Dewa System

Dewa System
Memburu Serigala Merah


__ADS_3

waktu tidak terasa hari pun sudah pagi zero dan sella memulai hari yang barunya dengan sarapan di penginapan.


tetapi sella merasa kecewa karena yang dia makan bukan yang di buat oleh zero, zero yang melihatnya keheranan.


"hei kenapa kamu sangat mengeluh?" ucap zero sambil memasukan makanan ke mulutnya.


sella langsung meletakkan sendoknya.


"aku ingin makan makanan buatan zero" ucap sella dengan nada yang tinggi.


seketika pemilik penginapan mendengarnya dan langsung menghampiri zero dan sella.


"ara apakah tuan seorang koki?" ucap pemilik penginapan.


zero dan sella langsung kaget karena pemilik penginapan tiba tiba ada di dekat mereka.


"ahk iya sebenarnya saya adalah seorang koki" ucap zero sambil menyimpan sendoknya dan langsung menggaruk rambutnya yang tidak gatal.


pemilik penginapan penasaran dengan rasa buatan zero karena penginapan ini sangat di kenal dengan masakannya yang paling enak di kota ini.


"hmm kalau boleh bisakah kamu memasak makanan buatku? saya sangat penasaran dengan rasanya, jika masakan tuan sangat enak sama seperti yang nona ini bilang maka tuan boleh menginap di penginapan ini selama yang tuan inginkan dan gratis" ucap pemulik penginapan sambil tersenyum.


sella yang mendengarnya langsung bercahaya wajahnya.


"hei zero cepat kasih dia makanan buatanmu" ucap sella sambil menujuk ke pemilik penginapan dan wajahnya yang menghadap ke zero.


zero hanya membuang nafasnya.


"baiklah nih coba" ucap zero sambil memberikan makanan kepada pemilik penginapan.


pemilik penginapan keheranan dengan makanannya karena dia baru pertama kali melihatnya.


makanan itu adalah hamburger.


"apakah ini makanan?" ucap pemilik penginapan sambil mengambilnya dari zero.


sella hanya tertawa kecil.


"hohoho,,, itu memang kelihatan aneh tapi rasanya tidak ada lawan" ucap sella.


pemilik penginapan langsung mencobanya 1 gigitan dan tiba tiba wajahnya berubah drastis.


"makanan apa ini, ini sangat enak, saya belum pernah memakan yang rasanya seperti ini" ucap pemilik penginapan dan langsung menghabisinya.


pemilik penginapan hanya bisa terdiam ternyata makanan yang paling enak di kota ini bisa di kalahkan oleh seorang pengembara.


"baiklah sesuai janji, kita bisa meninap di sini selama mungkin yang kami inginkan" ucap sella.


pemilik penginapan hanya tersenyum.


"iya iya, kalian boleh menginap di sini selama yang kalian inginkan" ucap pemilik penginapan.

__ADS_1


zero tidak merasa bangga sedikitpun karena dia tidak akan berlama lama di kota ini.


setelah makan zero dan sella bertujuan pergi ke guild.


"baiklah sella ayo kita pergi ke guild" ucap zero.


sella hanya bisa mengikutinya.


"ya ayo kita ke guild" ucap sella dengan semangatnya.


tiba tiba di antara mereka menjadi hening.


"hei sella apakah kamu tau dimana guild" ucap zero.


sella melirik zero.


"tidak" ucap sella.


zero hanya mengeluarkan nafas dan langsung menghampiri pemilik penginapan.


"permisi bu, mau tanya tempat guild dimana ya?" ucap zero.


pemilik penginapan langsung tertawa kecil, dan zero merasakan firasat buruk.


"hohoho,,, saya akan ngasih tau tuan di mana guild tapi tuan harus mengasih saya makanan buatan tuan lagi" ucap pemilik penginapan dengan tertawa kecilnya.


yah zero sudah menbaknya dan dia langsung memberikan pizza kepada pemilik penginapan, dan pemilik penginapan langsung memberitahu arah guild.


kali ini sella yang memilih quest dan sella memlih quest yang berbahaya yaitu


quest


membunuh 10 serigala merah


hadiah


10 serigala merah \= 2 koin emas


yah zero tidak mempermasalahkannya, zero dan sella langsung pergi ke meja quest yang di jaga oleh best anjing.


