Di Kejar Cinta Sang CEO

Di Kejar Cinta Sang CEO
Patah hati


__ADS_3

"Apa?" Teriak Clarisa yang tidak percaya bahwa pria yang pernah membantunya itu adalah anak dari pemilik perusahaan dimana tempat dia bekerja saat ini.


"Sssstt! Jangan kencang kencang suara mu Cla, nanti orang nya dengar, memang kamu pernah bertemu dengan tuan Rio kah?" Tanya Indah.


"Dia pernah menolong ku saat di minimarket, waktu itu dompetku ketinggalan dan dia yang membayar belanjaan ku" Jelas Clarisa.


"Gak nyangka kalau dia ternyata bos kita, aku akan berusaha untuk membuat nya jatuh cinta padaku, aku janji!" Ucap Clarisa dengan tertawa kecil yang mendapat senyuman nyinyir dari sahabatnya itu.


"Jangan mimpi Cla, gak mungkin seorang tuan Rio bisa suka sama kamu! Bangun bangun jangan mimpi mulu kamu, hahaha" Seru Indah.


"Lihat aja nanti aku bakal buktikan ke kamu kalau aku bakal taklukkan hati CEO ganteng itu" Balas Clarisa.


"Terserah lu dah, yang penting kamu senang!" Ucap Indah.


"Ayo kita pesan makanan, perutku udah laper tau!" Ucap Clarisa.


Mereka berdua pun memesan makanan dan menghabiskan sebelum jam makan siang habis.


Sesaat kemudian jam makan siang telah habis semua karyawan kembali keruangan kerja masing masing.


Ntah jodoh atau kebetulan mereka bertemu kembali dengan Rio dan asisten nya.


"Eh itu kan bos Rio, aku akan memulai rencana ku!" Gumam Clarisa dalam hati.


Saat berhadapan.


"Selamat siang tuan Rio!" Ucap Clarisa.


Rio pun hanya memandang datar tanpa tersenyum dan menjawab.


Rio melanjutkan perjalananya menuju ruangannya.


"Mampus kan lu, gak di gubris ama bos,hahaha" Ledek Indah yang tertawa.


"Santai, ini masih permulaan ndah, kita lihat aksi selanjutnya" Jawab Clarisa.


Tak terasa jam pulang kerja pun telah tiba semua karyawan keluar meninggalkan gedung pencakar langit itu untuk kembali ke rumah masing masing,


Namun tidak untuk Clarisa, dia rela pulang telat hanya untuk menunggu bos nya itu,


Kali ini indah pulang terlebih dahulu, karena di suruh oleh Clarisa, dia tidak mau kalau sahabatnya itu juga repot degan rencana nya.

__ADS_1


Akhirnya yang di tunggu tunggu pun datang, terlihat Rio sedang berjalan ke arah meja Clarisa, karena dari ruangan CEO ke pintu keluar pasti akan lewat depan meja Clarisa makanya dia rela menunggu pujaan hatinya itu.


Setelah Rio sampai di parkiran, Clarisa pun dengan sengaja menghampiri bos nya itu.


"Mas, ini uang yang kemaren saya pinjam dari mas," Ucap Clarisa sambil memberi uang.


"Sudah simpan saja anggap saja saya amal waktu itu!" Jawab Rio.


"Maaf mas, saya tidak bisa karena setiap malam saya kepikiran jadi hidup saya tidak tenang kalau tidak membayar hutang saya," Jelas Clarisa.


"Oh iya kalau di luar jam kerja saya boleh kan memanggil dengan sebutan Mas?" Tanya Clarisa lagi.


"Terserah kamu!" Jawab Rio.


"Dan masalah uang itu lebih baik kamu gunakan buat kepentingan kamu sendiri," Seru Rio yang segera masuk ke dalam mobil di ikuti oleh Raka.


"Tapi mas?" Ucap Clarisa sambil mengetuk kaca mobil Rio.


"Jangan membantah, dan lupakan soal uang itu PAHAM!" Seru Rio yang mulai emosi dengan kelakuan Clarisa.


Setelah itu Rio meninggalkan parkiran dan pergi dari gedung pencakar langit itu.


