Di Nikahi Pria Kaya

Di Nikahi Pria Kaya
85 - Pertemuan


__ADS_3

Restoran Ramen Sweet


Frans pun sampai di restoran Indah yang sudah tutup, hanya terbuka pintu sedikit.


Frans segera masuk dan tidak melihat ada siapa pun di dalam, Frans lalu Naik ke atas untuk mencari Indah.


Saat Frans Naik ke atas juga tidak menemukan siapa pun,dan hanya menemukan ponsel indah yang rusak dan pecah,tiba - tiba terdengar seseorang membuka pintu toilet dan Keluar lah Indah.


"Eh sekretaris Frans, kamu datang" kata Indah tersenyum senang


"Apa yang terjadi, kenapa tadi kamu berteriak tadi ti telefon? "Tanya Frans


"Oh, tadi ada tikus, maaf ya telefon nya tadi mati" Kata Indah tersenyum tidak nyaman


"Kenapa ponsel nya mati? "


"Ponsel ku jatuh dan pecah" jawab indah


Frans pun percaya, karena Ponsel di atas meja itu rusak parah.


"Kalau tidak ada masalah lagi, aku akan pergi" kata Frans dan membalik kan tubuh


"Sekertaris Frans" Indah segera mendekati Frans dan menarik tangan Frans untuk menahan nya pergi.


"Apa? " membalik kan tubuh


"Kamu kan sudah di sini, gimana kalau kita cari makan aja,mau ya..." Ucap Indah dengan manja


"Tidak, aku sedang ada urusan"kata Frans dan melepas kan Tangan Indah.


Indah pun lansung memeluk Frans dari belakang, membuat Frans terdiam sejenak.


"Aku mohon, aku kan takut sendirian,aku juga nggak bawa motor"Ucap Indah lagi sambil memeluk Frans

__ADS_1


"Baik lah, tapi tolong lepas kan pelukan mu" jawab Frans


Indah segera melepaskan pelukan nya dan mengambil tas dan turun bersama Frans.


"Jodoh nggak akan kemana, Hp ku pecah tapi ada berkah nya, malam ini aku bisa tahu Sekretaris Frans perduli pada ku" Gumam Indah senang sambil mengikuti langkah Frans keluar untuk mencari makan.


"Sekertaris Frans! " Panggil Indah memecah kesunyian di dalam mobil


"Terimakasih"


"Untuk apa? "


"Karena kamu peduli pada ku"


"Tidak perlu di pikir kan, aku akan melakukan hal yang sama pada orang lain" Jawab Frans agar Indah tidak memikir kan yang aneh - aneh.


"Tidak apa - apa paling tidak aku hari ini bisa sama - sama kamu" batin Indah sesekali menoleh melihat wajah Tampan Frans


indah pun mengajak Frans untuk mencicipin makanan tepi jalan, sambil merasa kan sejuk nya malam.


Setelah selesai makan Frans dan Indah pun berjalan sejenak di taman,karena melihat Indah kedinginan, Frans pun membuka Jas nya dan memakai kan di punggung Indah.


"Astaga, aku rasa hati ku akan meleleh" Batin Indaj ke girangan tapi tidak bisa mengespresi kan dengan gerakan.


--- --- ---


Ditempat Acara


"Sayang aku mau ke toilet dulu ya! " Kata Keisha ke Rian


"Mau Aku antar? "


"Enggak, aku bisa sendiri,kalian mengobrol saja" Balas Keisha

__ADS_1


"Oke, hati - hati ya" kata Rian dengan lembut.


Keisha pun membalas dengan senyum dan berjalan ke arah Toilet, saat Keisha sampai di depan toilet,Keisha melihat 2 Pria gagah seperti pengawal sedang berdiri di depan Toilet wanita.


Keisha pun mencoba memastikan kalau ini adalah toilet wanita, karena sudah benar, Keisha Pun masuk dan bertemu seorang wanita tua yang berusia 60an Tahun sedang bersandar di wastafel sambil memegang kepala nya.


Keisha pun segera mendekati wanita itu.


"Buk, ibu tidak apa - apa? " Tanya Keisha dengan lembut


"Sedikit pusing" Jawab wanita itu


"Kalau gitu saya bantu pijit ya,biar sedikit mengurangi rasa sakit? " Kata Keisha


Tanpa menunggu jawaban keisha pun mengambil minyak kayu putih dari tas nya dan mengoles di dada di kepala Ibu itu dan menyuruh nya menghirup aroma minyak kayu putih,agar sedikit rileks.


"Apa kan enakan" Tanya Keisha sambil memijit lembut kepala Ibu itu.


"Iya, sudah sedikit enak kan,terimakasih ya" jawab Ibu Soraya


"Ini buk, diminum dulu, ini botol baru" Kata Keisha memberi kan sebuah botol minum dan segera Ibu soraya meminum nya.


"Apa di luar itu pengawal ibu?saya akan panggil kan"


"Iya,Terimakasih" Jawab Ibu soraya


keisha pun segera keluar dan memanggil Para pengawal dan dengan cepat pengawal itu masuk ke dalam, Saat Keisha akan kembali masuk ke dalam, Rian datang menghampiri Keisha.


"Sayang! apa kamu tidak apa - apa? " Tanya Rian khawatir karena Keisha begitu lama dan tidak kembali.


"Enggak apa - apa kok,tadi ada yang sakit di dalam toilet, tapi sudah di samperin pengawal nya" Jawab Keisha tersenyum


"Ya sudah,kalau gitu ayo kita pulang" Ajak Rian dan menarik tangan Keisha dengan lembut

__ADS_1


Keisha pun mengikuti langkah Rian pergi, dan tak masuk lagi ke dalam, karena pikir ibu itu sudah bersama pengawal nya.


Bersambung


__ADS_2