Dewa Sihir Dan Pedang Naga Hitam

Dewa Sihir Dan Pedang Naga Hitam
MEREKA MEMFITNAH KU


__ADS_3

"Kau mengatakan di samping Kekaisaran naga, lalu apa yang kau lakukan disana?!" Desak sang kaisar yang ingin mendengar pengakuan langsung dari mulut dewa muda ini.


"Hampa hanya tidur, sambil mengenang dulu hamba sering main di daerah itu kaisar" Ucap pemuda yang lagi-lagi tak ada ekspresi apapun pada wajahnya.


"Bohong.... Apa yang diucapkannya semua bohong! " Teriak long Meilin Nuhai dengan nada yang amat begitu emosional.


"Buat apa aku bohong tuan putri, semua yang aku katakan benar adanya" Ucapan Zhao Zilong membela diri.


Yang mulia kaisar mengeluarkan benda pusaka yang dapat memproyeksikan sebuah peristiwa dari ingatan seseorang, Benda ini adalah cermin nirwana salah satu pusaka Kekaisaran langit.


"Long Meilin Nuhai, coba kau ingat peristiwa yang terjadi kemudian kau lihat cermin ini." Perintah kaisar pada putri Kekaisaran naga tersebut.


Perlahan bayangan pun nampak pada cermin tersebut, terlihat jelas detik-detik dimana sang gadis sedang menunggu calon mempelai pria, dan peristiwa percakapan sebelum kejadian itu berlangsung pun terlihat jelas sekali.


Dan tiba waktu dirinya datang sebagai tamu, bagai mana percakapan antara kaisar naga dan Zhao Zilong berlangsung.


"Itu semua tidak mungkin, pasti ada yang salah" Ucap Zhao Zilong menyaksikan reka peristiwa pada ingatan Long Meilin Nuhai. Dewa muda ini tak percaya dengan apa yang dia lihat. Kejadian yang sangat tidak masuk akal karna dirinya tidak berada pada tempat tersebut.


"Kami menemukan saksi hidup lainnya yang mulia" Ucap Wen Huang Jie pada kaisar langit, sambil memanggil saksi lainya yang langsung masuk pada ruang sidang tersebut.


"Cepat kau ingat kejadian siang tadi" Bentak sang kaisar pada saksi yang baru datang tersebut. Saksi ini adalah pelayan yang menyaksikan tragedi tersebut dari awal hingga akhir.


Jelas tampak kekejaman Zilong membantai pejabat serta anggota kekaisaran naga dengan begitu kejam.


Zhao Tian Ren yang turut serta menyaksikan reka peristiwa pun seakan tak percaya bagaimana cucunya membantai Kekaisaran naga dengan begitu kejam. Batin sang kakak tak percaya namun yang terlihat dalam reka peristiwa itu memang benar-benar cucunya Zhao Zilong.


"Itu semua tak benar... Aku telah di fitnah" Teriak dewa muda yang belum selesai menyaksikan adegan pembantaian tersebut. Sungguh dia tak merasa melakukan semua kegiatan tersebut. Batin dewa muda ini kacau sehingga dia tampak marah dan langsung berdiri dari tempat dia berlutut.

__ADS_1


"Pengawal... Cepat tangkap bajingan itu!!! " Perintah Kaisar langit yang mencium gelagat tidak baik dari Zhao Zilong. Merasa di fitnah serta mendapat ancaman Zilong Langsung Mencoba kabur dari ruang sidang, pikirannya sungguh kacau saat ini.


Berdiri ratusan prajurit langit mengepung dewa muda ini, mereka bersiap dengan segala hal, karna yang menjadi lawan mereka kali ini terkenal sebagai jenius para dewa muda.


Pertarungan Sengit pun tak dapat dihindarkan, Zilong seorang diri melawan gempuran ratusan prajurit Kekaisaran langit.


Tring.... Trang... Boom... Dur.... Bunyi benturan senjata serta tenaga dalam saling beradu, begitu dahsat pertempuran hingga menggungcangkan aula sidang.


Pertarungan pun berlanjut pada aula bagian luar istana Kekaisaran.


"Terima serangan ku Jenius!!! " Ucap dewa muda sambil melesatkan serangan dengan Guan Dao yang begitu dahsyat.


Boom... Dur....serangan tersebut ditangkis oleh Zhao Zilong. Dewa muda yang tiba-tiba menyerang Zilong adalah Wong Er Lang. Salah satu dewa muda kandidat panglima perang juga.


