Dewa System

Dewa System
Raja Iblis


__ADS_3

setelah semua serigala merah yang ada di hadapan sella dan zero musnah sella langsung mengambil taring serigala merah dan memakan waktu 1 jam, setelah selesai zero langsung menukar mayat serigala merah menjadi poin shop.


"apakah kamu sangat suka sekali membuang mayat monster?" ucap sella.


zero langsung panik.


"i,,,, iya saya sangat suka" ucap zero dengan ragu ragu.


sella tidak memperdulikan nya karena itu bukan masalahnya.


merekapun langsung pergi ke guild, sesampainya di guild zero dan sella langsung menghampiri nanda.


nanda yang tidak melihat mereka membawa taring serigala merah langsung tenang bearti mereka gagal dalam menyelesaikan quest karena mereka masih rank E.


"kalian sudah kembali,,,, baiklah karena kalian gagal dalam menyelesaikan quest guild akan memberi kalian hukuman yaitu membayar seharga 10 koin emas" ucap nanda.


zero dan sella langsung bertatapan dan kembali menatap nanda.


"tidak, kamu tidak gagal dalam quest" ucap zero.


nanda keheranan.


"lalu kalau tidak gagal mana taring serigala merahnya?" ucap nanda.


zero langsung mengeluarkan semua taring serigala merah dengan berjumlah ratusan, nanda yang melihatnya kaget dan dia langsung membawa batu sihir untuk melihat level mereka yang sebenarnya.


"cepat kalian meletakkan tangan kalian di batu sihir ini, mana mungkin yang masih rank E bisa membunuh banyak serigala merah" ucap nanda dengan wahh paniknya.


zero meletakkan tangannya di batu sihir, sebelumnya zero sudah merubah statusnya lagi.


status


nama : zero


umur : 17


job : assassin


level : 16


dan sella juga sama meletakkan tangannya di batu sihir dan sudah naik level.


status


nama : sella


umur : 17


job : swordsman


level : 17


nanda yang melihatnya kaget.

__ADS_1


"ap... apa kalian yang membunuh semua serigala merah ini?" ucap nanda dengan wajah paniknya.


sella kepikiran dengan mayat medusa, taring serigala, telinga goblin yang mereka kalahkan sepanjang perjalanan kemari.


"hei zero cepatlah keluarkan mayat medusa dan yang lainnya agar kita punya banyak uang" ucap sella dengan wajah seramnya.


zero yang melihatnya langsung menuruti apa kata sella, zero langsung mengeluarkan mayat medusa dan yang lainnya.


nanda dan orang orang yang ada di guild melihatnya dan mereka langsung kaget karena nanda dan orang orang yang ada di guild melihat ada mayat medusa.


"hei kalian berdua, jangan membohongi guild, bagaimana kalian mendapatkan mayat medusa ini" ucap nanda dengan wajah yang sangat menakutkan.


zero dan sela yang melihat wajah nanda langsung berdiri tegak dan mengeluarkan keringat.


"ka.. ka... kami yang membunuhnya, kami tidak berbohong" ucap zero dan sella dengan berdiri tegak.


nanda yang mendengarnya merasa tidak percaya.


"mana mungkin orang yang ber rank E bisa membunuh medusa!" ucap nanda sambil memukul mejanya.


zero mulai kehilangan kendali


"jika kalian tidak percaya lebih baik kalian diam" ucap zero dengan mengeluarkan aura aslinya.


semua orang yang ada di guild langsung tidak bisa bergerak ketika merasakan aura yang di keluarkan oleh zero.


"aura apa ini, mana mungkin seorang rank E bisa mengeluarkan aura yang sangat menakutkan" ucap salah satu orang dari guild.


di waktu yang sama ketua guild yang merasakan aura zero langsung kaget dan langsung keluar dari ruangannya.


sella langsung menampar zero dan zero pun kembali sadar.


