
seperti biasa setelah sampai penginapan zero hanya makan dan terus tidur, dalam tidurnya zero bermimpi, dalam mimpinya zero berada di ruangan yang sangat putih.
setelah beberapa menit zero berjalan jalan di ruangan putihnya tiba tiba ada layar video di depan zero, zero penasaran dengan videonya dan langsung memutarnya.
ternyata di dalam videonya ada seseorang yang sedang menghancurkan dunia, dia terus menghancurkan kota, hutan, sungai, dan udara, bahkan tidak ada satupun mahkluk hidup yang tersisa.
zero mulai penasaran siapa yang menghancurkan dunia dan di detik detik terakhir video itu menunjukkan wajah yang menghancurkan dunia, zero kaget dan tidak bisa bergerak karena yang menghancurkan dunia adalah......
seketika zero terbangun dan dia terus memikirkan apakah dunia ini akan hancur sama seperti yang ada di dalam mimpinya dan jika benar apa penyebabnya sampai orang itu menghancurkan dunia.
tiba tiba ada yang mengetuk kamar zero dan ternyata dia adalah lisa yang sering membangunkannya untuk sarapan pagi seperti biasanya, zero pun langsung turun ke bawah untuk sarapan.
sesudah sarapan zero langsung pergi ke guild untuk menyelesaikankan quest bersama sella, karena sella adalah party dan sekaligus teman satu-satunya.
kali ini zero yang memilih quest untuk di kerjakan bersama sella.
quest
membunuh 5 serigala
hadiah
5 serigala \= 10 koin perak
zero dan sella langsung bergegas pergi ke hutan untuk menyelesaikan questnya, tiba tiba zero melihat senjata yang di pakai sella ternyata adalah senjata berkualitas normal, dan zeropun berniat untuk memberikan sella sebuah senjata.
"hei sella apakah aku boleh pinjam pedangmu?" ucap zero
sella keheranan karena seorang assassin ingin menggunakan sebuah pedang.
"ahk baiklah ini" ucap sella dengan memberikan pedangnya.
tiba tiba zero langsung mematahkannya sellapun langsung terkejut.
"apa yang kamu lakukan dasar bajingan, ahk ini adalah senjataku satu satunya" ucap sella dengan prustasi dan marah kepada zero.
zero hanya tertawa ketika melihat reaksi sella.
"kenapa kamu ketawa hah? orang lain sedang sedih kamu malah ketawa" ucap sella yang masih marah kepada zero.
zeropun langsung membeli senjata di toko system nya yaitu pedang dengan kualitas epic, dan zero langsung memberikan pedangnya kepada sella.
"nih pedang buatmu, aku sengaja mematahkan pedangnya agar kamu mau menerima pedang dariku" ucap zero dengan memberikan pedang kepada sella.
__ADS_1
sella hanya terdiam, ketika sella memegang senjatanya ternyata senjata itu berkualitas epic sella langsung kaget.
"apa tidak apa apa bila kamu memberikan senjata berharga ini kepadaku?" ucap sella sambil mengelus elus senjatanya.
zero hanya tertawa kecil ketika mendengarnya.
"ahk tidak apa apa lagian itu bukan senjata tipeku, bila itu dagger aku tidak akan memberikannya kepadamu" ucap zero sambil berjalan.
saat mendengarnya sella mulai gembira dan langsung tidak marah lagi kepada zero.
sebenarnya zero ingin memberika pedang berkualitas mustahil tapi takut jika sella mati karena kaget.
setelah bertemu serigala sella langsung bersiap siap untuk melawan serigala sedangkan zero langsung duduk di dekat pohon.
"hei zero kenapa kamu malah duduk bukannya bantu aku melawan para serigala itu" ucap sella.
zero hanya tertawa kecil.
"hahaha....lawan saja sendirian dan anggap ini sebagai latihanmu, tenang saja bila kamu dalam bahaya aku akan langsung membantumu" ucap zero.
sella yang mendengarnya hanya bisa melakukan apa yang di suruh oleh zero dan merasa percaya diri karena senjata yang dia pakai adalah berkualitas epic jadi hanya lawan beberapa serigala saja bukan masalah.
setelah beberapa menit sella akhirnya membunuh para serigala yang menyerangnya.
"hei sella kelihatannya kamu sangat senang hari ini ada apa?" ucap zero dengan wajah keheranan.