"selamat datang tuan dan nona, nama saya adalah nanda, saya adalah yang menjaga di sini" ucap nanda.


zero keheranan kenapa yang menjaga meja quest selalu ras beast yang mungkin kebetulan.


"ahk iya kami akan mengambil quest ini" ucap sella sambil memperlihatkan quest nya.


nanda yang melihatnya tidak terkejut karena nanda melihat yang di bawa oleh sella adalah senjata berkualitas epic.


"baiklah kalau begitu, bolehkah saya melihat kartu guild kalian?" ucap nanda.


zero dan sella langsung memperlihatkan nya dan seketika nanda kaget karena rank mereka adalah E.

__ADS_1


"hei apa kalian sedang bercanda? ini memburu serigala merah loh dan kalian hanya rank E" ucap nanda dengan wajah paniknya.


sella hanya tersenyum sedangkan untuk zero hanya terdiam.


"ahk tenang saja dia sangat kuat kok" ucap zero sambil menunjuk ke arah zero.


zero hanya diam dan tidak memperdulikan nya karena ini quest yang di pilih oleh selalu.


"baik lah saya tidak akan memaksa kalian, dan bila kalian tidak kembali berarti kalian akan di anggap mati oleh guild" ucap nanda dengan wajah seriusnya.


zero dan sella langsung berangkat ke hutan untuk berburu serigala merah.


setelah sampai zero langsung menggunakan skill search nya dan ternyata ada begitu banyak serigala merah.


"hei sella apa yang di perlukan dari serigala merah?" ucap zero.


sella keheranan kenapa zero selalu menanyakan itu setiap kali mereka memburu monster dan dia baru ingat bahwa zero belum menjual mayat medusa ke guild.


"kenapa kamu selalu menanyakan itu? yah yang di perlukan dari serigala merah sama seperti serigala biasa yaitu taringnya dan jangan lupa habis ini kita harus menjual mayat medusa itu" ucap sella.


zero panik ketika sella menanyakannya.


"yah tidak apa apa sih hanya ingin tau saja,,, baiklah setelah kita sampai kita akan menjual mayat medusa" ucap zero dengan semangatnya karena yang di perlukan dari serigala merah hanya taringnya saja dan mayatnya bisa di jadikan poin shop.


zero melihat ke arah sella.


"sella sebaiknya kamu diam di belakang saya" ucap zero.


sella keheranan dan langsung pergi ke belakang zero dan ketika sella melihat ke depan ada begitu banyak serigala merah.


sella hanya terdiam dan memperhatikan zero sedangkan zero langsung bersiap siap dengan dagger kesayangannya.


"sella perhatikan cara membunuh mereka" ucap zero dengan semangatnya.


sella memperhatikannya, dan seketika zero langsung berlari ke arah sekumpulan serigala merah, sella tercengang kaget karena dalam waktu sepuluh detik semua serigala merah itu musnah tanpa tersisa satupun, sedangkan zero langsung membersihkan dagger nya karena banyak sekali darah serigala merah.


seketika dalam waktu yang sama di guild kota nagoya.


"guild master, tadi ada dua orang pria dan wanita mereka keduanya hanya rank E, dan mereka mengambil quest membunuh 10 serigala merah" ucap nanda sambil menundukkan kepalanya.


guild master kaget ketika mendengarnya.


"apakah yang kamu bicarakan itu serius? kalau begitu mereka pasti mati, tapi jika mereka kembali dan mereka menyelesaikan quest nya segera cek status mereka" ucap guild master dengan wajah kagetnya.


nanda yang mendengarnya hanya menganggukkan kepalanya.


"baiklah saya akan memeriksa status mereka" ucap sella.


dan guild master langsung masuk ke ruangannya.


baiklah sampai sini dulu makasih yang sudah support saya.

__ADS_1


__ADS_2