
setelah sampai di guild zero melihat sella yang sedang menunggunya dan diapun merasa takut untuk berbicara kepada sella karena zero takut bahwa sella akan menolaknya.
"Eh ada zero tuh hei zero" ucap sella sambil mengangkat tangan kanannya.
zero pun memberanikan diri dan langsung bergegas mendekati sella.
"hei sella bolehkah saya minta waktunya sebentar untuk berbicara denganmu tapi tidak di sini" ucap zero dengan wajah canggung nya.
sella pun keheranan karena zero biasanya tidak seperti ini.
"ahk baiklah kita berbicara di taman saja bagaimana" ucap sella dengan keheranan.
ketika sella dan zero mau berangkat ke taman tiba tiba alice menghampirinya.
"Eh tuan zero dan nona sella mau mengambil quest lagi hari ini?" ucap alice.
"ahk tidak kami gak akan mengambil quest dulu" ucap zero dan langsung bergegas pergi bersama sella.
alice yang keheranan langsung pergi kemejanya
dan tidak menghiraukan nya lagi.
setelah sampai di taman zero pun tidak bisa berkata apa apa dan hanya gugup, sella keheranan kenapa zero tidak mau bicara dan juga bilang ke alice bahwa hari ini tidak akan mengambil quest.
"hei zero bukannya kamu ingin membicarakan sesuatu kepadaku ya? dan kenapa kamu bilang ke alice tidak akan mengambil quest hari ini" ucap sella dengan raut wajah yang keheranan.
zero pun bergegas memberanikan dirinya untuk berbicara kepada sella.
"baiklah,,,, hei sella hmm sebenarnya tujuanku itu mengelilingi dunia dan aku ingin mengajakmu bersamaku,,, apakah kamu mau berkeliling dunia bersamaku?" ucap zero dengan menundukkan sedikit kepalanya karena dia takut sella menolaknya.
sella pun kaget mendengarnya dan langsung meneteskan air matanya karena ada seseorang yang mengajak sella untuk berkeliling dunia ini karena itu adalah tujuan sella yang selama ini sella impikan.
"Eh maaf ya,,,, kalau kamu tidak mau gpp kok" ucap zero dengan wajah sedihnya.
sella mulai tertawa kecil saat melihat wajah zero yang begitu sedih.
"hahaha,,, aku akan ikut kok mengelilingi dunia ini bersama kamu" ucap sella dengan senyumannya.
zero yang mendengarnya merasa gembira.
"baiklah kalau begitu kamu harus meminta ijin terlebih dahulu kepada ayah dan ibu kamu" ucap zero.
"Emm,,gimana ya sebenarnya orang tua saya sudah meninggal sejak saat saya berumur 5 tahun dan saya sekarang hidup sendirian jadi ketika kamu mengajakku untuk mengelilingi dunia saya merasa senang" ucap sella dengan senyumannya yang manis.
zero merasa gaenak karena menanyakan tentang orang tuanya dan zero juga merasa senang karena sella senang saat zero ajak berkeliling dunia.
__ADS_1
"maaf sebelumnya saya sudah menanyakan orang tuamu. baiklah ayo kita berangkat sekarang" ucap zero dengan wajah yang semangat.
sella tercengang saat mendengar zero langsung mengajaknya karena belum persiapan dulu.
"haaah!!! apa yang kamu bilang? kita belum membuat persiapan loh" ucap sella dengan wajah kagetnya.
zeropun langsung tertawa saat mendengarnya.
"hahahahaha,... apa kamu lupa kalau aku mempunyai item box? tenang saja aku sudah mempersiapkan semuanya kok" ucap zero.
yah sebenarnya zero juga belum mempersiapkan apa apa sih tapi zero mempunya dewa system jadi semua makanan bisa di beli di toko system nya.
sella hanya bisa diam dan mengikuti zero.
"baiklah kalau kamu sudah mempersiapkannya ayo kita berangkat sekarang, tapi kita harus berpamitan dulu kepada alice agar tidak di anggap mati oleh monster, dan juga kita harus membeli peta dulu agar tidak tersesat" ucap sella.
zero hanya bisa mengikuti kata katanya. zero dan sella pun langsung pergi ke guild untuk mengucapkan perpisahan kepada alice.
sesampai di guild zero dan sella langsung menghampiri alice.
"ahk tuan zero dan nona sella, apa kalian akan mengambil quest?" ucap alice.
