
Sesampai di Pantai, Rian pun tidak segera turun, tapi mata nya melirik kiri dan kanan mencari keberadaan Keisha.
Karna tidak dapat melihat dengan jelas, Rian pun turun dari mobil di ikuti Sun dan melangkah ke dalam pantai.
Sementara Keisha dan Indah sudah bergabung dengan Rans dan William.
"Bos, apa anda cemburu pada Rans karena membawa istri anda tanpa izin? " Tanya Sun tersenyum ,karna melihat sikap Rian yang tak biasa.
"Diam lah, apa kau berfikir aku menyukai gadis itu? "jawab Rian ketus
"Kalau tidak menyukai gadis itu, kenapa Bos mengejar nya sampai di sini? " tanya Sun pura - pura salah mengira karna tahu Bos nya masih tidak mau mengakui.
"Aku hanya ingin memasti kan kalau gadis itu berkata jujur" jawab Rian salting
"Baik lah Bos, seperti nya itu mereka Bos,tapi kenapa ada Pemilik Seven group di sana" Kata Sun menunjuk ke sebuah arah
Rian pun melihat ke arah yang Sun kata kan dan melihat Keisha sedang bersama William,Rans dan juga Indah.
Sun pun segera melangkah kan kaki nya menuju ke tempat Keisha duduk bersantai.
"Eh eh eh,Mau kemana kamu? " Tanya Rian menghenti kan langkah Sun
__ADS_1
"Loh bukan nya kita akan menghampiri mereka Bos? " Tanya Sun
"Emang nya aku ada bilang mau bergabung dengan mereka, dasar kau ini, cepat kembali ke mobil!! kita kembali ke kantor"Kata Rian membalik kan tubuh nya dan berjalanan ke parkiran.
"Ba baik Bos" Jawab Sun mengaruk kepala nya yang tidak gatal dan mengikuti langkah Rian kembali ke parkiran.
"Apa seperti ini si bos menghadapi istri yang sedang jalan dengan pria lain, atau ini cara dia menghindari rasa cemburu? " tanya Sun dalam hati
Sementara Keisha sempat menoleh dan merasa seperti 2 pria yang berjalan keluar dari pantai adalah Sun dan Rian,tapi Keisha mencoba menepis pikiran nya,karna Keisha berfikir tidak mungkin Rian akan menyusul nya sampai di sini.
"Ah mungkin aku salah lihat" kata Keisha berbicara sendiri
"Nggak, nggak apa - apa" kata Keisha tersenyum.
Setelah beberapa saat bersantai, Rans pun mengajak Keisha berjalan di bibir pantai berjalan sambil memain kan air.
Indah pun membuat istana pasir.
Sementara William dan Frans duduk di pasir sambil memperhati kan Indah membuat Istana pasir.
"Frans, sini bantu aku membuat nya" Kata Indah menarik tangan Frans, membuat Frans terkejut dan salting sambil melihat ke arah william saat tangan nya di tarik Indah.
__ADS_1
William pun mengangkat kedua bahu nya saat William memandangi nya.
"Saya tidak bisa membuat itu nona" Kata Frans
"Nanti aku ajari, masak kamu tega biar kan aku buat sendiri" Kata Indah tersenyum
Frans pun membuang nafas dengan kasar dan mengikuti apa mau nya Indah.
Saat sedang di bantu Oleh Frans,timbul lah ide nakal di pikiran indah untuk bisa dekat dengan Frans.
"Auwwww"Teriak Indah pura - pura tersandung dan jatuh di punggung Frans dan membuat Frans mencoba menahan dan membantu Indah berdiri perlahan.
"Ada apa Nona? Apa anda baik - baik saja? " Tanya Frans
"Kaki ku sakit sekali,Seperti nya terkilir" Kata Indah pura - pura sakit, Frans pun berjongkok di hadapan Indah.
"Apa ini sakit? " Tanya Frans sambil memegang pergelangan kaki Indah
"Iya, sakit sekali" kata Indah curi - curi senyum saat Frans memijit kecil kaki nya.
Bersambung
__ADS_1