"hei apa yang kau lakukan?" ucap sella dengan wajah marahnya yang di tujukan kepada zero.


zero yang melihat semua orang yang ada di guild ketakutan langsung menundukkan punggungnya untuk berminat maaf.


"maafkan saya, saya barusan kehilangan kendali saya" ucap zero dengan sangat menyesal.


seketika orang yang di guild menganggap zero adalah monster dengan tatapannya.


zero langsung berlari keluar kota dengan kecepatan maksimalnya karena zero takut dengan tatapan orang yang ada di guild dan di sebut monster.


sella langsung mengejar zero walaupun sella tidak bisa mengejarnya sella terus berlari ke luar kota karena sella yakin zero pasti akan keluar kota.


setelah 2 jam berlalu akhirnya sella menemukan zero yang sedang merenungkan dirinya, sella langsung menghampirinya.


"tidak apa apa walaupun semua orang menggapmu monster tapi aku akan selalu berada di sisimu" ucap sella dengan senyumannya.


zero yang mendengar suara familiar langsung menghapus air matanya dan tersenyum karena masih ada yang menerimanya.


"kenapa kamu tidak membenciku?" ucap zero.


sella hanya tersenyum dan langsung duduk di pinggirnya.

__ADS_1


"karena saat kamu mengeluarkan auramu yang sebenarnya, kamu tidak mengarahkan aura itu kepadaku, jadi aku yakin jika aku ada di dekatmu aku akan baik baik saja" ucap sella dengan menatap langit.


zero hanya membalas dengan senyumannya, karena zero dan sella tidak bisa kembali lagi ke kota jadi mereka berdua tinggal di hutan.


malam telah tiba zero dan sella masih berada di hutan, zero terpikirkan adanya dewa system.


"system apakah di toko system ada rumah?" ucap zero dalam hatinya.


[tentu saja ada, tuan bisa membelinya dan bisa menyimpannya di item box tuan]


zero sangat senang karena selain sella yang menemaninya masih ada system yang membantunya.


zero langsung membeli rumah dan sella kaget ketika tiba tiba ada rumah di depan matanya.


"hei zero sebenarnya kamu ini siapa?" ucap sella.


zero hanya tersenyum dan langsung masuk ke rumahnya.


"jika kau tidak masuk ke rumah nanti ada monster yang menyerangmu" ucap zero.


sella langsung masuk ke dalam rumahnya zero.


setelah di dalam zero bertanya kepada sella.


"hei sella apa kau tidak akan menyesal mengikutiku?" ucap zero dengan wajah sedihnya.


sella hanya tersenyum.


"tidak kok, karena kamu adalah orang pertama yang mengajakku untuk berkeliling dunia ini jadi kamu harus menapati janjimu" ucap sella.


zero yang mendengarnya menjadi senang.


"hei sella kamu ingin langsung tidur atau makan malam dulu?" ucap zero.


sella yang mendengar makan malam langsung mengeluarkan air liurnya.


"hohoho,,,,,jelas makan malam dulu dong, karena ini adalah salah satu tujuanku mengikutimu" ucap sella.


zero yang mendengarnya hanya tertawa.


"hahaha kau sangat menyukai makananku ya" ucap zero.


wajah sella mulai memerah.


setelah makan mereka langsung masuk ke kamar mereka masing masing karena di rumah itu ada 3 kamar.


waktu tidak terasa sudah pagi.


zero dan sella mulai berangkat untuk mencapai tujuannya yaitu mengelilingi dunia tanpa pergi ke kota karena dia mempunyai kabar dari system bahwa zero dan sella menjadi buronan kelas atas.


di waktu yang sama, semua kota sudah menempelkan kertas buronan yang berwajah zero dan sella dengan harga yang sangat tinggi.


di seluruh dunia zero sudah di juluki sebagai.

__ADS_1


(Raja Iblis)


baiklah sampai sini dulu saksika bagaimana zero dan sella bertahan hidup di hutan tanpa harus pergi ke kota. makasih yang sudah support saya.


__ADS_2