mendengus kesal pada gadis di depannya.


" maksud Lo otak gue gak berpungsi gtu, otak gue belum berhenti ya sampe harus Lo Sentil gini " ketus nya

__ADS_1


" memang"


azel menggerling matanya kemudian menatap malas orang di depannya, ah sungguh rasanya ia ingin melempar orang super nyebelin ini ke ujung dunia deh.


" terserah deh gue males adu mulut sama Lo " azel berbalik berjalan meninggalkan orang di depannya. namun, lagi dan lagi langkah nya terhenti membuat ia menghentikan langkah nya dan berbalik menatap kesal orang di depannya " apa lagi ?"


sedangkan orang di depannya menghela napas kasar kemudian meraih tangan azel dan menaruh kotak bekal di genggaman gadis yang masih menatap diri nya dengan tatapan bingung dan kesal.


" buat Lo " ucapnya kemudian berjalan meninggalkan gadis yang masih termenung di tempat nya.


baru beberapa langkah, langkah nya terhenti ketika seseorang menarik tangannya. ia berbalik dan menaikan alis nya seakan mengatakan ' apa'


" Lo serius ini buat gue?" tanya nya sambil menunjukan kotak bekal berwarna biru itu


" hmm" dehem nya


" ada angin dari mana Lo tumben dah "


" barat "


" serius Lo Van "


" hmm"


azel mendengus mendengar jawaban orang di depannya. " emang gak ada kata lain selain ' hm' apa atau mungkin nih orang cosplay jadi Nisa sabyan lagi "


" yaudah deh makasih. tapi, Lo gak kasih racun kan nih makanan?" azel memicingkan mata nya menatap orang di depannya curiga.


" gue gak segila itu zel " dengus orang di depannya


" kn gue jaga jaga siapa tau Lo kerasukan iblis tiba tiba mau bunuh gue kn"


mendengar ucapan orang di depannya membuat azela terkekeh kecil merasa terhibur dengan kekesalan orang di depannya ini.


" iya iya devano gue percaya. tadi gue cuman bercanda ko " ucapnya


" btw makasih loh, kebetulan gue belum sarapan tadi pagi " lanjutnya


" hmm" jawab devano singkat kemudian berbalik berjalan menjauh dari azela


bukan tanpa alasan pemuda itu memberikan kotak bekal nya pada gadis bertubuh mungil itu. karena waktu ia berada di bus pemuda itu mendengar gumaman azela si gadis yang mempunyai tubuh mungil itu tidak menyadari kehadiran nya di bus yang sama mereka tumpangi.


amat kebetulan ia membawa bekal dan memberikan bekal nya itu pada azela.


gadis itu jauh lebih membutuhkan daripada dirinya, pemuda itu tau bahwa kebiasaan azela adalah setiap paginya ia harus sarapan sedangkan waktu yang di perkirakan gadis itu tidak akan bisa pergi ke kantin.


iya yang memberikan azela kotak bekal ia adalah devano el-gazino Alexander lelaki yang memilik mata elang dan tatapan yang tajam serta di karuniai wajah tampan rupawan yang menjadi incaran kaum hawa. bukan hanya itu devano juga di juluki sebagai most wanted di sekolah nya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


sekarang azela sedang berada di ruang kelas nya, ia sedang menikmati makanan yang di berikan devano padanya.


" azel" teriak seseorang yang baru saja memasuki kelas membuat dirinya tersedak


uhuk uhuk

__ADS_1


azel segera mengambil air mineral yang berada di mejanya dan meneguk air mineral itu guna menghilangkan rasa sakit di tenggorokan nya.


sedangkan orang yang memanggil nya tadi segera berlari ketika melihat azela tersedak makanan karena teriakannya.


" aduh zel sorry- sorry gue gak sengaja " ucap nya panik


"Lo oke kn?" tanya nya tapi masih belum mendapat respon dari azela


" zel " panggil orang tersebut dengan wajah khawatir dan bersalah


azel menaruh botol air mineral yang telah ia minum setengah nya dan menatap orang di hadapan nya Yang mana ternyata sahabat nya BELLA AGUSTINA.


" gue gpp bell, gak usah khawatir tadi gue kaget aja lagi enak enak nya tiba tiba denger Lo teriak" ucap azel


" maap ya zell "


" iya iya BELLA AGUSTINA YANG CANTIKNYA KAYA DEWI LENTERA "


" emang ada ya Dewi lentera?" tanya Bella


" gak tau gue " jawab azel


" lah terus Lo nyebut Dewi lentera tadi ngapain"


" asal ceplos aja " mendengar jawaban sahabat nya Bella mendengus kesal 'dasar'


" ouh ya Clara mana?" tanya azel pasalnya Sahabatnya yang satu ini belum muncul. biasanya selalu lebih awal dari dirinya dan Bella.


" gak tau, mungkin di masih di perjalanan" jawab Bella


" iya kayanya "


Bella melirik pada kotak bekal yang berwarna biru yang terdapat di atas meja azela " tumben Lo bawa bekal zel"? tanya nya


azel yang mendengar pertanyaan Bella menundukkan matanya dan melihat kotak bekal berwarna biru milik devano " tadi di kasih devano " jawabnya yang mendapat tatapan kaget dari Bella


" apa " kaget Bella dengan berteriak kencang


azel terperangah kaget mendengar teriakkan Bella " apa sih bell gak usah teriak- teriak kuping gue sakit "


" Lo beneran di kasih sama devano?" tanya Bella memastikan


" iya " jawab azela santai


" terus Lo terima "


azel menggerling mata nya malas " nggak gue buang ke tong sampah " jedanya " ya iya lah gue terima, lagian lumayan makanan gratis "


" Lo juga kenapa sih, ekspresi Lo kaya kaget gtu gue dapet makanan dari devano ?" tanya azel penasaran


" ya nggk sih cuman kaget aja gue Lo kan ketus banget tuh sama devano terus adu mulut terus ya! aneh aja tiba tiba Lo bilang dia ngasih Lo bekal miliknya."


" gak ada yang aneh bell mungkin tuh orang kerasukan malaikat jadi baik mau ngasih gue makanan "


" bisa jadi sih "

__ADS_1


" udah ah jangan bahas devano males gue " azel menyelusup kan wajah nya di balik tangannya yang terlipat di atas meja.


" iya " balas Bella sambil mengusap lembut rambut milik azela.


__ADS_2