Di Kejar Cinta Sang CEO

Di Kejar Cinta Sang CEO
Pertemuan


__ADS_3

Malam hari yang sepi seorang gadis bernama Clarisa sedang berjalan di pinggir jalan untuk membeli makanan di minimarket, terlihat dia sedang membeli sedikit kebutuhan dapur untuk jadi persiapan ketika lapar melanda, setelah mengambil keperluannya gadis itu menuju kasir untuk membayarnya.


"Totalnya 150 ribu mbak" Ucap Kasir,


"Iya bentar," Jawab Clarisa.


Clarisa pun mencari cari keberadaan dompet nya di dalam tas nya tetapi tak kunjung ketemu, dia sampai tidak sadar sudah banyak yang mengantri di belakang nya.


"Ayo dong mbak cepetan bayarnya, lama amat sih" Protes salah satu pembeli yang mengantri di belakang Clarisa.


"Iya bentar buk, ini saya lagi cari dompet saya gak ketemu!" Jawab Clarisa.


"Gak ada uang gaya nya pake belanja segala!" Sahut ibu ibu di belakang Clarisa.


Tiba tiba


"Sudah saya aja yang bayar mbak, berapa semua total belanjaan wanita ini?" Tanya seorang pria.


"Totalnya 150 ribu tuan" Sahut Kasir tersebut.


Si pria itu pun segera membayar belanjaan Clarisa dan juga belanjaan nya sendiri.


Setelah membayar pria itu segera meninggalkan minimarket tersebut tanpa menatap wajah Clarisa,


"Eh tunggu mas!" Teriak Clarisa yang berlari mengejar pria itu.


Pria itu pun berhenti karena mendengar teriakan Clarisa.


"Ada apa?" Jawab datar pria itu.


"Terima kasih karena kamu sudah membayar belanjaan saya, tapi saya pasti akan ganti uang nya, saya minta nomer rekening kamu ya nanti sampai rumah saya transfer uang nya." Ucap Clarisa yang hanya di balas tatapan dingin dari pria itu.


"Tidak usah, dan jangan terlalu di pikirkan!" Jawab pria itu sambil berjalan ke arah mobil dan segera meninggalkan Clarisa.


Clarisa yang melihat mobil itu meninggalkan nya hanya diam tanpa bisa berbuat apa apa.


"Ya ampun pangeran dari mana itu? Apa aku hanya bermimpi?" Tanya Clarisa


"Auw sakit!" Seru Clarisa saat mecubit salah satu pipi nya.

__ADS_1


"Ternyata ini nyata tidak mimpi, tapi siapakah pria itu kenapa dia tampan sekali? Tuhan jika dia jodohku tolong pertemukan kembali aku dengannya, Amin! Hahaha doa macam apa itu!" Gerutu Clarisa yang sedang berjalan untuk kembali ke kos nya.


Keesokan harinya.


Di sebuah kos, Clarisa pun bersiap siap untuk pergi bekerja, selama ini dia hidup sendirian di Kota J ini, orang tua dan adiknya berada di kampung halamanya, Clarisa sudah setahun ini bekerja menjadi Marketing di salah satu perusahaan ternama di Kota J ini.


"Clarisa! Berangkat yuk!" Teriak Indah dari balik pintu kamar kos.


Indah adalah salah satu teman Clarisa yang tinggal satu kos dengannya. Indah juga yang selama ini menjadi teman Clarisa selama berada di Kota.


"Ayuk, aku sudah siap!" Jawab Clarisa.


Mereka berdua berjalan menuju halte untuk menunggu bis yang akan membawa nya ke tempat kerja nya.


Sepuluh menit kemudian sebuah Bis datang, mereka berdua segera naik ke dalam dan Bis pun segera meninggalkan halte.


Di dalam Bis banyak orang yang juga berangkat kerja dan sekolah, suasana ini lah yang membuat Clarisa senang saat menaiki Bis dari pada Taxi.


Dua puluh kemudian mereka berdua sampai di depan gedung pencakar langit itu, Clarisa dan Indah menuju ruang absensi setelah itu kembali ke Ruangan kerja masing masing.


Di dalam ruangan kerja para karyawan sedang menggosip hingga membuat jiwa kepo Clarisa meronta ronta.