"hahahah,,, sebenarnya baru pertama kali saya membunuh 5 sekaligus serigala" ucap sella dengan wajah bangganya.
setelah mendengarnya zero hanya terdiam karena jika dia yang membunuhnya akan sangat cepat kira kira sekitar 3 detik untuk membunuh 5 serigala sedangkan untuk sella perlu beberapa menit.
"hei zero kenapa kamu tidak memujiku? ini 5 loh 5,hanya dalam beberapa menit saja kalah kamu mungkin bakalan langsung lari" ucap sella dengan sombongnya.
seketika sella teringat ketika zero membunuh ratusan goblin hanya beberapa menit dan sella pun langsung terdiam dan merasa malu dan wajahnya muai memerah.
sedangkan untuk zero tidak memperdulikan nya dan langsung berjalan ke ara serigala yang sudah mati.
"hei sella kalau goblin yang harus di ambil itu telinga, nah kalau serigala apa?" ucap zero dengan memperhatikan mayat serigala.
"taringnya" ucap sella dengan menghampiri zero.
setelah selesai mengambil taring nya zero seperti biasa menukar mayatnya menjadi poin shop.
waktu tidak terasa zero dan sella pun sedah merada di guild untuk menyelesaikan questnya.
__ADS_1
tiba tiba orang yang berada di guild di kagetkan dengan senjata yang di bawa oleh sella karena senjata berkualitas epic biasanya petualang tingkat tinggi yang mempunyainya sedangkan sella bukan petualang tingkat tinggi.
"hei sella kamu dapat dari mana senjata berkualitas epic itu" ucap salah satu orang guild dengan menunjukkan jarinya ke pedang sella.
"ahk sebenarnya ini di kasih oleh zero karena zero mematahkan senjataku" ucap sella dengan memegang senjatanya.
seketika orang di guild langsung berdiri.
"hei zero" ucap semua orang di guild dengan wajah marah.
seketika zero panik.
"a,, a,,, ada apa ini?" ucap zero dengan wajah panik
"tolong patahkan senjataku juga dan kasih aku senjata berkualitas epic" ucap seluruh orang di guild dengan wajah memohon.
zero tercengang karena dia kira ada apa ternyata hanya untuk mendapatkan senjata berkualitas epic.
"ma,,, maaf semuanya aku hanya punya satu senjata berkualitas epic dan sudah di berikan kepada sella" ucap zero.
ketika mendengar apa yang di ucapkan zero semua orang yang di guild merasa kecewa dan kembali duduk lagi.
seketika zero melihat sella dengan wajah yang menakutkan, sella hanya diam dan pura pura tidak melihatnya dan langsung pergi.
"ahk saya lupa hari ini saya punya urusan" ucap sella dan langsung lari ke luar guild.
zero yang melihatnya lari dia tahu bahwa sella berbohong dan zeropun kembali lagi ke penginapan dan tidak makan malam dulu langsung pergi ke kamarnya karena dia tiba tiba terpikirkan oleh mimpinya kemarin.
zero berpikir apa yang sebenarnya terjadi apa ada masalah atau sesuatu yang hilang? sampai sampai harus menghancurkan dunia.
dan zeropun langsung tidur karena mau seberapa lamanya zero berpikir misteri itu takkan terungkap.
waktu tidak terasa sudah pagi, ketika zero terbangun dari tidurnya zero pun langsung berpikiran untuk meninggalkan kota ini karena tujuan dia adalah mengelilingin dunia ini.
"ahk sebaiknya aku meninggalkan kota ini hari ini" ucap zero.
seketika zero kepikiran tentang sella. dia berniat untuk membawanya mengelilingin dunia tapi dia tidak tahu apakah sella akan ikut atau tidak, dan zeropun langsung sarapan di penginapannya dan mulai memberi tahu kepada pemilik penginapan dan lisa bahwa hari ini dia akan pergi dari kota ini.
"hei lisa jadilah anak baik ya, dan jangan pernah untuk melawan orang tuamu" ucap zero sambil mengusap kepala lisa.
lisa yang mendengarnya gembira dan sedih karena zero akan pergi dari kota ini.
zero langsung bergegas ke guild untuk menemui sella dan mengajaknya berkeliling dunia.
__ADS_1
oke sampai sini dulu ya. makasih yang sudah memberikan likenya dan yang sudah mensupport saya.