Dewa Sihir Dan Pedang Naga Hitam

Dewa Sihir Dan Pedang Naga Hitam
KEMATIAN ZHAO ZILONG


__ADS_3

"Mereka telah memfitnah ku kakek, jadi akan aku kuhancurkan mereka" Ucap Zilong dengan nada gemetar menahan gejolak emosi yang ada dalam batin nya.


" Bunuh lah kakek mu terlebih dulu sebelum kau lakukan itu" Pinta sang kakek masih berlutut memohon pada cucu kesayangannya Zhao Zilong.


Seketika amarah pemuda ini hilang mendengar ucapan sang kakek. Pemuda ini kembali ingat akan keadaan keluarga yang lain.


"Lalu aku harus bagaimana kakek?" Tanya Zilong penuh dengan kebingungan. Sang kakek hanya menatap sang raja dengan penuh harap agar cucunya Zhao Zilong tidak di jatuhi hukuman mati.


"Cepat tangkap dia" Perintah sang kaisar pada para prajurit Kekaisaran. Zilong yang telah pasrah pun dapat ditangkap dengan mudahnya. Zhao Tian Ren hanya menitikkan air mata melihat Zhao Zilong di tangkap prajurit Kekaisaran.


Persidangan yang sempat terhenti dilanjutkan kembali dengan keadaan ruang sidang yang sudah porak-poranda.


"Putri Long Meilin Nuhai apa tuntutan mu? " Tanya sang kaisar dengan nada sedikit menahan emosi melihat wajah Zhao Zilong yang kembali tanpa ekspresi bersalah.


"Saya ingin Penjahat itu menderita 1000 kehidupan yang mulia, dan setiap kematiannya hamba sendiri yang akan membunuhnya." Ucap Long Meilin Nuhai dengan terisak mana kala mengingat kejadian tragis tersebut.


"Baik... Permintaan dikabulkan. Zhao Zilong kau akan dijatuhi hukuman 1000 kehidupan dan diakhir masa hukuman mu kau akan dijadikan budak oleh Ras Naga." Ucap kaisar melempar kayu sepanjang 1 jengkal tanda hukuman telah dijatuhkan.


Zhao Tian Ren Hanya menangis akan hukuman yang dijatuhkan sang kaisar pada cucu kesayangannya. Keputusan telah diambil dan tak mungkin di batalkan lagi.

__ADS_1


Hati Zilong sakit karena hukuman tersebut, tapi yang lebih membuat pilu hatinya adalah bencinya Long Meilin Nuhai pada Dirinya.


Hari ini juga Zilong akan di akan di eksekusi dan dia akan menjalani reinkarnasi 1000 kehidupan di dunia manusia.


Zhao Tian Ren beranggapan bahwa hukuman tersebut lebih baik karna cucunya masih punya waktu 1000 kehidupan.


"Kakek aku meminta maaf pada saudara yang lain, karena aku tidak bisa menjadi anak yang baik" Ucap Zhao Zilong dengan tegar.


Kakeknya hanya menahan air mata. Apa yang dilakukan oleh Zhao Tian Ren tidaklah salah, jika Zilong berhasil lolos maka sebagai gantinya keluarga Zhao akan di tangkap dan di bunuh oleh sang raja sebagai hukumannya.


Golok algojo pun telah siap menebas leher dari dewa muda ini. Dalam batin Long Meilin sendiri tidak percaya akan perbuatan teman semasa kecilnya. Melihat Zhao Zilong di penggal gadis naga ini pun pingsan. Banyak pikiran yang menjadi sebab ketegaran sang gadis hilang, mulai dari keluarga yang kini sudah tiada, ditambah menyaksikan teman semasa kecilnya harus di pancung di depan matanya.


Dilain sisi nampak wajah dingin dari putri Cantik Long Meilin Nuhai. Tidak nampak ceria seperti tragedi tersebut.


"Kakak... Sekarang kau adalah pewaris ras Bangsa naga, aku menyerahkan pada kakak dan paman untuk mengambil alih kekuasaan bangsa Naga" Ucap Long Meilin Nuhai pada Wen Huang Jie dan Wen Chen Ling.