"ahk tidak saya sebenarnya ingin berpamitan denganmu karena kami akan pergi mengelilingi dunia" ucap zero dengan menggaruk rambutnya yang tidak gatal.
alice yang mendengarnya kaget karena orang yang mengelilingi dunia itu sangat tidak mudah, karena di perjalanan sering ada monster berlevel tinggi yang kemungkinan akan menyerangnya dan juga sering ada bandit.
"yah kami memang akan mengelilingi dunia jadi kami datang kesini untuk berpamitan denganmu alice" ucap sella.
alice hanya bisa diam karena itu adalah keinginan mereka.
"baiklah kalau begitu alice pun mengijinkanya dengan berat hati,,,hati hati di jalan ya" ucap alice dengan senyuman.
sesudah urusan di guild selesai zero dan sella pun langsung pergi ke toko map untuk membeli map. waktu terus berlalu zero dan sella pun sudah mendapatkan mapnya dan langsung pergi keluar kota.
karena zero ingin segera sampai di kota selanjutnya zero tidak bisa mengulur waktunya untuk beristirahat jadi dia memutuskan untuk membeli sesuatu di toko system nya.
"system apakah ada potion yang bisa menahan capek?" ucap zero dalam hatinya.
[tentu saja ada, tuan bisa mengeceknya]
zero merasa bangga karena ada potion yang seperti ini.
toko system
potion tahan capek 1 hari \= 10 poin shop
__ADS_1
potion tahan capek 1 minggu \= 50 poin shop
potion tahan capek 1 bulan \= 200 poin shop
ketika zero melihatnya zero kembali tenang karena dia tidak memerlukan istirahat dalam perjalanannya.
"baiklah system saya beli 2 potion tahan capek 1 minggu" ucap zero dalam hatinya.
[tuan telah membeli 2 potion tahan capek 1 minggu poin shop tuan akan otomatis di kurangi]
zeropun langsung meberikan 1 potion tahan capek 1 minggu ke sella.
"hei sella, minum potion ini, ini adalah potion tahan capek selama seminggu jadi kita bisa terus berjalan tanpa kecapekan" ucap zero sambil mengasih potion kepada sella.
sella keheranan karena ini baru pertama kalinya dia mendengar bahwa ada potion tahan capek 1 minggu.
"zero dari mana kamu mendapatkan potion ini?" ucap sella sambil mengambil potion nya.
"rahasia" ucap zero.
sella pun langsung memalingkan wajahnya dan langsung meminun potion nya sedangkan zero hanya tertawa sambil meminum potion nya juga.
di saat perjalan zero selalu membuat pertanyaan kepada sella, agar sella tidak bosan saat berjalan dengannya dan sella selalu menjawabnya.
seketika zero teringat dengan mimpinya.
"sella apa kamu tau di masa depan dunia ini kan hancur" ucap zero sambil menundukkan kepalanya.
sella keheranan dengan pertanyaan zero, kenapa zero bertanya sesuatu yang mengertika seperti itu.
"tidak,,,, tidak tau" ucap sekka sambil melihat lihat sekelilingnya.
zeropun hanya tersenyum.
"yah sebenarnya aku juga tidak yakin sih, tapi jika ada yang berani melukaimu aku akan langsung membunuhnya" ucap zero dengan wajah serius.
sella yang mendengarnya merasa senang karena mulai saat ini ada seseorang yang melindunginya dan orang itu adalah orang yang terkuat di bumi ini.
waktu kewaktu telah berlalu hingga tak terasa sudah malam, zero dan sellapun membuat api unggun untuk bermalam di hutan, zero merasa takut akan ada monster saat mereka sedang tidur.
"system apakah ada potion yang bisa menjauhkan monster di saat kami sedang tidur" ucap zero dalam hatinya.
[tentu saja ada tuan tapi potion itu akan berefek saat tuan sedang tidur, misalkan saat ini tuan meminun potion itu maka tidak akan ada efek sama sekali dan saat tuan sudah tidur maka akan berefek]
zero merasa tenang ketika ada potion yang seperti itu dan zeropun langsung membelinya 2 untuk dirinya dan untuk sella.
__ADS_1
zero langsung memberikan potion nya kepada sella sambil memberitahu efeknya dan sellapun percaya apa yang di katakan zero dan langsung meminumnya, setelah zero dan sella meminumnya merekapun mulai tidur.
baiklah sampai sini dulu ya. makasih yang sudah support saya.