Di Nikahi Pria Kaya

Di Nikahi Pria Kaya
96 - Kabar Keisha


__ADS_3

Keesokan hari nya.


Rian sedang bersiap berangkat ke kantor untuk menyelesai kan kerjaan nya yang banyak tertunda.


Tok


Tok


Tok


"Masuk! "


Sun pun masuk setelah mendapat izin dari Rian.


"Ada apa? "


"Pria itu masih tidak mau mengaku siapa yang menyuruh nya Bos, dia bilang, lebih baik di bawa ke kantor polisi" Jelas Sun


"Kalau gitu, guna kan cara lain untuk membuat nya mengaku, kalau dia tidak juga mau mengaku, habisi saja" jawab Rian sambil memasang dasi


"Baik Bos"


Sun pun permisi keluar dari kamar Rian, untuk menuju ke bawah menelepon anak buah nya.


Seminggu yang lalu,Rian sudah berhasil menangkap Pria yang menabrak Keisha dan Indah, tapi Rian sengaja tidak melibat kan polisi karena sudah mendapat kan data pria yang sudah keluar masuk penjara ini, yang terkenal sebagai pembunuh bayaran,dan juga pria ini tidak akan menghianati Bos nya, jadi,tidak mudah bagi Rian membuat nya mengaku.


Setelah bersiap Rian pun mengambil ponsel nya da menaruh di saku celana nya dan turun untuk sarapan.


Tiba - tiba ponsel Rian berbunyi dan segera Rian mengangkat nya setelah melihat telefon dari rumah sakit.


"Hallo"


"Selamat pagi pak Rian, Istri anda..."


Tut

__ADS_1


Tut


Tut


Sambungan telefon terputus karena baterai ponsel Rian habis dan ponsel nya drop,Semalam Rian meninggal kan ponsel nya di kamar dan lupa mengecas nya,karena menghabiskan malam di ruang kerja nya.


"Ada apa dengan Istri ku? " Tanya Rian menatap Sun yang duduk di depan nya


"Saya akan menghubungi rumah sakit mengunakan ponsel saya Bos" Kata Sun mengambil ponsel di celana nya


"Tidak Usah! Ayo kita kerumah sakit! " Ajak Rian yang perasaan nya mulai khawatir.


Rian pun keluar menuju pintu di ikut Sun dan masuk ke dalam mobil, meninggal sarapan yang belum sempat tersentuh.


Didalam mobil, Sun bisa melihat ke khawatiran di wajah Rian, yang takut terjadi sesuatu pada Keisha.


"Lebih Cepat! " Bentak Rian


"Baik Bos" Balas Sun dan menambah kecepatan mobil.


Sementara Sun masih memarkir kan mobil.


Sesampai di depan ruang ICU,Rian berhenti sejenak dan membuang Nafas dengan kasar, karena perasaan nya begitu gugup dan juga takut.


Saat membuka pintu dan masuk, Para perawat yang berjaga menatap Rian dengan penuh tanda tanya, karena Wajah Rian tampak pucat.


Rian lalu menoleh ke arah tempat tidur Keisha, tapi tempat tidur tampak Kosong.


Rian terdiam sejenak, jantung nya seperti berhenti berdetak, tiba - tiba seorang perawat menepuk pundak Rian, menyadarkan Rian dari lamunan.


"Jangam khawatir pak Rian, Istri anda sudah siuman dan sudah di pindah kan ke ruang rawat inap biasa" kata Perawat


"Apa itu benar?" tanya Rian menyakin kan kalau ini bukan lah mimpi


"Iya pak, istri anda sadar setelah 2 jam anda pulang, kami mencoba menghubungi anda tapi tidak mendapat kan jawaban, tadi pagi terhubung malah tiba - tiba terputus sambungan telefon nya" jelas perawat

__ADS_1


Rian pun terdiam dan merasa senang dengan kabar yang dia terima.


"Pak Rian, apa anda tidak ingin menemui iatri anda? dia pasti sudah menunggu anda datang, Istri anda di rawat di Ruang rawat inap VIP lantai 7 nomor 08 " Kata Perawat itu lagi


"Baik lah, terimakasih suster,saya akan segera kesana" Kata Rian dengan wajah senang dan memberi sebuah salaman pada suster yang menjelas kan pada nya


Saat Rian keluar dari Ruang ICU, sudah tampak Sun menunggu Rian keluar.


"Bagaimana Bos? " Tanya Sun


Rian pun refleks memeluk Sun, saking bahagia nya dan membuat Sun nyakin ada kabar bahagia.


"Istri ku sudah sadar,Ayo kita ke lantai 7 ke kamar Keisha " kata Rian melepas pelukan dan berjalan ke Lift


"Syukur lah Bos" Balas Sun dan mengikuti langkah Rian Ke Lift.


Saat sampai di kamar Nomor 08,Rian pun membuka pintu dan melihat Keisha sedang makan bubur di temani seorang seorang perawat.


"Sayang! " Panggil Keisha saat melihat Rian masuk ke dalam Pintu


Rian pun tersenyum dan mendekati Keisha, sementara Suster yang menemani Keisha berjalan permisi Keluar.


"Sayang... Akhir nya kamu sadar, aku sangat merindukan kan mu... " Kata Rian memeluk Keisha


"Iya, aku juga sangat merindukan mu, kenapa tidak mengangkat telefon semalam, aku kan jadi sedih sendirian" Kata Keisha tersenyum.


"Sekretaris Sun"panggil Keisha saat melihat Sun ikut masuk


"Iya nona, apa anda merasa baikan? " Tanya Sun


"Iya sudah baikan, tapi sekarang aku sangat lapar" Kata Keisha memberi kode agar Rian melepas kan pelukan nya.


"Baik lah, sini aku suap" Kata Rian melepas kan pelukan nya dan mengambil mangkok berisi bubur di atas meja.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2