Clarisa yang agak kecewa karena usaha nya kali ini tidak berhasil pun akhirnya pergi meinggalkan kantor untuk kembali ke kos nya.


"Akhirnya kamu pulang juga Cla, gimana ada kemajuan apa gak usaha mu?" Tanya Indah.


"Belum ada perubahan sama sekali dia masih cuek ndah" Jawab Clarisa.


"Sudah lah Cla mending kamu berhenti berharap cinta dari bos kita, itu sama aja kamu mencari jarum dalam tumpukan jemari akan sulit!" Jelas Indah.


"Entahlah ndah, aku mau bersih bersih dulu lalu kita cari makan malam" Seru Clarisa.


Satu jam kemudian mereka berdua pun keluar rumah untuk mencari makan malam.


Di tempat lain.


"Sayang ayo kita cari makan di luar aja, aku bosen makan di rumah terus!" Ucap wanita berambut panjang itu.


"Iya ayo kita cari makan" Jawab Rio.


Wanita berambut panjang yang author maksud adalah kekasih Rio, memang selama di luar negeri Rio tetap berhubungan dengan kekasihnya yang berada di tanah air.

__ADS_1


Wanita itu bernama Gea, Gea dan Rio telah berpacaran satu tahun terakhir ini, mereka bertemu saat acara ulang tahun teman papa Rio. Gea adalah anak dari salah satu teman papa Rio.


Mereka berdua keluar rumah menuju restoran untuk makan malam,


Tiga puluh menit kemudian Rio dan Gea turun dari mobil untuk masuk ke dalam restoran.


Di saat mereka berjalan masuk ada sepasang mata yang melihat kemesraan mereka berdua.


"Cla, itu bukannya tuan Rio ya?" Ucap Indah sambil menatap Rio dan Gea.


"Mana? Eh iya itu kan tuan Rio, tapi siapa wanita yang bersama dia itu?" Tanya Clarisa.


"Ya tentu pacarnya dodol! memang ada wanita yang begitu mesra dengan seorang lelaki kalau mereka tidak berpacaran?" Jawab Indah.


"Masak?" Sahut Clarisa yang sepertinya tidak percaya akan omongan Indah.


"Terserah lu dah Cla, tapi jangan sampai kamu sakit hati kalau cinta mu bertepuk sebelah tangan!" Jawab Indah.


Setelah itu mereka berdua berhenti di warung tenda pinggir jalan untuk membeli makanan, beda dengan Rio yang kini telah asyik makan di restoran mewah.


Selesai makan Clarisa dan Indah kembali berjalan ke Kosan nya, tapi di tengah perjalanan mereka dompet Clarisa di ambil oleh pencopet yang ada di sekitar jalanan yang agak sepi itu.


Clarisa yang kaget ketika dompetnya di copet dengan spontan dia berteriak,


"Tolong Copet Jambret Maling!" Teriak Clarisa sambil mengejar pencuri itu.


Sebut aja semua nama penjahat itu Cla author ikhlas, hahaha..


Di tengah suasana kejar kejaran antara pencuri itu dengan Clarisa di temani Indah, tiba tiba ada sebuah mobil yang berhenti pas di depan pencuri itu,


Seorang pria turun dari mobil dengan gaya cool nya, dengan cepat pria itu menghajar pencuri itu dan berhasil mengambil dompet Clarisa.


"Ini dompetmu, lain kali kamu hati hati kalau berjalan di jalanan yang agak sepi begini!" Ucap pria itu.


"Pak? Mas? Ah terima kasih karena telah membantu saya untuk kedua kalinya!" Sahut Clarisa.


"Rio, apa yang kamu lakukan disana, ayo cepat masuk mobil dan kembali ke rumah!" Teriak Gea dari dalam mobil.


Yee pria yang telah membantu Clarisa saat ini adalah pujaan hati nya yaitu RIO,


Rio yang mendengar teriakan kekasih nya itu segera berlalu meninggalkan Clarisa dan masuk ke dalam mobilnya.

__ADS_1


Clarisa yang melihat pemandangan itu sedikit sakit hatinya, tapi bukan Clarisa namanya kalau menyerah sebelum perang,


__ADS_2