
Rans pun datang ke kamar Rian.
"Kak Rian, kamu sudah siap? " Sapa Rian
"Kamu kenapa tidak memberi tahu ku, kalau papa membuat acara ini? " Tanya Rian
"Aku juga tidak tahu, aku baru tahu tadi pagi pelayan datang mengantar kan pakaian untuk ku acara ini,aku pikir kamu sudah tahu, tenyata kamu juga tidak tahu" jawab Rans
Rian pun tampak tidak senang,Rans pun mengerti,apa lagi Rian dan ayah nya yang tidak akur.
"Sudah la, sekali - sekali turuti keinginan Papa,kemarin saat dia tahu kamu sudah resmi menikah,papa sangat kesal, papa hanya tidak ingin jika suatu hari Keisha hamil, keluarga besar kita mengira itu adalah anak haram di luar nikah,mungkin itu maksud dia mengundang seluruh keluarga datang hari ini" Jelas Rans
Tiba - tiba Keisha pun keluar dari kamar ganti dengan gaun yang indah iya kena kan.
Rans dan Rian pun tampak terpesona melihat kecantikan Keisha saat selesai dan keluar dari Kamar Ganti.
"Kenapa? Kenapa kalian memandangi ku seperti itu?Apa aku terlihat sangat cantik? " Tanya Keisha Dengan Pede
__ADS_1
"Biasa saja,jangan terlalu pede,kamu bahkan seperti badut" kata Rian
"Nyebelin sekali, sudah berdandan 1 jam masak tidak cantik, puji saja jika ingin memuji, tidak usah malu - malu" Kata Keisha cemberut kesal menatap Rian
"Kamu sangat Cantik hari ini" Kata Rans memuji
"Terimakasih, memang hanya pria normal saja yang bisa menilai ku" Kata Keisha kesal
Rans pun tersenyum tipis menahan ketawa nya, mendengar Keisha meledek Rian.
Rian lalu berjalan keluar tanpa berkata apa apa lagi, di ikuti Keisha dan rans.
"Terimakasih, aku memang susah berjalan dengan sepatu ini hell ini terlalu tinggi"balas Keisha dan mengulur kan tangan.
"Dasar pria aneh itu bahkan tidak kasian pada ku, untuk ada Rian yang bersedia membantu "Gumam keisha dalam hati
Saat akan menuruni tangga, Rian melihat Keisha mengandeng tangan Rans sambil berjalan, Rian pun segera mendekat dan meraih tangan keisha, membuat Keisha terkejut.
__ADS_1
"Kamu sudah gila ya,nanti aku bisa jatuh"Teriak Keisha kesal dengan sikap Rian.
"Tutup mulut mu,berani nya kau meneriaki ku"Kata Rian ingin menampar Keisha
"Rian berhenti!,dia hanya sulit berjalan,seharus nya kamu mengerti dia butuh pegangan, sementara kamu malah jalan duluan" Kata Rans membela Keisha
"Ayo jalan" Kata Rian dan memegang tangan Keisha dan turun
Keisha pun sangat terkejut karena tidak pernah melihat Rian semarah itu dan hampir saja menampar nya.
"Rian memang tidak pernah berubah, masih saja kasar, aku tidak rela jika melihat Keisha tersakiti, semoga kesusahan segera berlalu Keisha" gumam Rans yang masih terdiam dan melihat Rian dan Keisha menuruni tangga.
Saat Rian dan Keisha menuruni tangga, tampak semua keluarga terpesona dengan kecantikan Keisha dengan balutan gaun yang indah.
Papa Rian pun tersenyum kecil melihat Keisha dan Rian yang sangat serasi dari segi penampilan.
Berbeda dengan Mama Rian, Dia tampak tidak senang melihat Keberadaan Keisha di rumah ini, apa lagi di perkenal kan sebagai menantu Hermawan, tapi Mama Rian tidak mampu menolak ke inginan suami nya, apa lagi suami yang sangat tegas pada nya dan juga anak - anak.
__ADS_1
Keisha pun mencoba tersenyum, meski pun hati nya sakit mengingat Rian membentak dan ingin menampar nya, sementara Rian hanya dengan wajah dingin seperti biasa nya, tapi di hati Rian merasa ada perasaan bersalah.
Bersambung