Gadis ini ingin membalas dendam kepada Zhao Zilong tapi tak dapat di pungkiri kenangan semasa kecil selalu terbayang, walau hatinya mengatakan tidak namun kenyataannya memang demikian adanya, dewa muda tersebutlah yang menghabisi semua keluarganya.


Gadis ini pun memupuskan semua yang ada dalam hatinya, menghilangkan rasa belas kasih dalam dirinya.

__ADS_1


Gadis yang semula periang, ramah, baik pada setiap dewa serta mahluk hidup yang lain, kini berubah menjadi pribadi yang pendiam serta dingin. Long Merlin


Nuhai pun mulai belajar ilmu beladiri yang ada di Kekaisaran langit, dengan tekad yang kuat gadis dari ras naga ini pun dapat menjadi pendekar yang kuat serta hebat. Apalagi dengan kondisi tubuh yang istimewa. Walau pada awalnya dia sedikit berat karna tidak begitu senang dengan kekerasan, tapi dendam dalam hati gadis ini mendorong serta memacu semangat juangnya.


"Guru...terima serangan ku! " Ucap seorang gadis melancarkan serangan dengan, pedang yang dia gunakan meliuk-liuk laksana seekor Naga yang sedang bertarung, dengan kemampuan element petir yang dia miliki maka nampak pedang yang di gunakan tersebut seperti naga petir sedang marah menyerang lelaki tua yang sedang sibuk menangkis serangan tersebut, gadis itu adalah Long Merlin Nuhai.


"Serangan yang begitu ganas," Batin sang guru, dia adalah lelaki penjaga pagoda Kekaisaran langit, Shen Laoshi. Shen Laoshi sebenarnya tidak ingin mengambil murid lagi, tetapi kaisar langit yang memaksa beliau untuk melatih gadis dari ras naga tersebut, kaisar merasa guru yang tepat untuk melatih gadis ini adalah Shen Laoshi karena dia jugalah yang melatih Mendiang Zhao Zilong.


Boom... Duar... Boom, suara tangkisan dari serangan yang berhasil di tahan oleh sang guru. Shen Laoshi tak menunjukan kelelahan sama sekali, karena memang kemampuan guru dari para dewa ini sudah jarang ada tandingannya, beliau sudah lama hidup menyepi dan tenang samapai waktu Zhao Zilong berguru padanya.


Guru tua ini pun tidak yakin dengan peristiwa yang melibatkan sang murid, dia yakin ada kesalahan dalam keputusan dari kaisar langit, walau sebentar dia bersama Zhao Zilong tapi hatinya mengatakan bahwa mustahil muridnya melakukan semua perbuatan tersebut. Tetapi semua telah terlambat, Zilong telah dihukum mati dan akan menjalani 1000 dengan penuh kesengsaraan di dunia manusia.


Yang disayangkan oleh dewa tua ini adalah mantan muridnya akan di bunuh oleh muridnya yang sekarang sedang menimba ilmu padanya, Long Meilin Nuhai.


"Sudah... Sudah... Cukup putri, orang tua ini sudah tidak mampu menahan serangan ganas mu" Ucap Shen Laoshi pada putri dari ras naga tersebut.


Wuzz...wuzz... Gerakan Long Meilin Nuhai mendekat sang guru dengan pedang masih terhunus.


"Guru masih terlihat kuat, kenapa tidak mau bertarung lagi?" Ucap Long Meilin Nuhai sedikit protes melihat sang guru nampak masih bugar dan tidak terlihat di seperti kelelahan.

__ADS_1


"Putri... Orang tua ini sudah tak mampu menahan gempuran jurus-jurus mu, jika dilanjutkan mungkin aku bisa mati berdiri" Ucap Shen Laoshi merendah, meredam gejolak bertarung dalam hati sang murid. Putri Long Meilin Nuhai sangat berbakat, walau dia tak dapat menandingi kejeniusan Zhao Zilong, tapi saat ini bisa dikatakan di juga setara dengan jenius para dewa muda.


__ADS_2