"Kakak Er Lang... Ternyata kau juga berada di pihak mereka" Ucap dewa muda ini dengan sinis.


"Tebasan petir langit... " Teriak Wong Er Lang melancarkan serangan terkuat yang dia miliki, kali ini Er Lang menyerang dengan niat membunuh yang kuat. Maka jelas dapat disaksikan kekuatan nya berpuluh kali lipat dari waktu mereka bertarung di area pertandingan sebelumnya.


Tak mau jadi daging cincang Zhao Zilong pun menggunakan kemampuan memanipulasi petir yang telah dia kuasai.


"Perisai badai petir" Teriak Zilong menerima serangan dari Wong Er Lang.


Boom... Dar... Blar... Bunyi benturan kedua kekuatan tak dapat di hindarkan lagi.


Banyak luka di sekujur tubuh nya, tapi dia tak memperdulikannya , itu semua tidak lebih sakit dari pada fitnah yang di tujukan padanya, di tambah bencinya putri Long Meilin Nuhai padanya menambah sakit batin yang dirasa dewa muda ini.


" Kalian para dewa tak bisa membedakan mana salah mana yang benar, baik hari ini akan aku Luluh-lantah kan Kekaisaran ini" Ancam Zilong dengan emosi pada semua yang memfitnah dirinya.

__ADS_1


"Lancang... Cepat tangkap Penjahat itu hidup atau pun mati!!! " Perintah Kaisar Bai Yun San kepada para prajurit Kekaisaran langit.


Tanda kutukan pun tampak pada dahi dewa muda tersebut, darah naga yang mengalir dalam diri Zilong pun tampak pada tubuh dewa muda yang memiliki darah naga juga. Sebagian tubuhnya bersisik mirip sebuah zirah perang.


Dewa muda ini bertarung mati-matian menahan gempuran serangan dari prajurit Kekaisaran dewa langit.


"Perisai petir... " Lagi-lagi dewa muda ini menggunakan perisai andalan yang biasa dia gunakan, walau tahu itu tak begitu berarti, tapi setidaknya dapat melindungi dirinya dari gempuran-gempuran yang bertubi-tubi.


Boom.... Duar... Zilong terlempar keluar arena persidangan, tepat didepan pintu masuk ruangan tersebut. Zhao Zilong tidak berfikiran untuk lari, karna percuma pasukan kekaisara sudah mengepungnya. Pemuda ini berniat menggunakan kekuatan terakhirnya.


"Aku akan menghancurkan semuanya... " Batin Zilong yang berencana meledakkan diri dengan sebuah serangan maha dahsyat yang baru dia pelajari dari gurunya.


Wong Er Lang yang menyadari bahwa Dewa muda ini mempunyai keinginan untuk meledakkan diri berusaha mencegahnya. Dia bermaksud mengacaukan segel yang di bentuk oleh Zhao Zilong.


"Tebasan petir langit...!!! " Teriak Wong Er Lang yang menyerang dengan tenaga penuhnya. Terlihat petir langit menghiasi guan dao miliknya.


Zilong juga tak mau tinggal diam menyaksikan serangan tersebut.


"Perisai petir... " Teriak dewa muda ini sambil tetap membuat pola hexagram yang rumit. Benturan pun terjadi kembali, kali ini lebih hebat dari sebelumnya. Asap serta debu beterbangan menyelimuti area pertarungan tersebut.


Setelah kepulan asap serta debu menghilang Zilong pun telah menyelesaikan Hexagram segel penghancur yang dipelajari dari sang guru Shen Laoshi.


"Mari... Kita akan mati bersama" Ucap Zilong sambil tersenyum sinis penuh kemenangan.


Zhao Tian Ren tahu segel Hexagram yang dibentuk cucunya adalah segel penghancur, dia tak ingin Zilong berbuat nekat dan menyebabkan kehancuran pada Kekaisaran langit.


"Hentikan cucu ku!...Jika kau berhasil memporak-porandakan Kekaisaran maka bagai mana nasib keluarga kita yang lain" Teriak dari Zhao Tian Ren menyadarkan Zilong dari amarahnya. Dewa muda ini melihat sang kakek berlutut diantara dirinya dan Wong Er Lang yang sedang bertarung.

__ADS_1


__ADS_2