
Hari pun semakin malam
Rian sedang bersiap untuk pertemuan makan malam bersama keluarga.
Rossa masuk ke dalam kamar Rian yang pintu nya terbuka lebar dan terlihat Rian sedang mengancing kan kemeja nya.
"Nak, kenapa buru - buru sekali melakukan pertemuan keluarga, seharus nya kamu bawa ke sini dulu pacar kamu kenalin ke mama dan papa"kata Rossa yang khawatir Rian akan mendapat kan wanita yang salah.
"Sudah lah ma, bukan nya ini mau nya papa dan mama, papa juga tidak mempermasalah kan siapa perempuan yang akan ku nikahi,asal bisa memberi kan nya cucu" Kata Rian
"Iya, tapi kamu juga tidak boleh sembarangan memilih wanita,kamu juga harus menjaga kehormatan keluarga kita" balas Rossa lagi
"Ayo ma, aku sudah siap" kata Rian dan berjalan keluar meninggal kan mama nya yang masih berdiri di ambang pintu.
Di ruang tamu tampak Bambang ayah Rian sudah duduk menunggu kedatangan Calon menantu nya di temani Rans.
"Pa, papa sudah pernah lihat calon istri kakak? "Tanya Rans
"Belum,tapi kakak mu tidak akan salah memilih, dan yang terpenting segera memberi kan papa cucu" Kata bambang
__ADS_1
"Hm papa kenapa pingin cepat - cepat tua si" Kata Rans memijit tangan ayah nya
"Kenapa jadi tua? " Tanya Bambang heran
"Iya, kalau ada yang panggil papa kakek, berarti papa kan sudah tua, sudah jadi kakek kakek" Kata Rans meledek papa nya dan tertawa
bambang pun ikut tertawa mendengar ledekan anak bungsu nya.
Tiba - tiba Rian muncul dan duduk bersama papa dan adik nya.
"Mana calon istri mu Rian? "Tanya bambang
"Kakak, kalau sudah menikah jangan lupa pada diri ku, ajari aku cara mendapat kan istri dengan cepat " Kata Rans meledek Rian
"Wanita mu sudah tidak terhitung untuk apa mengajari mu lagi" jawab Rian membuat rans tersenyum - senyum ,Bambang pun mengeleng kan kepala melihat rans yang malu - malu.
Tiba - tiba bel berbunyi, salah satu pelayan pun membuka pintu dan terlihat Sekertaris Sun membawa keluarga dari wanita datang.
Irawan dan Istri nya, Serta kedua putri nya pun masuk ke dalam rumah mengikuti langkah Sun.
__ADS_1
Vira dan nita pun terkagum - kagum melihat ke megahan Rumah mewah bak istana sambil berjalan masuk,berbeda dengan Keisha yang tidak pede dengan gaun yang di beli kan mama nya, karna biasa keisha setiap hari nya hanya memakan celana,bahkan keisha tidak memiliki sehelai pun dres mau pun rok di koleksi pakaian nya.
Bambang pun berdiri bersama kedua putra nya dan di susul Rossa yang baru saja keluar.
"Selamar malam pak bambang" sapa Irawan lebih dulu
"Malam, malam, silakan duduk" jawab Bambang.
Bambang lalu mengenal kan anggota keluarga nya dan bergitu juga Irawan yang mengenal kan Istri nya dan kedua putri ny.
Sementara Rans terkejut melihat wanita yang ada di depan nya yang tak lain adalah keisha, wanita yang membuat Nya jatuh cinta saat pandangan pertama.
Keisha yang pun tidak percaya, setelah mendengar pengenalan dari ayah Rian kalau Rans adalah Adik nya Rian.
Rossa hanya duduk diam saja tidak berkata apa - apa saat suami nya berbincang - bincang dengan keluarga Keisha.
"Sudah ku duga, pada akhir nya anak itu akan memunggu barang rongsokan kembali ke rumah" Gumam Nita dengan kesal saat tahu Calon istri Rian dari keluarga yang hanya memiliki perusahaan kecil.
Setelah mengobrol cukup lama, bambang pun mengajak Keluarga Irawan Untuk makan malam bersama di meja makan dan dengan senang hati Irawan menuruti kemauan calon besan nya.
__ADS_1
Bersambung