
"Apa. yang kalian lakukan, jangan berkelahi di rumah sakit" kata dokter menahan Rian
Sementara Pak Bambang menahan Rans.
"Apa sih yang kalian ribut kan, sampai berkelahi seperti ini, dari kecil kalian tidak pernah kelahi seperti ini, kenapa sekarang jadi saling pukul seperti ini" kata Mama Rans dan Rian.
"Saya permisi dulu, saya akan memeriksa buk Keisha,tolong selesai kan secara kekeluargaan, jangan membuat keributan "Kata Dokter dan berjalan masuk ke dalam Ruangan Keisha.
Sementara Keisha bertanya - tanya ada apa di luar, dan ingin turun untuk pergi melihat tapi dokter pas masuk ke dalam dan mengurung kan Niat Keisha.
"Bagaimana keadaan anda bu Keisha?" Tanya Dokter mencoba bersikap tenang setelah melihat perkelahian di depan nya.
"Sudah enak kan ko dok, di luar ada apa ya dok? " Tanya Keisha penasaran
"Ada yang kelahi" jawab dokter tak ingin memberi tahu kalau Suami nya berkelahi di depan.
Pak Bambang dan Buk Rossa pun mengajak kedua putra nya untuk ke teras rumah sakit di lantai 2 rumah sakit ini.
"Apa si yang membuat kalian bertengkar seperti ini?"Tanya Bambang tapi tidak di jawab oleh Rans mau pun Rian.
"Jawab! " Bentak pak bambang mengeras kan suara nya.
__ADS_1
"Bukan aku yang memulai"Jawab Rian singkat
"Rans? " Tanya Bambang lagi
"Aku hanya berbicara sesuai yang aku tahu, tapi dia memukul ku" jawab Rans
"Bicara apa? " Tanya Bambang lagi
Rans lalu mencerita kan Sakit keisha dan penyebab nya karena bertengkar dengan Rian,karena Rans mengajak Keisha jalan kepantai,Rans mendapat semua informasi dari seorang pelayan biasa yang bekerja di rumah Rian.
"Aku juga menyuruh nya mencerai kan Keisha jika dia tidak mencintai Keisha, aku akan menikahi dan membahagia kan nya,tapi dia malah memukul ku" lanjut Rans lagi dengan kesal
"Karena dia kini bersama dengan melly, dia kemana - kemana selalu dengan mantan nya itu, apa Melly tidak bisa melahir kan sampai dia memanfaat kan Keisha" jawab Rans lagi menyindir Rian
"Tutup mulut mu!" Teriak Rian
"Apa, benar kan yang ku kata kan" balas Rans
"Sudah, Sudah, tenang kam diri kalian, jangan membuat ku terkena serangan jantung disini" Kata Pak bambang dan membuat Rian dan Rans terdiam kembali.
"Rian, papa dan mama sudah tahu semua niat kamu menikahi Keisha,papa nggak setuju kalau itu menjadi tujuan mu, papa sudah tidak mau memaksa kamu lagi untuk memberi kan papa cucu, yang penting kamu bisa menikah dengan wanita yang kamu cintai,jika kamu tidak mencintai Keisha, lebih baik kamu cerai kan saja Keisha,biar kan dia memilih kebebasan nya"kata Bambang dengan pelan agar mudah di mengerti Rian.
__ADS_1
"Dan kamu Rans, selama kakak mu masih berstatus menikah dengan Keisha,dan meski pun kamu tahu Rian tidak mencintai Keisha, kamu tidak boleh mendekati Keisha,sampai Rian mengambil keputusan " kata bambang lagi
"Iya" balas Rans singkat
Rian pun lansung melangkah kan kaki pergi, meninggal kan Kedua orang tua nya dan juga Rans untuk masuk kembali ke kamar Keisha.
Rian masuk dan duduk di sofa, tanpa melihat Ke Keisha yang sedang memain kan ponsel, saat dokter selesai memeriksa nya.
"Eh ada apa dengan Pak Rian, kusut sekali wajah nya, atau jangan - jangan yang tadi berkelahi di depan itu dia"Gumam Keisha dalam hati
Pak Bambang dan Buk Rossa pun pulang bersama Rans tanpa berbicara lagi dengan Keisha,karena tak ingin terjadi aksi saling tonjok lagi, jika Rans dan Rian bertemu.
Rans lalu mengirim sebuah pesan kepada Keisha, kalau dia sudah pulang bersama mama da papa nya, karena ada urusan mendadak.
Saat keisha sedang menatap Rian yang tertunduk duduk di sofa, tiba - tiba sebuah pesan masuk di ponsel nya, Keisha pun segera membuka.
"Sha, aku dan papa mama pulang dulu ya, ada urusan mendadak, cepat sembuh Sha" Isi Pesan pendek dari Rans
Pesan dari Rans membuat Keisha semakin nyakin kalau yang berkelahi di depan adalah Rian, hanya saja yang jadi pertanyaan di hati keisha, dengan siapa Rian berkelahi?
Bersambung
__ADS_1