
Menjelang malam Keisha dan Indah pun pergi ke sebuah bar untuk mengusir beban pikiran yang sudah menumpuk.
"Kamu tenang aja Sha, aku akan jaga kamu dari kejahatan pria seperti pak Rian itu, kamu harus sabar" kata Indah mulai mabuk
"Iya iya, kamu harus jadi pahlawan ku, tidak ada lagi yang perduli pada ku, mereka bahkan menjual ku, orang tua mata duitan" Balas Keisha yang juga sudah mabuk tapi tidak semabuk Indah.
Tiba - tiba seorang pria hidung belang datang menghampiri Keisha dan Indah.
"Hai cantik,teman aku minum yuk" ajak pria itu
"Pergi kamu,dasar laki - laki sama saja, genit, berani mengoda ku" kata Indah marah
"Iya iya, ayo kita pergi saja, kita shopping lagi, kita makan - makan" Kata Keisha menarik tangan Indah untuk keluar bar tapi di tahan oleh pria itu.
"Berhenti! kalian tidak bisa keluar dari sini, kalian harus jadi wanita ku" Kata Pria itu lagi dan menarik tangan Keisha dan Indah di bantu Pengawal nya.
"Tidak, tidak mau, lepas kan lepas kan" Teriak Keisha
"Siapa yang kamu bilang wanita mu? "Tanya Rian yang tiba - tiba masuk bersama Sun
__ADS_1
"Pak Rian, bagaimana dia ada di sini" Gumam Keisha yang sedikit mabuk tapi masih bisa sadar.
"Siapa kamu berani ikut campur urusan ku, pergi dari sini atau aku usir paksa"kata pria itu lagi dengan lantang.
Tiba - tiba seorang pengawal membisik kan sesuatu di telinga bos nya, kalau itu adalah Rian Ardianto Hermawan.
Pria itu pun terkejut bak di sambar petir, tiba - tiba dari pintu masuk beberapa pengawal masuk.
"Urus dia" Kata Sun dengan tegas kepada Pengawal untuk memberi pelajaran pada pria itu.
Rian pun segera mengambil Keisha yang sudah mabuk dan mengendong nya ke dalam mobil.
Keisha pun menatap Rian yang mengendong nya, Keisha bersyukur Rian datang menyelamat kan nya,kalau tidak, entah apa yang akan terjadi pada diri nya dan sahabat nya,Keisha pun menyandar kan kepala nya di dada Rian.
Dalam perjalanan, Keisha pun tertidur dan tak sadar kan diri lagi menyandarkan kepala nya di pundak Rian,Rian pun harus kembali mengendong nya saat masuk ke dalam rumah.
"Wanita ini benar - benar menyusahkan ku"gumam Rian
Keesokan hari nya, Keisha bangun dan terkejut sudah ada di dalam kamar dan kepala nya terasa sangat sakit saat bangun tidur.
__ADS_1
Keisha pun semakin terkejut ketika tubuh nya tidak memakai apa pun hanya Tertutup selimut.
"Nyenyak tidur nya! " kata Rian mengaget kan Keisha dan dengan cepat Keisha menutup lebih rapat lagi tubuh nya.
"Apa,apa kau yang melakukan ini? " Tanya Keisha gugup
"Aku yang membuka nya, tapi aku tidak suka melakukan nya dengan wanita mabuk" kata Rian mendekati Keisha.
"Apa, kamu mau apa, jangan mendekat, atau aku akan lapor polisi karna kamu mau memperkos** ku" Kata Keisha gemetaran karna Rian semakin mendekat
"Lakukan saja, apa bisa kamu melapor ku yang kini menjadi suami mu" Kata Rian lagi
keisha pun makin gugup dan bermaksud menutup wajah nya dengan selimut, tapi di tahan Oleh Rian pun menghujani ciuman di bibir Keisha.
Rian lalu melepas Kan ciuman itu dan berjalan keluar.
"Cepat lah mandi, atau aku akan menyuruh para pelayan membantu bersiap" Kata Rian dan berjalan pergi.
Keisha yang mendengar kata pelayan, dengan cepat turun dari kasur untuk ke kamar mandi saat Rian sudah pergi keluar .
__ADS_1
Bersambung