
Rean de nandra ialah nama yang diberikan oleh kakek nya. Dia memiliki setengah darah prancis dan indonesia. Dia memiliki fostur tubuh tinggi tegap berisi hal ini disebabkan rean sangat suka berolahraga. Rambut ikal coklat hazel, warna mata hijau lumut, hidung mancung sangat cocok untuk wajah rectangle. Dengan warna kulit limestone nya. Tinggi rean 187 cm sedangkan bb nya 68 kg. Rean menguasai beberapa bahasa seperti prancis, italia, german, china,inggris dan swede’s. Rean memiliki beberapa perusahaan besar seperti pertambangan timah dan nikel, cargo, serta budidaya tanaman kelapa sawit serta pengolahan dilakukan oleh perusahaan itu sendiri. Rean sendiri memiliki dua saudara tiri yaitu Deon la reayyanza saudara tertua, Zavic ga leovranzc saudara keduanya. Mereka memiliki sifat yang berbeda-beda. Deon dengan sifat ego yang sangat tinggi merasa dia adalah orang paling bisa segalanya dan paling tau segalanya dan. Zavic dengan sifat kediktatoran semua harus menuruti apa maunya dia tidak segan menyiksa bahkan membunuh kalau seseorang berani melawannya sedangkan Rean sendiri memiliki sifat keduanya hanya saja dia masih memiliki sifat rasa toleransi yang tinggi. Sifat nya ini juga yang mampu membuat dia bertahan dan menjadi orang yang sukses. Namun di balik ke hebatannya masih terdapat ruang kosong dihatinya. Hal ini di sebabkan oleh keegoisan dia sendiri. Tanpa memahami perasaan seseorang yang sangat dicintainya.
__ADS_1
Setahun berlalu setelah perceraiannya dengan leaz. Leaz memiliki nama yang cantik yaitu Leazyeah rae hannafiz. Leaz merupakan keturunan Indonesia-Thailand. Kulit pale ivory, bentuk wajah berlian, warna rambut asli hitam pekat lurus sepinggang. Warna mata pastel green, Tinggi leaz 170 cm bb 50 kg. Leaz memiliki kepribadian yang lembut ramah dan sopan dia merupakan anak dari seorang pengusaha batu bara. Dia memiliki 1 saudara angkat yaitu Yule hevanges bastian. Umur jarak mereka tidak terlalu jauh. Leaz satu tahun lebih tua dari Yule. Yule memiliki sifat yang sangat manis, ramah tamah dan mudah bergaul.
__ADS_1
Tepat pukul 20:19 pm 12 Oktober di sebuah restoran keluarga terlihat Rean sendirian duduk sambil memegang satu buket berupa bunga lilac di campur hydrangea serta setangkai mawar merah muda. Itu merupakan kombinasi yang sangat disukai leaz. Rean hanya terduduk diam dan sekitar satu jam berlalu barulah rean beranjak. Hari itu adalah hari anniversary satu tahun rumah tangga rean dan leaz. Karena itu hanya sebuah kenangan untuk rean. “ kalau aku tau lebih awal dan aku meminta maaf padamu apakah kamu masih menyisakan ruang untukku” gumam rean. Waktu itu hujan turun rean berjalan ke arah mobil yang di parkirnya, dia tidak menghiraukan hujan lebat itu Dan bunga yang di genggamnya mulai berjatuhan satu persatu akibat angin kencang. Rean masuk kedalam mobil dengan kondisi basah kuyup. Sambil menangis memanggil leaz.”leaz apa kau tau aku hampir gila disini .. apa kau tau sakit yang kurasakan? “ Ucap rean dengan suara parau. “ apakah aku masih salah berharap padamu?” Ujarnya seraya menatap foto kecil leaz yang tertempel di sudut dashboard nya.
__ADS_1
Di sudut kota nampak leaz memperhatikan lampu jalan lalu lintas. Dia hendak menyebrang jalan. Leaz menuju sebuah toko kue langgananya sambil berbincang-bincang kecil dengan pemilik toko kue tersebut. Setelah mengambil pesananya leaz beranjak pergi dengan senyum tipis sebagai salam perpisahannya dengan si pemilik toko tersebut. Leaz memandang ke arah langit. Dia tau akan turun hujan malam itu. Leaz bergegas meraih hp yang berada dalam tasnya. Dia mencoba menghubungi nomor yang tertera di panggilan pertamanya.” Sepertinya aku akan telat pulang, apa kau bisa memaskan makan malammu sendiri?” Tanya leaz. “ baiklah disini sepertinya akan turun hujan yang sangat lebat dan aku belum menyelesaikan perkerjaanku”.lanjut leaz. Tiba-tiba seseorang mencoba mengambil hp leaz dan menutup matanya.
__ADS_1