"Eh ada apa sih kok heboh banget?" Tanya Clarisa kepada salah satu temannya.


"Dan yang paling membuat heboh tuh, denger denger anaknya Bos itu ganteng banget Cla, hemb gak sabar aku melihat CEO baru kita, pasti membuat ku semangat kerja" Tambah salah satu temannya.


"Kalian itu kalau mau semangat kerja itu harus karena niat, bukan karena CEO ganteng!" Ucap Clarisa.


"Bodo amat yang penting kita bisa cuci mata tiap hari kan?" Balas temannya itu.


Saat semua pada heboh dengan berita CEO ganteng, pada saat itu juga mereka terdiam ketika seseorang berjalan di depan mereka,


Ya, dia adalah RIO ANUGRAH anak dari pemilik perusahaan tersebut, Rio berjalan di temani asisten pribadinya dan sekertaris nya menuju ruangan khusus CEO.


Semua mata tertuju pada ketampanan CEO baru itu, hingga tidak sadar kalau pekerjaan mereka terbengkalai.


"Kalian ngapain pada diam saja apa kalian tidak ada pekerjaan?" Teriak Rossi,


Dengan spontan mereka semua langsung kembali ke meja masing masing untuk melanjutkan pekerjaan yang sedikit terhenti,

__ADS_1


Rossi adalah sekertaris dari RIO, dia adalah wanita yang sedikit cerewet dan sombong.


RUANGAN CEO.


"Silakan masuk tuan Rio, ini adalah ruangan anda yang telah kami siapkan dan bersihkan" Ucap Raka asisten pribadi nya.


"Dan perkenalkan saya adalah Rossi selaku sekertaris tuan di sini, apabila tuan membutuhkan apa apa silakan langsung memanggil saya, ruangan saya ada di depan pas ruangan ini" Sahut Rossi yang juga memperkenalkan dirinya.


"Baik terima kasih atas bantuannya, dan sekarang kalian boleh meninggalkan ruangan ini!" Perintah Rio.


"Kecuali kamu Raka, saya masih butuh bantuan kamu untuk menyelesaikan semua berkas berkas yang menumpuk ini!" Lanjutnya.


"Siap tuan saya akan membantu tuan dengan senang hati" Jawab Raka.


Raka adalah Asisten pribadi Rio yang telah di pilihkan langsung oleh papa nya.


Tak terasa jam makan siang telah tiba semua karyawan keluar dari ruangan masing masing menuju kantin kantor. Tapi ada juga yang keluar kantor untuk membeli makan siang.


Clarisa dan Indah juga keluar dari ruangan nya dan berjalan menuju Kantin,


Bertepatan Rio dan Raka berjalan menuju Kantin.


Brugh!


Clarisa tidak sengaja menabrak tubuh Rio saat berjalan karena Clarisa sedang fokus dengan ponsel nya.


"Ma maaf tuan saya tidak sengaja" Ucap Clarisa dengan menunduk karena takut jika sesorang di hadapannya itu akan marah.


"Lain kali jangan fokus ke ponsel kalau lagi jalan!" seru Rio.


Clarisa yang seperti pernah mendengar suara itu pun segera mendongakkan kepala nya menatap orang itu.


"Kamu!" Ucap Clarisa saat melihat orang di depannya.


"Bukannya kamu orang yang telah membantuku waktu di minimarket kan? Ngapain kamu disini? Apa kamu sedang bekerja disini?" Tanya Clarisa yang belum mengetahui siapa orang yang berdiri di hadapannya itu, karena saat Rio datang tadi Clarisa sedang sibuk dengan pekerjaan nya.


Indah yang mendengar pertanyaan dari Clarisa langsung menutup mulut sahabatnya itu.


"Maaf tuan mungkin teman saya salah orang, sekali lagi saya minta maaf!" Ucap Indah yang langsung menarik dan membawa Clarisa ke bangku kosong di kantin.

__ADS_1


"Apaan sih kamu ndah, main tutup mulut orang aja, gak sopan tau!" Seru Clarisa yang jengkel dengan tindakan Indah.


"Kamu tau gak Cla, pria di hadapan kamu tadi tu CEO baru kita, anak dari pemilik perusahaan ini!, dan bisa bisa nya kamu memberi pertanyaan konyol seperti itu kepadanya!" Jelas Indah.


__ADS_2